Putra Papua Lulus dengan Predikat Cumlaude dari Universitas Pertahanan

0

Sentul, Teritorial.Com – Steve Rick Elson Mara, Putra kelahiran Wamena Papua berhasil menyelesaikan pendidikan pascasarjana di Universitas Pertahanan (Unhan) dan resmi menyandang gelar Magister Pertahanan.

Steve Mara dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude (dengan pujian) IPK 3,86 dan mengikuti wisuda Pascasarjana Magister Pertahanan Unhan yang digelar di Kampus Unhan, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/3).

Berbagai prestasi membanggakan tercatat pernah diraih oleh Steve selama menempuh pendidikan di Unhan. Ia berhasil menjadi pembicara dalam beberapa kegiatan, menjadi juara dalam menulis, dan menjadi presenter dalam konferensi.

Selain itu, Steve juga dua kali menjadi delegasi dalam Model United Nation (MUN) dan yang terakhir ia memimpin simulasi sidang PBB di Komite World Trade Organisation (WTO) dalam C-7 World Economy and Bussines Conference di Uzbekistan.

Pada acara wisuda kali ini, Steve dipercaya untuk menjadi perwakilan para wisudawan untuk menyampaikan kesan dan pesan selama menempuh pendidikan di Unhan.

Pemuda kelahiran Wamena itu menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan atas beasiswa penuh yang diberikan dan kesempatan untuk menimba ilmu pertahanan dan membangun hubungan sipil dan militer di Unhan.

“Selama berkuliah di Universitas Pertahanan kami mendapatkan banyak hal baru, diantara kami mendapatkan kesempatan untuk mengikuti study visit dalam rangka melakukan obeservasi objek pertahanan,” ujar Steve dilansir Seputarpapua.com

Selanjutnya dengan berbagai kesempatan yang diberikan oleh Unhan kepada para mahasiswa untuk mengikuti konferensi tingkat nasional dan internasional, Call for Paper, Model United Nation diakui Steve telah membantu para mahasiswa dalam mendukung pengembangan diri (capacity building) sesuai minat dan bakat masing-masing mahasiswa.

“Selama kuliah di Universitas Pertahanan kami mendapatkan banyak ilmu melalui kuliah umum dari para pakar dan tokoh dari dalam maupun luar negeri,” tambah Steve.

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: