Nanjak 1.300 mdpl, Pendaki Kunjungi Kampung di Atas Awan Lolai

0

Toraja, Teritorial.Com – Pemandangan lautan awan biasanya bisa kita lihat di puncak gunung dengan ketinggian di atas 2000 mdpl. Namun di Toraja, tak perlu mendaki gunung jika ingin melihat pemandangan lautan awan karena kamu bisa berkunjung ke Lolai. Lolai adalah sebuah kampung di Kalapapitu Tana Toraja, Makassar yang berada di atas ketinggial 1.300 mdpl.

Lolai berada sekitar 20km dari Rantepao, ibu kota Toraja. Jalanan menuju Lolai adalah jalanan menanjak yang sempit dan terjal namun dengan pemandangan sawah dan pepohonan bambu yang menakjubkan. Tidak susah untuk sampai ke Lolai, karena fasilitas google map bisa mendeketksi keberadaan Lolai dan jalanan yang tidak bercabang. Biaya masuk kawasan Lolai sebesar Rp. 15.000, dan sudah termasuk biaya parkir.

Terdapat dua opsi untuk menikmati matahari terbit dan gumpalan awan di Lolai, menginap di Lolai atau datang pagi-pagi sekali sebelum matahari terbit. Jika ingin datang sebelum matahari terbit, biasanya para pengunjung sudah mulai memadati Lolai pada jam 03.00 pagi. Terdapat dua pilihan bagi pengunjung yang ingin menginap di Lolai, menginap di Tongkongan (rumah adat Toraja) atau menginap di tenda.

Karena tidak terdapat hotel atau home stay di Lolai. Biaya menginap di Tongkongan atau meminjam tenda berkisar Rp. 100.000-Rp. 300.000. Atau pengunjung juga bisa membawa tenda sendiri, dan membangun tenda di tempat yang sudah disediakan. Di kawasan wisata Lolai juga terdapat warung yang berjejer, untuk memudahkan pengunjung ketika ingin membeli minuman atau makanan. Fasilitas kamar mandi juga ada dan banyak serta terjaga kebersihannya. Sejak pukul 03.00 pagi kawasan Lolai sudah ramai didatangi oleh pengunjung yang ingin melihat matahari terbit serta lautan awan, dan biasanya jam 4 pengunjung sudah membludak.

Jika ingin ke Lolai sebaiknya sesuaikan dengan musim, jangan datang di musim penghujan. Karena biasanya kalau musim hujan matahari akan tersembunyi di balik awan, dan matahari terbit tidak akan terlihat. Waktu terbaik untuk melihat lautan awan adalah pukul 07.00 pagi. Biasanya jam 06.00 kawasan Lolai sudah sepi karena pengunjung yang sudah meninggalkan lokasi.

Berada tepat di tenda Lolai, setiap jam 07.00 pendaki akan disuguhkan dengan  pemandangan lautan awan yang menakjubkan di sejauh mata memandang. Untuk menikmati suasana Lolai, para pendaki dianjurkanmenginap di Tongkongan atau menginap di tenda. Adapun jaket hangat sangat dianjurkan bagi pendaki untuk bisa bertahan dari suhu di Lolai yang sangat dingin, bisa hingga 16 derajat celcius.

Share.

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: