Indo Securty Firex

Penyebab Jatuhnya Jet Tempur F-35 Jepang Di Samudera Pasifik Masih Misteri

0

Tokyo, Teritorial.Com – Para penyelidik masih terus berupaya untuk mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat jet tempur F-35 Jepang di Samudera Pasifik yang dilaporkan hilang kontak pada Selasa lalu (9/4).

Para penyelidik Angkatan Udara Jepang baru berhasil menemukan bagian-bagian kecil dari sayap pesawat jet tempur itu di permukaan laut. Sementara itu, puing-puing pesawat tempur buatan perusahaan AS itu berada pada kedalaman sekitar 1.500 meter, termasuk perekam data penerbangan yang akan menjelaskan apa yang terjadi di lepas pantai Jepang utara pada Rabu malam.

Dari penemuan puing-puing tersebut diindikasi pesawat canggih itu menghantam air,namun masih belum bisa dipastikan mengapa pesawat itu bisa hilang dari radar tanpa peringatan.

“Kami belum menemukan apa pun yang mengarah pada penyebabnya,” kata seorang pejabat angkatan udara Jepang, saat pencarian untuk pilot yang hilang berlanjut, seperti yang dikutip Reuters, Jumat (12/4/2019).

Angkatan Udara Jepang mengatakan jet itu hilang dari radar militer sekitar pukul 7:27 malam, 28 menit setelah lepas landas dengan tiga F-35 lainnya dari pangkalan udara Misawa di prefektur Aomori pada latihan terbang malam.  Lebih lanjut dijelaskan bahwa F-35 dilengkapi dengan transponder untuk mengetahui posisinya dan dapat dikonfigurasi untuk menerangi lingkup radar selama penerbangan latihan.

Saat kejadian, operator radar yang melacak jet menerima pesan pembatalan pelatihan dari pesawat yang hilang itu, sebelum akhirnya menghilang sekitar 135 km timur dari pangkalan. Tidak ada komunikasi dari pilot yang mengindikasikan adanya masalah dengan pesawat.

Selanjutnya, ,militer Jepang dikabarkan harus menyewa perusahaan penyelamat laut dengan kapal selam yang mampu mengambil rongsokan pesawat dari air yang dalam. Namun, sebelum pengangkatan itu bisa dimulai, militer Jepang harus menemukan puing-puing peralatan militer AS yang sangat rahasia.

Share.

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: