26 Jet Tempur TNI AU Kembali Serang AWR di Lumajang

0

Magetan, Teritorial.com – Sejumlah pesawat tempur TNI AU dijadwalkan kembali menyerang Air Weapon Range (AWR) di Lumajang, Rabu (24/7). Sebanyak 26 jet tempur, di antaranya diberangkatkan dari Lanud Iswahjudi di Magetan.

Pesawat tempur yang diikutkan dalam Fire Power Demo, kegiatan terakhir dari rangkaian latihan bersama TNI AU bertajuk Angkasa Yudha 2019 ini dilengkapai beberapa jenis bom. Bahan peledak itu seperti K 12, Maverick, Roket FFAR 70mm, Bom MK 82.

Semua bom dan roket akan terpasang di pesawat F16 Fighting Falcon, Pesawat T 50i Golden Eagle dan Pesawat Hawk 100/200.

1. Selama latihan jet tempur dari daerah lain ber-home base di Lanud Iswahjudi

Puluhan jet tempur itu ber-home base di Lanud Iswahjudi selama latihan Angkasa Yudha berlangsung. Di luar jadwal itu, sejumlah pesawat tempur tersebut memiliki pangkalan induk di Skadron Udara 3 dan 15 Lanud Iswahjudi; Skadron Udara 12 dan 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru; dan Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak.

Adapun rinciannya, pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 16. Selain itu, pesawat T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15, dan Hawk 100/200 dari Skadron Udara 1 dan Skadron Udara 12.

2. Uji kemampuan dan ketrampilan personel

Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Fajar Adriyanto mengatakan bahwa kegiatan itu untuk menampilkan kekuatan dan kemampuan daya gempur udara. Ini sebagai wujud kesiapsiagaan operasional TNI AU.

“Selain itu, sasaran yang hendak dicapai adalah terujinya kemampuan dan ketrampilan personel TNI AU dalam melaksanakan tugas-tugas operasi udara sesuai fungsinya masing-masing,” Fajar menjelaskan.

3. Unsur keamanan tetap harus diutamakan

Sementara, Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra, menambahkan agar para personel yang terlibat dalam latihan pamungkas dalam rangkaian Angkasa Yudha 2019 tetap mengutamakan keamanan.

“Dalam Fire Power Demo ini jadikan safety sebagai tolok ukur keberhasilan latihan,” kata Iko, panggilan akrab Widyargo Ikoputra.

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: