Gunung Semeru Masih Fluktuatif dan Luncurkan Awan Panas

0

LUMAJANG, Teritorial.com – Gunung Semeru mengeluarkan guguran awan panas sejauh 2 km dari puncak kawah. Hingga saat ini kondisinya masih fluktuatif dan berpotensi meluncurkan awan panas lagi.

“Untuk perkembangan Gunung Semeru masih fluktuatif dan masih berpotensi terjadi luncuran awan panas,” ujar Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang kepada Teritorial.com, Sabtu (18/4/2020).

Meski demikian, status Gunung Semeru masih tetap di level 11. Yakni waspada.

Dari data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru periode 18 April 2020 pukul 00.00-06.00 WIB, secara visual gunung tersebut teramati jelas. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi sejauh 200 meter di atas puncak kawah.

Gunung Semeru mengalami 20 kali letusan. Lalu ada empat kali embusan, dua kali tremor harmonic dan satu kali tektonik jauh.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada. Serta tidak melakukan aktivitas di dalam radius satu kilometer dan sejauh empat kilometer di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif, yang merupakan kawah aktif Gunung Semeru sebagai jalur luncuran awan panas.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta tidak melakukan aktivitas di wilayah sejauh empat kilometer di sektor lereng selatan-tenggara,” pungkas Wawan.

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: