Enam Pesawat Militer Tercepat di Dunia, Inilah Daftarnya

0

Jakarta, Teritorial.Com – Enam pesawat militer ini tercatat sebagai pesawat militer tercepat di dunia yang pernah dibuat. Melansir Owlcation, berikut merupakan spesifikasi dari setiap pesawat tersebut.

X-43A

X-43A merupakan bagian dari pesawat eksperimental series X. Pesawat ini merupakan satu-satunya pesawat yang berasal dari abad ke-21 sementara pesawat tercepat lainnya diproduksi pada abad ke-20. Kecepatan X-43A juga pernah tercatat dalam Guinness World Records yang diterbitkan secara resmi pada tahun 2006. NASA dilaporkan telah bekerja pada tiga pesawat X-43A untuk uji coba penerbangan dengan kecepatan antara 7 hingga 10 Mach.

Pada tahun 2001, X-43A pertama kali diluncurkan namun gagal. Selanjutnya yang kedua diluncurkan pada bulan Maret 2004 dengan kecepatan 6,83 Mach dan X-43A yang ketiga diluncurkan pada bulan November 2004 dengan kecepatan yang mencapai 9,6 Mach. Hanya dua dari tiga pesawat yang berhasil terbang seperti yang dijadwalkan, tetapi catatan yang mereka buat masih bertahan hingga saat ini.

X-15

X-15 merupakan pesawat militer berawak tercepat yang pernah ada. Jika X-43A merupakan pesawat yang dibuat untuk menguji kecepatan tertinggi sebuah pesawat tanpa awak, maka X-15 disisi lain, dirancang untuk menjadi pesawat berawak yang tercepat dan hal tersebut berdampak pada desain pesawat di masa depan, termasuk pesawat ruang angkasa, dan pesawat ulang alik. Dengan demikian, pesawat ini relatif lebih lambat daripada X-43 namun lebih cepat jika dibandingkan dengan pesawat berawak lainnya.

X-15 merupakan pesawat eksperimental yang melayani kebutuhan Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) dan NASA. Hanya tiga pesawat yang pernah dibuat dan beroperasi diantara tahun 1959 dan 1968. Saat ini, X-15 dapat diliat di Museum Dirgantara dan Luar Angkasa di Washington D.C.

X-15 merupakan satu-satunya pesawat berawak yang pernah terbang dengan kecepatan lebih dari 5 Mach di abad ke-20. Faktanya, penerbangan tercepatnya dapat mencapai kecepatan 6,72 Mach, yang hingga saat ini rekornya masih belum terkalahkan. Jenis pesawat ini juga dapat terbang hingga ketinggian langit 100 km, dengan demikian pilot yang menerbangkan pesawat ini memenuhi syarat untuk disebut juga sebagai astronot. Ketinggian langit NASA adalah 80 km, hal tersebut berarti setiap manusia yang dapat terbang diatas ketinggian tersebut otomatis diakui sebagai astronot. Selanjutnya, jenis pesawat ini memiliki jenis mesin roket dengan kekuatan 16.000 pound-feet (71kN).

Terbang dengan kecepatan mencapai 6.72 Mach dapat membuat pesawat tidak stabil dan karenanya sayap ekor non-konvensional ditambahkan untuk stabilitas. Di sisi lain, ekor pesawat yang sama akan menciptakan hambatan yang sangat tinggi pada kecepatan dan ketinggian yang rendah sehingga pesawat harus membawa bahan bakar tambahan yang tidak perlu. Karena itu, pesawat ini diterbangkan hingga ketinggian 14.000 kaki oleh NASA B-52 dan dijatuhkan pada ketinggian tersebut. X-15 kemudian akan menyala dan melanjutkan penerbangannya sendiri.

X-15 merupakan satu-satunya pesawat berawak yang diketahui melakukan kecepatan terbang hingga 6,72 Mach dan satu-satunya pesawat ruang angkasa. Sebagai perbandingan, hanya beberapa rudal yang diketahui (misil biasanya lebih cepat daripada pesawat) yang dapat terbang dengan kecepatan diatas 6 Mach, bahkan hingga saat ini.  X-15 juga memegang rekor untuk pesawat yang mampu terbang hingga ketinggian 100 km.

Dengan demikian, X-15 merupakan pesawat berawak dan bertenaga roket yang menempati daftar tercepat untuk pesawat berawak dari jenis apapun dan berada di uruan kedua dalam daftar keseluruhan.

Lockheed SR-71 Blackbird

Pesawat ini merupakan jenis pesawat yang paling banyak diketahui oleh banyak orang. Jenis pesawat ini juga telah banyak diicarakan, dilihat, didokumentasikan, serta muncul dalam banyak film. Pesawat SR-71 merupakan pesawat praktis yang dapat lepas landas dan mendarat, tidak seperti X-15. Jadi dalam hal itu, Lockheed SR-71 Blackbird merupakan salah satu pesawat pengintai dan penelitian eksperimental tercepat. Pesawat ini memegang rekor sebagai pesawat berawak tercepat yang beroperasi dari tahun 1964 hingga tahun 1999 diantara USAF dan NASA.

SR-71 dapat terbang lebih cepat daripada peluru pada kecepatan tertingginya. Satu-satunya penggunaan pesawat militer jenis ini adalah untuk pengintaian, karena itu, SR-71 tidak memiliki senjata penghindar atau serangan, karena memang tidak dirancang untuk membawa senjata.

SR-71 merupakan salah satu pesawat pertama yang saat ini dikenal dengan istilah teknologi “siluman” dimana pesawat sebagian besar menggunakan radar diam. Jika pada akhirnya pesawat ditemukan saat pengintaian, SR-71 dapat terbang lebih cepat dari pesawat yang mencegatnya ataupun rudal. Pada saat itu, tidak ada teknologi pesawat terbang ataupun rudal yang dapat mendekati SR-71, apalagi menangkapnya.

Hal ini dikuatkan dengan fakta bahwa meskipun 12 SR-71 hilang karena kecelakaan, tidak satupun kecelakaan tersebut diebabkan oleh tembakan musuh. Dengan demikian, SR-71 menjadi pesawat berawak dan bertenaga jet yang paling cepat yang pernah ada dan masuk kedalam urutan ketiga dari daftar keseluruhan.

YF-12

Meskipun YR-12 terlihat seperti SR-71 dan muncul setelah SR bukan berarti YF-12 merupakan “salinan” dari SR-71. Faktanya, SR merupakan salinan dari model YF. YF-12 secara tidak resmi juga disebut sebagai SR-71 namun dengan kemampuan untuk “bertarung”. YF-12 dapat membawa tiga rudal udara. Tidak seperti SR, YF dibuat untuk tujuan melakukan pencegatan dengan kecepatan tinggi dan melibatkan pesawat musuh, namun jika musuh memiliki kesempatan.

YF-12 dapat terbang hingga kecepatan 3,35 Mach (2,569 mph atau 4,137 kmph). Pesawat dengan jenis mesin jet ini memiliki kekuatan mesin hingga 31,500 pound-feet (140 kN). Hanya terdapat 3 unit yang diproduksi.

Sebelum SR-71, YF-12 telah mencatat rekor untuk rekor kecepatan dan ketinggian. Hingga saat ini masih tercatat memegang rekor dalam hal pesawat pencegat berawak terbesar di dunia. Pesawat ini beroperasi antara tahun 1963 dan 1978. Beroperasi hingga 1971 dengan USAF dan dengan NASA hingga tahun 1978.

Mikoyan MiG-25 Foxbat

Jenis pesawat ini merupakan pesawat buatan Rusia dan dibuat untuk tujuan khusus yakni mencegat SR-71. Sama seperti kebanyakan teknologi senjata selama puncak era Perang Dingin, sudah sangat jelas bahwa Rusia menyadari keberadaan dan kemampuan yang menakjubkan dari SR-71, maka mereka membutuhkan sesuatu untuk bisa mengatasi pesawat buatan Amerika Serikat (AS) tersebut.

MiG-25 merupakan pesawat pencegat yang tepat. Disebut demikian karena pesawat ini membawa senjata untuk “membunuh” SR, namun sayangnya tidak pernah terjadi. Meskipun demikian, pesawat ini bagus dalam hal mencegat pesawat lainnya yang dalam hal kecepatan masih kalah dengan MiG. Semua mengatakan bahwa SR-71 masih tetap berada di luar jangkauan MiG, tetapi untuk kredit MiG, intrusi wilayah udara Rusia oleh SR berkurang setelah MiG beroperasi.

MiG-25 Foxbat dapat terbang dengan kecepatan 3,2 Mach (2,454 mph atau 3,952 kmph). Pesawat ini memiliki jenis mesin jet dengan kekuatan 22.949 pound-feet (100,1 kN).

Versi “pembunuh” MiG-25 dibuat sekitar tahun 1964 dan 1984. Akan tetapi, MiG-25 masih menjadi bagian dari persenjataan tempur beberapa negara.MiG-25 juga telah mencatat banyak keunggulan dalam hal kecepatan untuk kategori naik dan kecepatan, banyak yang masih bertahan. MiG-25 menjadi pesawat pertama yang dapat menembus ketinggian langit 35.000 m.

Bell X-2 Starbuster

Jenis pesawat ini merupakan salah satu jenis pesawat awal dalam series X. X-15 juga merupakan bagian dari series ini tetapi diproduksi jauh kemudian. X-2 dibangun dengan tujuan tunggal yaitu untuk percobaan dan pemahaman dinamika penerbangan pada kecepatan 2 Mach dan diatasnya. Meskipun pengembangannya dimulai sekitar tahun 1945, tetapi penerbangan pertama dilakukan apda tahun 1955 dan diberhentikan operasinya pada tahun 1956 karena sebuah tragedi. Pesawat yang dilengkapi dengan jenis mesin roket ini dapat terbang dengan kecepatan 3,196 Mach (2,451 mph atau 3,946 kmph). X-22 memilki kekuatan mesin sebsar 15.000 pound-feet (67 kN).

Hampir sama seperti X-15, X-2 merupakan pesawat bertenaga roket dan harus dijatuhkan oleh Bomber B-50. Sayap pesawatnya disapu ke belakang, tidak membawa senjata, diuji untuk dinamika kecepatan tinggi penerbangan. Pada saat itu belum ada pesawat yang dapat menandingi kecepatan impresif 3,196 Mach dari X-2.

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: