Megawati Legawa Kelak Diganti, Sudah Siapkan Kader Terbaik Sebagai Sosok Pengganti

0

KENDAL, Teritorial.com – Megawati Soekarnoputri menyatakan legawa jika kelak tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PDIP. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga kader PDIP menilai Megawati sudah menyiapkan kader terbaik sebagai sosok penggantinya.
“Bu Mega mengeluarkan pernyataan seperti itu tentunya sudah berpikir matang dan sudah menyiapkan sistem kaderisasinya. Saya kira Bu Mega sudah menyiapkan kader-kader terbaiknya,” kata Ganjar Pranowo di sela acara kunjungan Menkeu Sri Mulyani di Kabupaten Kendal, Kamis (25/3/2021).

Ganjar menjelaskan jika kader-kader terbaik dari PDIP yang telah disiapkan Megawati Soekarnoputri. Sosok terbaik itu bisa dari anak biologis maupun kader atau anak-anak ideologis Megawati.

“Kader-kader yang disiapkan Megawati kan bisa dari anak-anak biologis seperti Mbak Puan (Puan Maharani) dan Mas Nanan (Mohamad Prananda Prabowo) yang juga sangat aktif di partai. Selain itu juga banyak kader anak-anak ideologis yang juga disiapkan. Saya yakin Bu Mega sudah menyiapkan,” jelasnya

Ganjar mengungkapkan, dalam setiap rapat kerja partai, Megawati selalu mengatakan semua kader harus siap karena dia tidak mungkin harus memimpin terus.

“Bu Mega selalu mengatakan kepada kami saat rapat kerja partai jika semua kader harus siap karena beliau tidak mungkin akan memimpin partai terus-menerus. Jadi artinya Ibu pasti sudah menyiapkan sistem kaderisasinya. Dan partai sudah cukup lama belajar tentang itu dan insyaallah akan berjalan mulus-mulus saja,” jelasnya.

Soal pergantian kepemimpinan Ketua Umum PDIP, Ganjar menyebut hal itu baru wacana. Sebab, pergantian ketum ada prosedurnya dan harus melalui kongres.

“Kan pergantian kepemimpinan itu baru wacana, semua kan juga ada prosedurnya dan harus melalui kongres,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Megawati Soekarnoputri menyebutkan tidak keberatan jika kelak ada yang menggantikannya sebagai Ketua Umum PDIP. Namun, dirinya ingin PDIP tetap eksis sebagai partai harapan masyarakat di Indonesia.

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: