Kunjungan Presiden Cina ke Rusia untuk Bentuk Era Kemitraan Baru

0

Teritorial.com – Kamis, 6 Juni 2019, Presiden Cina, Xi Jinping, mengunjungi Presiden Rusia, Vladimir Putin untuk menghadiri Forum Ekonomi Internasional di St. Petersburg. Presiden Putin kemudian mengajak Presiden Xi untuk menikmati pemandangan di Sungai Neva sambil berbincang terkait sejarah, keadaan terkini, dan tradisi setempat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan negara juga berjanji untuk memajukan pertukaran budaya dan komunikasi antarmasyarakat kedua negara serta meningkatkan pemahaman bersama dan persahabatan, seperti dikutip dari Antaranews.com.

Sehari sebelumnya (5/6) kedua kepala negara tersebut telah bertemu di Moskow untuk meningkatkan hubungan kedua negara dalam menjalankan koordinasi Era Baru. Kedua negara telah menyepakati untuk meningkatkan hubungan mereka menjadi suatu kemitraan yang strategis dan mempertahankan hubungan baik kedua negara.

Presiden Putin mengatakan bahwa ia bertekad untuk memperdalam kerjasama antara Rusia dan Cina dalam bidang ekonomi dan perdagangan, pertanian, keuangan, ilmu pengetahuan, teknologi perlindungan lingkungan, telekomunikasi serta pengembangan prasarana.

Selain itu Rusia juga siap menyediakan pasokan minyak dan gas bagi Cina. Putin berharap Uni Ekonomi Eurosia dan BRI dapat berjalan berdampingan lebih cepat.

Xi dan Putin telah menandatangani pernyataan tentang peningkatan hubungan bilateral menjadi koordinasi kemitraan strategis yang luas untuk era baru, serta penguatan strategi untuk menjaga stabilitas global.

“Dibawah kondisi saat ini, kedua pihak harus memperdalam koordinasi strategis, tidak hanya untuk melindungi kepentingan-kepentingan Cina dan Rusia, juga untuk melindungi norma dasar serta keadilan internasional, juga perdamaian, ke amanan dan stabilitas dunia,” kata Presiden Xi Jinping.

Xi menambahkan bahwa Cina dan Rusia saat ini berada pada tahap bersejarah dalam upaya melakukan pembangunan dan reformasi di negeri masing-masing.

Pada hubungan bilateral kedua negara yang telah mencapai 70 tahun tersebut Presiden Xi menyebut hubungan diplomatik Cina – Rusia sebagai tonggak sejarah dan titik awal baru.

Share.

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: