Urusan Utang, Oknum TNI Bunuh Diri Pasca Tembak Mati 3 Warga Prabumulih

0

Prabumulih, Teritorial.Com – Tiga orang warga Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, tewas mengenaskan dengan luka tembak. Pelakunya diduga kuat seorang oknum TNI yang kini dalam kondisi kritis diduga melakukan percobaan bunuh diri usai melakukan penembakan. Tiga korban yakni Deny Faisal Bin Muhtadir (44) dan Zainal Imron (45) dan Luken (30). Kasus ini diduga terkait utang piutang.

Dari perkembangan terkini pelaku penembakan anggota TNI bernama Serka Kurniawan Candra (32), yang berhasil diamankan sebelum dirinya meninggal lantaran mengalami kondisi kritis setelah diduga melakukan percobaan bunuh diri usai melakukan penembakan tepat mengarah ke kepalanya sendiri. kini seluruh saksi maupun keluarga korban telah diamankan oleh pihak berwajib untuk dilakukan pendalaman terhadap motif dibalik kasus penembakan tersebut.

Kronologis persitiwa tersebut terjadi di rumah Deny Faisal Bin Muhtadir (44) di Jalan Aru, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih, Kota Prabumulih, Kamis (6/12) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu Serka Candra datang ke rumah Faisal bersama dua orang rekannya Zainal (45) dan Luken (30). Faisal kemudian keluar rumah dan menemui Serka Candra. Entah kenapa, tiba-tiba terjadi cekcok mulut. Serka Candra langsung menembak Faisal dan rekannya Zainal dan Luken.

Usai melakukan penembakan, Serka Candra pergi meninggalkan lokasi menuju rumah rekannya Apriansyah. Dia pergi menggunakan mobil Toyota Rush warna hitam BG 1361 ZB. Sesampainya di lokasi, Candra bertemu dengan istri Apriansyah. Dia kemudian melakukan percobaan bunuh diri dengan menembakkan senjata api ke kepala.

Atas kasus mengenaskan tersebut, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Polisi sendiri belum mendapat informasi jelas seperti apa posisi utang piutang dalam kasus ini. “Iya, utang piutang menurut Kapolres Prabumulih,” kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain saat dihubungi detikcom lewat telepon, Kamis (6/12/2018)

“Kan mereka ini bertiga mendatangi si yang punya hutang itu, ya mungkin si anu kalap, si oknum ini, ya kawannya sendiri ditembak sendiri mati, dia akhirnya nembak diri juga. Ya belum jelas apakah dia itu hanya tukang tagih, apakah dia ikut nagih, apakah dia sendiri yang dihutangi belum jelas,” jelasnya.

Zulkarnain menambahkan, kasus ini masih terus didalami. Polres Prabumulih beserta Subdenpom Prabumulih sedang melakukan penyelidikan bersama. “Laporan dari kapolresnya bahwa pelaku penembakan merupakan oknum anggota Intel Kodim Muara Enim juga bunuh diri. Pelaku sempat kritis hingga akhirnya dokter menyatakan meninggal dunia,” kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain saat dilansir dari detikcom, Kamis (6/12/2018).

“Masih penyelidikan. Karena yang melakukan adalah oknum TNI sudah saya sampaikan ke kapolres koordinasikan dengan Subdenpom, penanganannya tentu Subdenpom karena informasi awal pelakunya itu adalah dia. Sedangkan peran polisi tentu saja memintakan visum kepada semua jenazah maupun oknum TNI kami juga mintakan visum karena bagaimana pun nanti pasti dibutuhkan,” jelasnya.

Jenazah ketiga korban dan Serka Candra saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bunda Kota Prabumulih dan RSUD Kota Prabumulih untuk dilakukan visum.  Penting untuk memastikan bahwa kematian seseorang karena misalnya tertembak dan lain sebagainya.

Share.

Comments are closed.