Indo Securty Firex

Jajak Pendapat : Siapakah Menteri Kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin 2019-2024?

0

Jakarta, Teritorial.Com – Laman Mojok.co mengadakan sebuah jajak pendapat pembaca yang bertajuk “Usulan Kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin 2019-2024 : Jajak Pendapat Pembaca Mojok”

Berikut merupakan daftar nama calon menteri dan perjalanan karir dari nama-nama yang diusulkan oleh para pembaca untuk kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin 2019-2024 dalam jajak pendapat tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan

  • BUDI GUNAWAN:  Jenderal Pol. (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., PhD pernah menjabat sebagai Wakapolri pada tahun 2015-2016 dan sejak tahun 2016 hingga saat ini menjabat sebagai Kepala BIN. Lulusan Akademi Kepolisian 1983 yang kini merupakan tokoh kepolisian nasional memulai karirinya menjadi Kepala Kepolisian Daerah Jambi periode 2008-2009, selanjutnya pada tahun 2012 Budi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Bali dan pada tahun 2012 menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri (2012-2015).
  • GORIES MERE :  Komjen Pol. (Purn.) Drs. Gregorius “Gories” Mere merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1974. Gories pernah menjabat sebagai Kepala Pelaksanan Harian badan Narkotika Nasional pada tahun 2009-2012. Ia jga terkenal sebagai perintis Detasemen Khusus 88 (Anti Teror) Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  •  MOELDOKO : Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko S.IP merupakan lulusan Akademi Militer 1981 dan tercatat pernah mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa – Tri Sakti Wiratama 1981.Berbagai posisi strategis pernah dijabat oleh Moeldoko antara lain menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 hingga 30 Agustus 2013. Selanjutnya, sejak 17 Januari 2018 hingga saat ini ia menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia.
  • RYAMIZARD RYACUDU : Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan Indonesia sejak tahun 2014. Mantan perwira tinggi militer TNI AD ini merupakan lulusan Akademi Militer 1974 dan pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 2002 sampai 2005.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

  • DARMIN NASUTION : Darmin Nasution pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2010-2013. Selain itu, ia tercatat tiga kali menjabat sebagai asisten Menter yakni Asisten Menko Pengawasan Pembangunan dan PAN Ipendayagunaan Aparatur Negara), Asisten Menteri Koordinator (Menko) Produksi dan Distribusi, serta Asisten Menteri Koordinator (Menko) Industri dan Perdagangan. Lulusan Sorbone University, Paris, Prancis ini juga terlibat di bidang kebijakan fiskal dan moneterial.
  • CHATIB BASRI : Chatib Basri adalah seoang ekonomi, peneliti dan profesional yang ekahlian utamanya dalam bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik. Selama perjalanan karirnya, dia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia (21 Mei 2013-20 Oktober 2014), Sherpa Indonesia untuk G-20 pada tahun 2008, Deputi Menteri Keuangan untuk G-20 (2006-2010), Ash Centre Senior Fellow di Harvard Kennedy School 2015-2016, dan menjadi anggota The World Bank Advisory Council on Gender and Development. Chatib memperoleh gelar PhD dari Australia National University dalam bidang Ekonomi.
  • ROSAN ROESLANI : Rosan Perkasa Roeslani merupakan seorang pengusaha yang pernah terpilih menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) periode 2015-2020. Lulusan Administrasi Bisnis dari Oklahoma State University dan Antwerpen European University di Belgia dengan predikat Cum laude ini mulai merintis usaha sebagai penasihat keuangan, Finanace Indonesia pada tahun 1996. Selanjutnya, Finance Indonesia berganti nama menjadi Recapital pada tahun 2002.
  • SRI MULYANI INDRAWATI : Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D, merupakan wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Selain itu, ia juga tercatat pernah terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes (2008), wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia (2007), Menteri Keuangan terbaik untuk tahun 2006 dari majalah Euromoney dan menjadi Menteri Keuangan terbaik di Asia juga ada tahun yang sama dari Emerging Market Forum. Sri Mulyani meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1986), meraih M.Sc. (1990) dan gelar Ph.D. of Economics pada tahun 1992 dari University of Illinois Urbana Champaign, Amerika Serikat.

 Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya

  • HARKRISTUTI HARKRISNOWO : Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo S.H, M.A merupakan lulusan fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1979. Harkristuti pernah menjabat sebagai Komisi Hukum Nasional dan Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia. Dia juga dikenal sebagai seseorang yang sangat memperhatikan masalah HAM.
  • IGNASIUS JONAN : Igansius Jonan S.E., M.A. saat ini menjabat sebagai Menteri ESDM. Lulusan Ekonomi Unair Surabaya dan Universitas Tufts, AS ini sebelumnya juga tercatat pernah menjabat sebagai Direktur PT KAI (2009-2014) dan selanjutnya menjadi Menteri Perhubungan pada tahun 2014-2016.
  • LUHUT BINSAR PANJAITAN : Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Panjaitan saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Lulusan Akmi 1970 ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (2014-2019) dan selanjutnya pada tahun 2015-2016 menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.
  • SOFYAN DJALIL : Dr. Sofyan Djalil S.H., M.A., M. ALD merupakan lulusan hukum Universitas Indonesia 1984 yang saat ini menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang. Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (2014-2015), selanjutnya menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan untuk periode 2015-2016.

 Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

  • AGUS HARIMURTI YUDHOYONO : Mayor Inf. (Purn.) Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A lulus dari Akademi Militer pada tahun 2000. Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini menyelesaikan pendidikan Masternya di Institute od defence and Strategic Studies, Nanyang Technological University (NTU), Sigapura pada tahun 2006 dan pada Mei 2010 meraih gelar Master of Public Administration dari John F. Kennedy School of Government, harvard University, Massachusetts AS. Selanjutnya pada Maret 2012, Agus meraih 3 penghargaan antara lain Distinguish International Honour Graduated, Medali The Order of Saint Maurice, dan The Commandants List dari sekolah militer Angkatan Darat di Fort Benning, Georgia, Amerika Serikat (AS). Sementara itu, Agus secara resmi mengundurkan diri dari TNI untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jakarta dalam Pilgub DKI 2017.
  • AIRLANGGA HARTARTO : Airlangga Hartarto memulai kiprah di dunia politik sebagai Wakil Bendahara DPP Golkar (2004-2009). Selanjutnya, Airlangga menjadi Anggota DPR-RI periode 2009-2014 dan 2014-2019. Pada tahun 2016, saat reshuffle Kabinet Kerja Jilid II, ia menjabat posisi sebagai Menteri Perindustrian. Airlangga menempuh pendidikan perguruan tinggi di Universitas Gajah Mada (1987), program S2 di Wharton School University of Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat, program Master of Business Administration (MBA), Monash University Australia, dan terakhir ia menuntut ilmu di Melbourne Bussiness School University of Melbourne.
  • ILHAM AKBAR HABIBIE : Dr. –Ing. Ilham Akbar, MBA menyelesaikan pendidikannya di Universitas Munich dan meraih gelar insinyur hingga doktor dalam teknik penerbangan. Ilham mengekesekusi proyek  pesawat penumpang bermesin turboprop R-80 yang cocok untuk pengerbangan di wilayah Indonesia. Jenis pesawat berpenumpang 80 orang ini merupakan pengembangan dari pesawat N-250 yang dipastikan akan beroperasi pada tahun 2021.
  • PRANANDA PRABOWO : Muhammad Prananda Prabowo merupakan seorang aktivis politik Indonesia yang juga merupakan putra dari Megawati Soekarno Putri. Saat ini Prabowo menjabat sebagia Ketua Bidang Ekonomi Kreatif PDI Perjuangan untuk periode 2015-2020. Dia juga merupakan seorang konseptor naskah pidato Megawati yang dianggap sebagai salah satu pewaris trah Soekarno. Prananda bahwa penah didaulat sebagai keturunan ideologis Buang Karno yang paling tepat menggantikan Megawati Soekarno Putri.

 Menteri Sekretaris Negara

  • AHMAD BASARAH : Drs. Ahmad Basarah M.H merupakan Alumnus FISIP Untag Jakarta 1995 yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI sejak tahun 2018. Ia juga pernah menjabat sebagai anggota Komisi I DPR RI pada tahun 2009-2014.
  • MARUARAR SIRAIT : Maruara Sirait saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Potenza Sinergi. Sebelumnya, lulusan FISIP Universitas Parahyangan Bandung ini pernah menjabat sebagai anggota Komisi XI DPR RI untuk dua kali periode yakni 2004-2009 dan 2009-2014.
  • PRATIKNO : Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.,Sc.merupakan lulusan FISIPOl UGM 1985 yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara sejak tahun 2014. Pada tahun 2009, ia dipercaya untuk menjabat sebagai pemandu debat Capres tahun 2009 oleh KPU. Selain itu, ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Rektor UGM untuk periode 2012-2014.
  • SUKARDI RINAKIT : Dr. Sukardi Rinakit Ph.D saat ni menjabat sebagai Staf Khusus Presiden sejak tahun 2014. Sebelumnya, lulusan FISIP UI ini pernah emnjabat sebagai peneliti di CSIS dan selanjutnya menjabat sebagai Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS)

 Menteri Dalam Negeri

  • MUHAIMIN ISKANDAR : Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si. memperoleh gelar sarjana FISIP dari UGM tahun 1992 dan magister komunikasi dari UI tahun 2001. Pada Pemilu 1999, ia terpilih sebagai salah satu anggota muda DPR RI. Di lembaga legislatif tersebut pada usia 33 tahun, dia menjadi Wakil Ketua DPR RI 1999-2004. Kemudian karirnya di DPR RI berlanjut dari Pemilu 2004 hingga Pemilu 2009. Ia juga sempat menjadi menteri tenaga kerja dan Transmigrasi 2009-2014. Tahun 2018, Muhaimin diangkat menjadi Wakil Ketua MPR RI bersama Ahmad Basarah dan Ahmad Muzani berdasarkan revisi Undang-undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3).
  • PRAMONO ANUNG : Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M. adalah Sekretaris Kabinet sejak 12 Agustus 2015. Ia menempuh pendidikan sarjana di Teknik Pertambangan ITB, Magister Manajemen di UGM, dan menyandang gelar doktor Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Padjajaran. Karier politiknya dirintis dari bawah dengan bergabung menjadi anggota PDIP pada awal Era Reformasi 1989. Ia menjadi anggota DPR empat kali berturut-turut: periode 1999-2004, 2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019. Loyalitasnya ke PDIP berakhir manis. Dari Wakil Sekjen DPP PDIP (2000), Sekretaris Jenderal PDIP (2005), wakil ketua DPR RI (2009-2014) hingga diangkat menjadi menteri Sekretaris Kabinet (2015).
  • SEOKARWO : Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum dikenal sebagai sosok birokrat tulen. Soekarwo meraih gelar sarjana hukum di Fakultas Hukum Unair (1979), pascasarjana hukum di Ubaya (1996), dan gelar doktornya di Undip (2004). Ia pernah dipercaya sebagai Komisaris Utama Bank Jatim sejak tahun 2005 hingga 2009, Puncaknya, ia memenangi pemilihan gubernur Jawa Timur selama dua periode jabatan pada tahun 2009-2014 dan 2015-2019. Di bawah kepemimpinannya. Pakde Karwo melakukan langkah progresif dengan mendirikan Pusat pelayanan Perizinan Terpadu (P2T), yang memotong jalur birokrasi yang membutuhkan waktu lama menjadi lebih cepat.
  • YUSRIL IHZA MAHENDRA : Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., adalah seorang pengacara, pakar hukum tata negara, politikus, dan intelektual. Gelar pendidikan tertinggi di University Sains Malaysia dengan gelar Doctor of Philosophy dalam Ilmu Politik. Ia diangkat sebagai Guru Besar Ilmu Hukum di UI. Di bidang politik, bersama para reformis muslim, dia mendirikan Partai Bulan Bintang. Partai sebagai pewaris Partai Masyumi ini digagas oleh 22 Ormas Islam. Yusril duduk sebagai ketua umum PBB dari tahun 1998 hingga 2005. Dalam Pemerintahan, Yusril pernah menjabat menteri di 3 kabinet: Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (Presiden Abdurrahman Wahid), Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (Presiden Megawati Soekarnoputri), Menteri Sekretaris Negara (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono).

 Menteri Luar Negeri

  • MAHENDRA SIREGAR : Mahendra Siregar BEc., S.E., M.Ec. adalah Lulusan FE UI. Ia merupakan ekonom Indonesia. Pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (2011-2013), kemudian menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal  (2013-2014), dan saat ini menjabat sebagai Dubes RI untuk AS sejak 2018.
  • RETNO LP MARSUDI : Retno LP Marsudi S.IP., LL.M. merupakan  Lulusan FISIPOL UGM 1985. Pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Belanda tahun 2012 dan saat ini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri sejak 2014.
  • RIZAL SUKMA : Dr. Rizal Sukma Ph.D. berhasil meraih PhD di London School of Economics and Political Science tahun 1997. Selain itu, ia tercatat pernah menjabat sebagai Direktur CSIS dan saat ini menjabat sebagai Dubes RI untuk Inggris.
  • YOHANES KRISTIARTO SOERYO LEGOWO : Drs. Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo merupakan lulusan FISIPOL UGM 1986. Dalam perjalanan karirnya, ia pernah menjabat sebagai Dubes RI untuk Filipina (2010-2014) dan saat ini menjabat sebagai Dubes RI untuk Australia sejak 2017.

 Menteri Pertahanan

  • ANDIKA PERKASA : Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D. adalah jenderal bintang empat TNI-AD. Lulusan Akademi Militer 1987 mengawali kariernya di Kopassus. Ia mengenyam pendidikan tinggi Strata-1 (Sarjana Ekonomi) dan meraih 3 Strata-2 (M.A., M.Sc., M.Phil.,) serta Strata-3 (Ph.D.) dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Amerika Serikat, yakni Norwich University, National Defense University, Harvard University, dan The George Washington University. Pada 2018, Andika tiga kali mendapat promosi. Pada awal 2018 ia diangkat menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Dankodiklat) TNI AD. Juli 2018, ia diangkat menjadi Panglima Kostrad (Pangkostrad). Pada November 2018, ia dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), sebagai pimpinan tertinggi TNI AD.
  • HADI TJAHJANTO : Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang menjabat sebagai Panglima TNI sejak tanggal 8 Desember 2017, menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Hadi merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU 1987. Sebelumnya, ia menjabat sebagai sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara. Mengawali kariernya sebagai pilot pesawat TNI AU dan banyak bertugas di pangkalan udara militer, Hadi Tjahjanto menjadi Kepala Staf Angkatan Udara Republik Indonesia. Puncaknya, ia dipilih Presiden Jokowi sebagai Panglima TNI. Pengangkatannya menjadi terkenal karena merupakan panglima TNI kedua yang berasal dari Angkatan Udara setelah Marsekal TNI Djoko Suyanto.
  • TITO KARNAVIAN : Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. adalah seorang perwira tinggi polisi yang saat ini menjabat sebagai Kapolri. Ia meraih gelar Strata 1 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) dan MA dalam bidang Police Studies di Universitas Exeter, Inggris. Saat berpangkat AKBP, ia memimpin Densus 88 yang berhasil melumpuhkan teroris Dr. Azahari dan Noordin M. Top. Atas prestasi ini, pangkatnya dinaikkan menjadi Brigadir dan diangkat menjadi Kepala Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri. Kariernya terus menanjak. Pada Juni 2016, Presiden Joko Widodo menunjuk Tito sebagai calon tunggal Kapolri. Dengan jabatan ini, ia menjadi lulusan AKPOL 1987 tercepat yang menyandang pangkat bintang empat.
  • YUYU SUTISNA : Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. adalah perwira tinggi TNI-AU yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Sebelumnya ia menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I dan Panglima Kohanudnas. Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/207/IIl/2014 tanggal 21 Maret 2014 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, ia dimutasi dari jabatan Danlanud Iswahjudi menjadi Kas Koopsau II, Wakil Asisten Operasi Kasau., Staf Khussus Kasau, dan saat ini menjadi Pangkoopsau I.

 Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

  • ASFINAWATI : Asfinawati, S.H. merupakan Lulusan FH UI. Asfinawati pernah menjabat sebagai Direktur LBH Jakarta (2006-2009) dan saat ini menjabat sebagai Direktur YLBH (2017-2021).
  • HIKMAHANTO JUWANA : Prof. Dr. Hikmahanto Yuwana, S.H., LLM. Merupakan lulusan FH UI 1983. Meraih gelar profesor termuda (36 tahun) tahun 2001. Saat ini merupakan Guru Besar Hukum Internasional FH UI.
  • NI’MATUL HUDA : Prof. Dr. Ni’matul Huda, S.H., M.Hum adalah Lulusan FH UII. Saat ini merupakan Ketua (II) Asosiasi Pengajar HAN & HTN dan juga Guru Besar Hukum Tata Negara FH UII.
  • EDWARD OMAR SHARIF HIARIEJ : Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum adalah Lulusan FH UGM. Meraih gelar profesor termuda (37 tahun) dari FH UGM. Saat ini ia merupakan Guru Besar Hukum Pidana FH UGM.          

 Menteri Keuangan

  • DENNI PUSPA PURBASARI : Denni Puspa Purbasari, M.Sc., Ph.D adalah seorang Kepala Staf Kepresidenan di Deputi III Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Ekonomi Strategis di Kantor Staf Presiden. Denni adalah dosen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Ia mendapatkan Gelar Ph.D. dalam bidang Ilmu Ekonomi diperolehnya dari University of Colorado at Boulder pada tahun 2006. Penerima Satya Lencana Karya Satya X dari Presiden ini pernah menjabat sebagai asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan untuk Kerjasama Internasional, konsultan Departemen Keuangan dan Kantor Menko Perekonomian, Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI Boediono, dan konsultan pada PT. Bank BCA Tbk.
  • PERRY WARJIYO : Perry Warjiyo adalah Gubernur Bank Indonesia. Ia meraih gelar Ph.D (1991) untuk bidang ekonomi moneter dan internasional dari Iowa State University. Perjalanannya di Bank Indonesia sejak Januari 1984. Pada tahun 2005 diangkat menjadi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia hingga tahun 2007. Selama 2007-2009 Perry diangkat menjadi Direktur Eksekutif SEAVG di IMF. Perry Warjiyo dikenal menguasai isu ekonomi yang memiliki riset yang kuat dalam bidang kebijakan moneter, isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter.
  • ROBERT PAKPAHAN : Robert Pakpahan adalah Direktur Jenderal Pajak. Dia meraih Gelar Doctor of Philosophy in Economics dari University of North Carolina pada 1998. Robert sempat menjadi Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak pada tahun 2003 hingga tahun 2005. Kemudian menjabat sebagai Direktur Potensi dan Sistem Perpajakan hingga tahun 2006 dan Direktur Transformasi Proses Bisnis. Pada 2015, ia dilantik sebagai Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. Kemudian tahun 2017, ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Jenderal Pajak.
  • WIMBOH SANTOSO : Dr. Wimboh Santoso SE, MSc, Ph.D, adalah Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pendidikan formal tertinggi yaitu jenjang Doktor di Loughborough University (1999). Ia pernah menjabat sebagai kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) di New York pada tahun 2012. Sejak akhir tahun 2015, Wimboh terpilih melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Bank Mandiri, untuk mengisi posisi sebagai komisaris utama bank tersebut. Pada pertengahan tahun 2017, Wimboh Santoso terpilih jadi Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Wimboh juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

 Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral

  • ARCANDRA TAHAR : Ir. Arcandra Tahar, M.Sc., Ph.D. menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Mesin ITB tahun 1994. Memiliki peran dalam menarik Blok Masela agar dikuasai Indonesia. Pernah menjabat sebagai Menteri ESDM (2016) dan saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri ESDM.
  • DWI SEOTJIPTO : Dr. Ir. Dwi Soetjipto, M.M. menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Kimia di ITS dan juga meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen Kekhususan Manajemen Strategi pada tahun 2009 dari UI. Disebut sebagai bapak pemersatu industri semen Indonesia. Pernah menjabat sebagai Dirut PT. Semen Indonesia (2010-2014) dan Dirut Pertamina (2014-2017) dan saat ini menjabat sebagai Kepala SKK Migas.
  • PANUT MULYONO : Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Kimia UGM tahun 1986. Menjabat sebagai Dewan Pakar Studi Energi UGM sejak 2007 dan saat ini menjabat sebagai Rektor UGM sejak 2017.
  • SURYA DARMA : Dr. Ir. Surya Darma, MBA. merupakan alumnus Teknik Geologi ITB. Penerima penghargaan Teknologi energi terbarukan dari Selandia Baru tahun 2015. Saat ini menjabat sebagai Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).

 Menteri Perindustrian

  • AVILIANI : Dr. Aviliani SE, MSi adalah profesional dan ekonom Indonesia yang menjabat sebagai Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN). Ia juga menjabat sebagai ekonom INDEF. Pendidikan  tertingginya yaitu S3 Manajemen Bisnis di IPB (2012). Pada tahun 2005, ia diangkat oleh pemerintah sebagai Komisaris Independen di Bank BRI. Pengalamaannya di bidang ekonomi, ia didaulat menjadi Sekertaris Komite Ekonomi Nasional (KEN).
  • FRANKY SIBARANI : Franky Sibarani adalah seorang pengusaha. Pada 27 November 2014 hingga 27 Juli 2016, ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Selama menjadi Kepala BKPM terobosan yang dilakukan Franky Sibarani diantaranya perizinan online atau Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi berbasis Elektronik (SPIPISE) pada 15 Desember 2014, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada 26 Januari 2015, Layanan 3 Jam Perizinan Investasi pada 11 Januari 2016. Layanan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) pada 22 Februari 2016, dan Fasilitas Percepatan Jalur Hijau diluncurkan 11 Januari yang lalu hingga 18 Juli 2016.
  • PRIJONO SUGIARTO : Prijono Sugiarto pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Astra International Tbk sejak 1 Maret 2010 dan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2001 sampai dengan 2010. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT United Tractors Tbk dan PT Astra Honda Motor. Prijono menyandang gelar Dipl.-Ing. di bidang Teknik Mesin dari University of A. Sc. Konstanz, Jerman pada tahun 1984 dan gelar Dipl.-Wirtschaftsing. di bidang Administrasi Niaga dari University of A. Sc. Bochum, Jerman pada tahun 1986. Pada tahun 2014, ia menerima penghargaan sebagai Asia Business Leader of The Year dari CNBC.
  • SILMY KARIM : Silmy Karim adalah Direktur Utama PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk. Ia dikenal sebagai seorang profesional muda berlatar belakang ekonom yang berkecimpung dalam bidang pertahanan dan industri pertahanan. Awalnya Silmy Karim tak punya latar belakang pendidikan di bidang militer dan pertahanan, ia dikirim oleh Sekjen Dephan RI ke pendidikan militer mulai dari NATO School di Oberammergau (Jerman) hingga ke Harvard University di Cambridge dan Naval Postgraduate School (Amerika). Atas jasanya ia mendapatkan bintang jasa Dharma Pertahanan RI pada tahun 2014.

 Menteri Perdagangan

  • AGUS GUMIWANG KARTASASMITA : Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si. mendapatkan gelar doktor dari FISIP Unpad tahun 2012. Pernah menjabat sebagai anggota DPR RI 2009-2018 lalu menjadi Menteri Sosial sejak 2018.
  • ARMIDA S. ALISJAHBANA : Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, S.E., M.A. meraih gelar Doctor of Philosophy in Economics dari University of Washington, USA. Pernah menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (2009-2014) dan saat ini menjabat sebagai Dirut Center for Sustainable Development Goals Studies Universitas Padjajaran.
  • FAISAL BASRI : Faisal H. Basri, S.E., M.A. merupakan alumnus FE Universitas Indonesia. Dikenal sebagai ekonom dan politikus Indonesia. Ia merupakan anggota KPPU sejak tahun 2000 dan hingga saat ini menjadi pengajar tetap FE UI.
  • MUKHAMAD MISBAKHUN : Mukhamad Misbakhun, S.E., M.H. menyelesaikan pendidikan pascasarjana hukum di UGM tahun 2015. Inisiator Hak Angket Century DPR RI. Menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar (2009-2014)-(2014-2019).

 Menteri Pertanian

  • AMARAN SULAIMAN : Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, adalah Menteri Pertanian dalam Kabinet Kerja 2014–2019. Ia menamatkan pendidikan tinggi di Fakultas Pertanian Unhas (1993), pasca Sarjana Pertanian Unhas (2003), dan menamatkan Program Doktor Ilmu Pertanian di Unhas (2012). Meski usianya yang masih relatif muda, dia telah mampu membangun dan membesarkan 14 perusahaan yang tergabung dalam sebuah holding Tiran Group, yang meliputi Unit Usaha: Tambang Emas, Tambang Nikel, Proyek Gula, Proyek Perkebunan Kelapa Sawit, SPBU, Distributor Unilever, Distributor Semen, Produsen Pestisida, dan usaha lainnya.
  • ARIF BUDIMANTA : Arif Budimanta Sebayang adalah seorang politisi PDI-P. Ia meraih gelar Doktor dari FISIP UI (2006). Ia merupakan anggota DPR RI periode 2009-2014, dan menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI. Selain aktif sebagai politisi, ia juga memiliki talenta profesional sebagai dosen dan penulis yang fokus menggumuli bidang ekonomi. Semasa di DPR ia menggagas kaukus ekonomi konstitusi untuk memperjuangkan masuknya indikator kesejahteraan dalam APBN bersama dengan beberapa anggota DPR lintas fraksi.
  • BUSTANUL ARIFIN : Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M. Sc., adalah Profesor di Universitas Lampung dalam Bidang Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya Alam, kelahiran Bangkalan tahun 1963. Pendidikan Doktor/s3 diselesaikan di University of Wisconsin-Madison, USA, Pendidikan Magister/S2 diselesaikan di University of Wisconsin-Madison, USA, Pendidikan Sarjana/S1 di Institut Pertanian Bogor. Bustanul Arifin adalah pengamat ekonomi pertanian yang mengedepankan perjuangan untuk petani melalui jalur akademis dan jalur profesional. Ia bergabung dengan INDEF (Institute for Development of Economic and Finance) dan berhasil menjadikan INDEF sebagai pusat kajian ekonomi dan keuangan yang terpercaya.
  • JOHNNY G. PLATE : Johnny Gerard Plate adalah seorang pengusaha sebelum aktif di ranah politik. Sukses sebagai pengusaha, Johnny G. Plate terjun ke panggung politik. Ia lolos ke Senayan periode 2014-2019 dan menjadi Sekretaris Jenderal Partai Nasdem. Johnny mendapat kepercayaan sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) XI, anggota Badan Anggaran, dan anggota Badan Musyawarah DPR RI, hingga Ketua Departemen Energi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup DPP Nasdem. Kariernya di Nasdem menanjak. Pada 2017, ia ditunjuk oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menjadi Sekjen baru menggantikan yang lama untuk meneruskan periode 2013-2018.       

 Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

  • ABDON NABABAN : Ir. Abdon Nababan adalah alumnus Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB). Pernah meraih Ramon Magsaysay Award tahun 2017 dan menjadi Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) selama dua periode. Saat ini menjabat sebagai anggota Dewan AMAN Regional Sumatera 2017-2022.
  • NUR HIDAYATI : Nur Hidayati, S.T. adalah lulusan Teknik Lingkungan ITB 1997. Pernah menjabat sebagai Country Representative untuk Indonesia di Greenpeace Asia Tenggara 2009-2012 dan saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Nasional WALHI.
  • SITI NURBAYA BAKAR : Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M. Sc. meraih gelar doktor di IPB bekerjasama dengan Universitas Siegen tahun 1998. Pernah menjabat sebagai Sekjen DPD RI (2006-2013) dan saat ini menjadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak 2014.
  • SUDHARTO P. HADI : Prof. Sudharto P. Hadi, MES., Ph.D. adalah lulusan FISIP Unpad 1973. Ahli dalam bidang perencanaan/manajemen lingkungan, etika lingkungan dan resolusi konflik lingkungan. Pernah menjabat sebagai Rektor Undip (2010-2014). Ia merupakan Guru Besar Manajemen Lingkungan Undip Semarang.

 Menteri Perhubungan

  • AGUS TAUFIK MULYONO : Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, MT., IPU adalah guru besar KBK Transportasi  Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia meraih Strata 1 di teknik sipil UGM tahun 1989, S-2 di bidang sistem transportasi di UGM tahun 1998, dan menyelesaikan gelar Doktor di Undip (2007). Keahlian Agus adalah pada konsentrasinya di bidang manajemen transportasi jalan.
  • DANANG PARIKESIT : Prof.Dr.Tech.Ir.Danang Parikesit, MSc (Eng) adalah Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia. Danang menyelesaikan pendidikan tingginya di Teknik Sipil, UGM, kemudian mengejar gelar master Transportasi Teknik di Universitas Leeds, Inggris (1992), dan menyelesaikan pendidikan doktor pada bidang Transportasi Teknik di Technische Universitat Wien, Austria, pada 1996. Pada bulan Maret 2012, dosen UGM ini pernah mendaftar untuk menjadi Rektor di Universitas Gajah Mada. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Badan Pengatur Jalan Tol. BPJT adalah sebuah lembaga yang mengatur jalan tol di Indonesia. Lembaga ini dibentuk untuk mendorong terwujudnya percepatan penyelenggaraan jalan tol dengan melibatkan partisipasi aktif Pemerintah Daerah dan Badan Usaha.
  • EDI SUKMORO : Edi Sukmoro adalah direktur utama PT Kereta Api Indonesia sejak Oktober 2014. Ia menggantikan Ignasius Jonan yang menjadi Menteri Perhubungan dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Aset Non-produksi PT Kereta Api Indonesia. Edi menyelesaikan studi sarjananya di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan meraih S2 di The University of Melbourne, Australia. Sebelum bekerja di PT Kereta Api, Edi adalah karyawan PLN. Setelah menjadi Direktur Aset di PT Kereta Api. Ia membawahi kurang lebih 120 karyawan. Usaha yang dilakukan adalah penertiban aset-aset PT KAI, dan penelusuran data aset. Untuk mendapatkan data-data yang hilang, dirinya harus mengirimkan karyawannya untuk mencari data sampai ke Belanda.
  • ZIVA NARENDAR ARIFIN : Ziva Narendra Arifin, adalah seorang pengamat penerbangan yang juga Presiden Direktur Aviatory Indonesia. Selulus SMA, ia masuk sekolah pilot selama setahun di Amerika Serikat. Kemudian ia melanjutkan kuliah di bidang bisnis penerbangan untuk meraih S-1 selama empat tahun di Florida. Sepulangnya ke Indonesia, ia langsung bergabung dengan PT Airfast Indonesia pada 2005 sebagai pilot penuh waktu. Dari posisi pilot, Ziva masuk ke jajaran manajemen tahun 2007 sampai 2010. Jadilah Ziva beralih dari profesi pilot menjadi investor dan bahkan menjadi CEO di Idea Group, perusahaan holding yang memayungi Indonesia Broadcast Network, Larismaniez the Brand Strategist, dan Rupakata Cinema.

 Menteri Kelautan dan Perikanan

  • AGUS SABDONO : Prof. Dr. Ir. Agus Sabdono, M.Si. merupakan lulusan FPIK UKSW yang juga seorang ahli Bioteknologi Kelautan. Saat ini dia menjabat sebagai Dekan FPIK Undip.
  • ALEX SW RETRAUBUN : Prof. Dr. Ir. Alex SW Retraubun M.Sc. merupakan Lulusan Perikanan Universitas Pattimura 1985. Dalam perjalanan karirnya, dia pernah menjabat sebagai Dirjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (2005-2009),  Wakil Menteri Perindustrian (2010-2014) dan saat ini merupakan Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura.
  • CARMELITA HARTOTO : Carmelita Hartoto, B.A., M.B.A. dikenal juga sebagai pengusaha pelayaran niaga Indonesia. Lulusan Central Manchester College, Inggris pernah Pernah menjabat sebagai Ketum DPP INSA (2011-2015) dan saat ini menjabat Dirut Andika Lines sejak tahun 2005
  • SUSI PUDJIASTUTI : Dr. (HC) Susi Pudjiastuti saat ini menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sejak 2014 yang dikenal dengan kebijakannya mengahadapi kapal ilegal. Susi mendapatkan gelar Doktor HC dari ITS tahun 2017 dan tercatat sebagai pemilik Susi Air.

Menteri Ketenagakerjaan

  • AHMAD ERANI YUSTIKA : Ahmad Erani Yustika S.E, M.Sc, PhD. dipilih oleh presiden SBY sebagai anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) pada tahun 2010. Selanjutya, pada tahun 2015 – 2017 dia terpilih menjadi Dirjen PPMD (Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa) dan pada tahun 2017-2018 menjadi Dirjen PKP (Pembangunan Kawasan Perdesaan), Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi. Sejak Mei 2018 sampai sekarang menjadi Staf Khusus Presiden bidang ekonomi. Ahmad Erani menyelesaikan pendidikannya Sarjana Ekonomi di Universitas Brawijaya pada tahun 1996. Pada tahun 2001, Erani menyelesaikan studinya dengan gelar MSc dan tahun 2005 menyelesaikan studi doktoral (Ph.D) di Universitas yang sama Gottingen, Jerman dengan spesialisasi Ekonomi Kelembagaan.
  • BAHLIL LAHADALIA : Bahlil Lahadalia benar-benar mengawali karir dari titik nol kini telah menjadi seorang pengusaha. Dengan kerja keras yang dijalani semasa hidupnya, pria kelahiran 1976 ini kemudian bisa sukses hingga menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
  • HANIF DHAKIRI : Muhammad Hanif Dhakiri, S.Ag., M.Si. terpilih menjadi anggota DPR RI 2009-2014. Di DPR dia ditunjuk menjadi ketua Fraksi PKB. Selanjutnya, pada pemilu 2014 dia terpilih kembali menjadi anggota DPR 2014-2019. Hanif menempuh pendidikan tinggi di IAIN Walisongo Semarang Jawa Tengah Tahun 1996, dan meraih gelar S1. Selanjutnya,  Hanif menjalankan studi ilmu politik S-2 di Universitas Nasional.
  • HENDRI SAPARINI : Hendri Saparini merupakan seorang tokoh perempuan Indonesia dalam bidang ekonomi Ia dikenal karena menjadi peneliti dan konsultan di beberapa lembaga internasonal, salah satunya sebagai managing director ECONIT Advisory Group. Hendri menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (1988), kemudian Master di bidang Manajemen Kebijakan Internasional dari Graduate School of International Political Economy, University of Tsukuba (1999), dan gelar Doktor di bidang Ekonomi Politik Internasional dari The University of Tsukuba (2004).

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

  • ABDUL KADIR KARDING : Ir. Abdul Kadir Karding pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah (2004-2009). Lulusan FPIK Undip 1997 ini juga pernah ditugaskan di Komisi VI DPR RI yang mengurusi perdagangan, koperasi, UKM pada periode2014-2019.
  • BUDIMAN SUDJATMIKO : Budiman Sudjatmiko, M.Sc., M.Phil. yang merupakan Lulusan jurusan Hubungan Internasional dari Universitas Cambridge Pernah menjadi aktivis sekaligus Ketua PRD pada era Orba. Selanjutnya, dia menjadi anggota DPR RI dari Jawa Tengah (2009-2014) dan (2014-2019).
  • DEDI MULYADI : Dedi Mulyadi, S. H. pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta (2003-2008). Lulusan Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta tahun 1999 juga pernah menjadi Bupati Purwakarta (2008-2018).
  • DJAROT SIAFUL HIDAYAT : Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, M. S. merupakan Alumnus FIA Universitas Brawijaya tahun 1986. Djarot pernah menjabat sebagai Wali Kota Blitar (2000-2010), Wakil Gubernur DKI Jakarta (2014-2017), dan Plt. Gubernur DKI Jakarta (2017). Pernah meraih peringkat pertama untuk penerapan E-Government di Jawa Timur tahun 2010.

 Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

  • APOLO SAFANPO : Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST. MT., adalah Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen).  Lulusan Universitas Sebelas Maret-Solo ini memulai karir kepemimpinannya di Uncen pada tahun 2004 saat ia dipercayakan menjadi Ketua Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik. Karirnya makin menanjak, ia menduduki jabatan sebagai Pembantu Dekan III  Fakultas Teknik pada tahun 2006-2012. Selanjutnya ia menjabat sebagai  Dekan Fakultas Teknik Uncen pada 2012-2006, dan akhirnya terpilih menjadi rektor tahun 2017. Selain itu, Ia juga pernah ditunjuk menjadi salah satu Panelis Debat ke-4 Capres pada Pilpres 2019 lalu.
  • BASUKI HADIMULJONO : Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D. adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Kabinet Kerja 2014 – 2019. Basuki hampir 31 tahun mengabdi di intansi Pekerjaan Umum (PU). Dalam perjalanan karirnya, ia menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, lalu menjadi Inspektur Jenderal Kementerian PU, dan puncaknya jadi DIrjen Penataan Ruang di Kementerian PU. Basuki menempuh pendidikan di teknik geologi UGM dan melanjutkan jenjang magister serta doktor di Colorado State University, USA.
  • ERICK THOHIR : Erick Thohir  saat ini menjabat sebagai ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Erick merupakan seorang pengusaha pendiri Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan yang memiliki fokus pada bisnis media dan entertainment.  Pada tahun 2008, bersama Anindya Bakrie mendirikan tvOne dan situs berita, Viva news. Selanjutnya, pada tahun 2014 ia menjabat sebagai Direktur Utama Antv hingga sekarang. Erick menempuh pendidikan Universitas Nasional California, Amerika Serikat pada tahun 1993 dengan gelar Master of Business Administration. Selain itu, dia memperoleh gelar sarjana (Bachelor of Arts) dari Glendale University.
  • SUHARSO MONOARFA : Suharso Monoarfa, menjadi anggota DPR pada periode 2004-2009 dan terpilih kembali untuk periode 2009-2014. Pada tahun 2009, ia dipilih oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Perumahan Rakyat. 17 Oktober 2011, Suharso Monoarfa menggundurkan diri dari jabatanya sebagai Menteri Perumahan Rakyat RI. Selanjutnya, pada 19 Januari 2015, ia dipilih oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Suharsno yang menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung tahun 1974-1978, EDP University of Michigan (1994), mengawali karirinya sebagai pengusaha.

 Menteri Kesehatan

  • MADARINA JULIA : Prof. dr. Madarina Julia, M. P. H., Ph.D., SpA(K) merupakan lulusan FK Unair tahun 1991 dan seorang Guru Besar FK UGM dengan spesialisasi Ilmu Kesehatan Anak.
  • NILA DJUWITA F. MOELOEK : Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K) saat ini menjabat sebagai Menteri Kesehatan. Nila dikenal sebagia ahli oftalmologi (penyakit mata). Lulusan FK UI ini juga pernah menjabat sebagai Ketum Yayasan Kanker Indonesia untuk periode 2011-2016.
  • OVA EMILIA : Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., SpOG (K)., Ph.D merupakan lulusan FK UGM tahun 1982 yang juga seorang Guru Besar Pertama Pendidikan Kedokteran Universitas Indonesia. Ova juga dikenal sebagia Guru Besar Kurikulum Pendidikan Dokter.
  • TERAWAN AGUS PUTRANTO : Terawan Agus Putranto dikenal sebagai radiolog yang pernah menyembuhkan 40.000 orang dengan metode ‘Cuci Otak’. Terawan menempuh pendidikan di FK UGM dan menjadi dokter TNI AD.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

  • DWIA ARIES TINA PULUBUHU : Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A adalah guru besar Sosiologi Universitas Hasanuddin, yang saat ini menjabat sebagai Rektor Unhas. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Kerjasama. Dwia menempuh pendidikan sarjana bidang studi sosiologi di Unair (1982-1985) dan di Unhas (1985-1986). Master of Arts juga dalam bidang sosiologi ditempuh pada tahun 1991-1993 di Ateneo de Manila University, Philippina. Jenjang doktoral ia tempuh pada Program Studi Imu Sosial Konsentrasi Sosiologi Unhas tahun 2001 – 2005.
  • HAIDAR BAGIR : Haidar Bagir adalah Direktur Utama Kelompok Mizan. Ia adalah alumnus Teknologi Industri ITB 1982 dan mengenyam pendidikan pasca sarjana di Pusat Studi Timur Tengah Harvard University, AS 1990-1992, dan S-3 Jurusan Filsafat Universitas Indonesia (UI) dengan riset selama setahun (2000-2001) di Departemen Sejarah dan Filsafat Sains, Indiana University, Bloomington, AS. Kini, ia aktif memberikan ceramah keagamaan dan pendidikan di sejumlah instansi. Ia juga aktif menjadi pembicara di sejumlah seminar keilmuan khususnya kajian tentang filsafat dan pemikiran Islam kontemporer.
  • HILMAR FARID : Dr. Hilmar Farid adalah seorang sejarawan, aktivis, dan pengajar. Ia lahir di kota Bonn, Jerman Barat, 8 Maret 1968. Ia menjadi salah satu tim perumus visi-misi Jokowi-JK. Pada tanggal 31 Desember 2015, ia dilantik menjadi Direktur Jenderal Kebudayaan. Hilmar merupakan orang pertama yang menduduki kursi direktur jenderal yang berasal dari tataran non-pegawai kementerian. Saat dilantik, ia juga masih menduduki jabatan komisaris di PT Krakatau Steel (Persero). Hilmar menempuh pendidikan sarjana bidang Jurusan Sejarah Fakultas Sastra Universitas Indonesia (1993) dan doktor kajian budaya di National University of Singapore. Ia juga tercatat menjadi pengajar di Institut Kesenian Jakarta (1995-1999).
  • MUHAMMAD ANIS : Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met, adalah Rektor Universitas Indonesia periode 2014–2019. Sebelumnya dia pernah menjabat sebgai Pejabat Rektor UI tahun 2013 hingga 2014 dan Wakil Rektor Periode 2007-2012. Anis meraih gelar sarjana (S1) dari Jurusan Metalurgi, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) pada tahun 1983. Setelah lulus dari FT UI, melanjutkan pendidikannya dengan bidang yang sama di School of Materials, University of Sheffield, Britania Raya hingga meraih gelar Master of Metallurgy (M.Met) pada tahun 1988 dan gelar Ph.D pada tahun 1991

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

  • ARIF SATRIA : Dr. Arif Satria, Spi., Msi. adalah Lulusan Faperta IPB. Ahli dalam kebijakan kelautan dan perikanan. Pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (2009-2011) dan saat ini menjadi Rektor IPB.
  • KADARSYAH SURYADI : Prof. Dr. Ir. Kadarsyah Suryadi, DEA. Lahir di Kuningan, 22 Februari 1962. Lulusan Teknik Industri ITB 1986. Meraih penghargaan atas dedikasinya terhadap ITB yaitu Lencana Pengabdian pada tahun 2012 oleh Rektor ITB. Saat ini ia merupakan Guru Besar Teknik Industri ITB.
  • MOCHAMAD SHARI : Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M. Eng. adalah Alumnus Teknik Elektro ITS. Pernah menjadi rektor di Universitas Telkom Bandung (2013-2018). Saat ini ia menjadi rektor ITS (2019-2024).
  • MUHAMMAD DIMYATI : Dr. Muhammad Dimyati. M. Sc. adalah Lulusan Fakultas Geografi UGM tahun 1982. Ia merupakan Dewan Penasihat Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional. Saat ini menjabat sebagai Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemristek Dikti. Selain itu, ia juga aktif mengajar di Universitas Muhammadiyah Jakarta.

 Menteri Sosial

  • ADIAN NAPITUPULU : Adian Yunus Yusak Napitupulu adalah seorang politikus dan aktivis yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI fraksi PDIP sejak tahun 2014. Ia saat ini juga merupakan anggota Komisi VII DPR yang memiliki ruang lingkup tugas di bidang energi, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup. Adian menyelesaikan sekolah dasarnya di SDN 01 Ciganjur, Jakarta dari tahun 1979 sampai 1985, sekolah menengah pertama di SMP Negeri 166 Jakarta dari 1985 hingga 1988, dan terakhir bersekolah di SMA Negeri 55 Jakarta dan tamat pada tahun 1991. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia pada tahun 1991, karena berbagai macam kegiatan aktivismenya, ia baru dapat menyelesaikan studi S1-nya tersebut pada tahun 2007.
  • DANIEL JOHAN : Daniel Johan merupakan anggota DPR RI 2014-2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Daniel Johan bertugas di komisi IV. Wasekjen PKB ini tercatat sebagai Wakil Ketua komisi yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan tersebut. Dilihat dari riwayat hidupnya, Daniel tercatat pernah memimpin sejumlah perusahaan sebelum menjadi anggota dewan. Ia diantaranya pernah menjadi Direktur Utama pada PT Harsco Nusantara pada 2005-2009 dan PT Surya Paramita Cemerlang tahun 2003-2005.
  • GRACE NATALIE L. : Grace Natalie Louisa adalah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Grace Natalie mengenyam pendidikan menengah atas di SMAK 3 BPK Penabur, Jakarta. Setelah lulus ia mengambil jurusan akuntansi di IBII (Institut Bisnis dan Informatika Indonesia). Ia seorang mantan pembawa acara berita dan jurnalis, pernah bekerja di SCTV, antv, dan tvOne. Pada bulan Juni 2012, Grace Natalie resmi meninggalkan tvOne untuk menjadi CEO Saiful Mujani Research and Consulting. Namun pada tahun 2014, ia banting setir dan masuk ke dunia politik dan sekarang telah menjadi ketua umum Partai Solidaritas Indonesia.
  • YENNY WAHID : Yenny Wahid yang bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh adalah seorang aktivis Islam dan politisi Indonesia. Yenny Wahid adalah anak kedua dari Abdurrahman Wahid. Ia menempuh studi administrasi publik di Universitas Harvard, Boston. Yenny hingga kini menggawangi lembaga Wahid Institute dan menjabat sebagai direktur. Semasa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Yenny sempat mengabdi sebagai staf khusus bidang Komunikasi Politik dan aktif sebagai Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa.

 Menteri Agama

  • MUHAMMAD ZAINUL MAJDI : Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A. merupakan lulusan Universitas Al Azhar Kairo tahun 1996. Pernah meraih Anugerah Kihajar sebagai kepala daerah berprestasi di dalam memajukan pendidikan di daerahnya melalui peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Dan juga telah menjabat Gubernur NTB selama dua periode (2008-2018).
  • NASARUDDIN UMAR : Prof. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Ph.D. merupakan alumni terbaik (S3) di UIN Syarif Hidayatullah tahun 1993-1998. Ia adalah Imam Besar Masjid Istiqlal. Pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Agama (2011-2014) dan saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI (2015-2020).
  • SAID AQIL SIRADJ : Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. merupakan Lulusan Universitas King Abdul Aziz tahun 1982. Pernah menjabat sebagai Rais Syuriah PBNU (1999-2004) dan saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.
  • YAHYA CHOLIL STAQUF : Yahya Cholil Staquf merupakan tenaga ahli ahli perumus kebijakan pada “Dewan Eksekutif Agama Agama di Amerika Serikat – Indonesia” tahun 2015. Saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan juga Sekjen PBNU.

 Menteri Pariwisata

  • DEDDY MIZWAR : Deddy Mizwar, S.Sn., S.E., M.I.Pol. adalah Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013–2018. Ia juga merupakan seorang aktor senior dan sutradara Indonesia. Ia pernah menjadi Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional periode 2006-2009. Pada Pilkada Jawa Barat 2013, dia terpilih sebagai wakil gubernur mendampingi Ahmad Heryawan. Kemudian ia maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jawa Barat 2018. Pada pencalonan ini, Deddy Mizwar berpasangan dengan Dedi Mulyadi dari Partai Golongan Karya. Pasangan ini menempati urutan ke-3 pada hasil akhir perhitungan suara dengan presentase 25.7% suara.
  • IPANG WAHID : Ipang Wahid menamatkan pendidikan S1-nya di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) sebelum melanjutkan pendidikannya ke The Art Institute of Seattle, Amerika Serikat, jurusan Music and Video Business. Saat ini, ia merupakan Ketua Kelompok Kerja Industri Kreatif KEIN. Ipang Wahid aktif di beberapa organisasi seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai Anggota Dewan Penasehat; Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sebagai anggota Dewan Pakar; Masyarakat Ekonomi Syariah sebagai Ketua bidang Ekonomi Kreatif; Ikatan Perusahaan Film Iklan Indonesia (IPFII) sebagai Ketua Dewan Penasehat dan Pondok Pesanteren Tebuireng Jombang sebagai Wakil Pengasuh. Di area kebijakan publik, Ipang terlibat sebagai pelopor dan Tim Ahli pembuatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekonomi Kreatif.
  • ISYANA BAGOES OKA : Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, adalah seorang pembawa acara berita. Ia pernah bekerja di Trans TV, TV7 (sekarang Trans7), RCTI dan MetroTV. Nama Isyana pertama kali dikenal ketika ia menjadi juara Favorit Pembaca di ajang Wajah Femina 2000. Sejak 2014, Isyana telah bergabung dan turut mendirikan Partai Solidaritas Indonesia. Ia menjadi salah satu ketua Dewan Pimpinan Pusat PSI bidang internal dan luar negeri.
  • POPO DANES : Nama lengkapnya Nyoman Popo Priyatna Danes, lmerupakan lulusan Universitas Udayana. Ia adalah seorang arsitek. Popo Danes terkenal akan gaya arsitektur bernafaskan alam dan budaya. Atmosfer tropis menjadi komponen magis yang selalu melengkapi arsitekturnya. Karya-karyanya tak hanya tersebar di daerah Jimbaran, Ubud, Karangasem, tapi hingga menjangkau Dubai, India, Thailand, Hawaii dan lain-lain. Tak hanya sibuk menciptakan desain-desain arsitektur mutakhir, pria beristrikan Ni Wayan Melati Blanca ini juga dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Ketua Komite Bali Tourism Development Centre (BTDC) Nusa Dua.

 Menteri Komunikasi dan Informatika

  • NAJWA SHIHAB : Najwa Shihab, S.H. merupakan alumni Hukum UI tahun 2000. Ia merupakan Duta Baca Indonesia. Dikenal masyarakat sebagai pembawa acara berita di Metro TV. Kini, ia menjadi pembawa acara di Mata Najwa Trans 7.
  • NEZAR PATRIA : Nezar Patria adalah lulusan Filsafat UGM tahun 1997. Pernah aktif di Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID). Pernah menjabat sebagai Ketua AJI (2008-2011). Saat ini aktif sebagai Pemimpin Redaksi The Jakarta Post.
  • ONNO W. PURBO : Onno W. Purbo Ph.D. merupakan Lulusan terbaik Teknik Elektro ITB tahun 1981. Ia adalah penerima Ganesha Innovation Championship Awards tahun 2014. Dikenal sebagai pakar teknologi informasi.
  • WISHNUTAMA KUSUBANDIO : Wishnutama Kusubandio merupakan Lulusan Emerson College, Boston, AS. Pernah menjabat sebagai Dirut Trans TV dan Trans 7. Saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama NET TV. Pernah masuk dalam 500 The Most Influential CEO in the World tahun 2015.

 Menteri Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah

  • BETTI ALISJAHBANA : Betti Alisjahbana adalah perempuan pertama se-Asia Pasifik yang menduduki jabatan Presiden Direktur IBM pada tahun 2000. Sejak tahun 1998-1999 Betti dipilih menjadi manajer umum, e-bisnis dan lintas industri solusi untuk IBM ASEAN dan ASIA Selatan berlanjut pada tahun 2000-2008 sebagai CEO IBM Indonesia. Sejak 2014, ia menjadi ketua Majelis Wali Amanat ITB, komisaris Bhinneka.com (2015 –), anggota dan Juru Bicara Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK 2015, komisaris Indipenden PT Garuda Indonesia Tbk (2012-2014), anggota Komite Inovasi Nasional (2010-2014) dan Wakil Ketua Dewan Riset Nasional (2009-2015). Nama Betti Alisjabana yang dipilih Presiden Joko Widodo sebagai anggota panitia seleksi calon pimpinan KPK karena selama ini dikenal sebagai ahli IT dan manajemen.
  • FERRY UNARDI : Ferry Unardi merupakan seorang pengusaha Indonesia yang juga merupakan pendiri situs web Traveloka. Ferry cukup berani memulai debutnya di industri e-ticketing pada usia 23 tahun atau pada 2012 silam. Traveloka merupakan salah satu perusahaan rintisan (Startup) yang paling berkembang pesat di Indonesia. Ferry mengenyam pendidikan tingginya di Jurusan Science and Engineering di Purdue University (2008). Setelah lulus, ia bekerja di perusahaan milik Microsoft. Tak lama kemudian ia melanjutkan pendidikannya di program master di Harvard University. Namun, ia tidak menyelesaikan kuliahnya dan memilih untuk mengembangkan Traveloka. Kini Traveloka memiliki nilai valuasi mencapai sekitar 28 triliun rupiah.
  • NADIEM A. MAKARIM : Nadiem Anwar Makarim adalah pendiri Go-Jek, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring. Nadiem menamatkan pendidikan tingginya di jurusan International Relations di Brown University (2006), tiga tahun kemudian ia mengambil pasca-sarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Business School. Pada tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company. Setelah memperoleh gelar MBA, ia terjun sebagai pengusaha dengan mendirikan Zalora Indonesia. Di perusahaan tersebut ia juga menjabat sebagai Managing Editor. Setelah keluar dari Zalora, ia kemudian menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) Kartuku, sebelum akhirnya fokus mengembangkan Go-Jek yang telah ia rintis sejak tahun 2011. Saat ini Go-Jek merupakan salah satu perusahaan rintisan terbesar di Indonesia.
  • WILLIAM TANUWIJAYA : William Tanuwijaya merupakan pendiri Tokopedia, platform jual beli online di Indonesia. Tokopedia saat ini menjadi salah satu perusahan perintis (startup) berstatus unicorn dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar. Keberhasilan Tokopedia mengantarkan William sebagai salah satu pengusaha muda sukses tanah air. Setidaknya selama 9 tahun terakhir, William memperoleh berbagai penghargaan salah satunya adalah Young Global Leaders pada tahun 2016, sebagai salah seorang pemimpin muda yang berpengaruh di dunia.

 Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

  • ALISSA WAHID : Alissa Wahid dikenal sebagai Psikolog Keluarga. Ia adalah Koordinator Jaringan Gusdurian. Pernah meraih Woman Award tahun 2016 dari Indonesia Marketing Week. Selain di Gusdurian, ia juga menjadi Direktur PAUD Fastrack Funschool Jogjakarta.
  • IDA FAUZIYAH : Dra. Hj. Ida Fauziyah merupakan Lulusan IAIN Sunan Ampel 1993. Pernah menjabat sebagai anggota DPR RI (1999-2014). Ia menjadi anggota Komisi VIII yang menangani Departemen Agama, Departemen Sosial, dan Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak.
  • MEUTYA VIADA HAFID : Meutya Viada Hafid adalah lulusan Manufacturing Engineering UNSW Sydney, Australia. Menjadi reporter di Metro TV tahun 2005. Kemudian menjadi anggota DPR RI (2010-2014)- (2014-2019) dan saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI.
  • NURUL QOMARIL ARIFIN : Nurul Qomaril Arifin, M.Si. adalah Lulusan pascasarjana ilmu politik UI. Dikenal sebagai aktris senior Indonesia. Saat ini menjabat sebagai Wasekjen DPP Golkar. Pernah meraih Young Global Leaders dari World Forum-Swiss tahun 2005.

 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

  • EMIL ELESTIANTO DARDAK : Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. adalah Wakil Gubernur Jawa Timur yang menjabat sejak 13 Februari 2019. Emil pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek pada 2016-2019. Emil memenangkan Pemilihan Bupati Trenggalek dengan perolehan suara sebanyak 292.248 suara atau sekitar 76,28%. Pada tahun 2018, Emil Dardak resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur berpasangan dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa setelah memenangi Pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2018 Saat berusia 17 tahun, Emil Dardak memperoleh gelar diploma dari Melbourne Institute of Business and Technology. Emil kemudian meneruskan pendidikan S1 di Universitas New South Wales, Australia. Sedangkan gelar S2 dan S3 didapatkan dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang. Ia menjadi peraih gelar Doktor Ekonomi Pembangunan termuda di Jepang dari Ritsumeikan Asia Pacific University pada usia 22 tahun.
  • FAIDA : Hj. Faida, MMR, adalah bupati Jember periode 2016-2021. Faida mengawali pendidikannya di MI Nurul Huda Krikilan, Glenmore, Banyuwangi lalu pindah ke sebuah SD Negeri di Kalibaru. Lulus SD pada tahun 1981, ia melanjutkan pendidikan ke SMP Kalibaru dan SMA Negeri 1 Jember (lulus 1987). Ia juga sempat mondok di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo pada tahun 1984. Ia lalu masuk Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan lulus pada 1994. Kemudian ia masuk ke Pascasarjana UGM dan memperoleh gelar Magister Manajemen Rumahsakit (MMR) pada tahun 1998. Faida dinobatkan dalam 100 Indonesia Most Powerful Business Women versi Majalah SWA 2011, The Best Innovative and Creative Women Indonesia Creativity Award 2012, The Best Professional by Loyalty Performance of the Year 2012, dan Kepedulian Dalam Rangka Mengangkat Derajat Kaum Wanita di Bidang Sosial dan Kesehatan Melalui Operasi dan Penanganan Kesehatan melalui Operasi dan Penanganan Kesehatan Bagi Kaum Dhuafa 2014 dan Penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden RI tahun 2014.
  • JOHAN BUDI SAPTO PRIBOWO : Johan Budi Sapto Pribowo atau lebih dikenal dengan nama Johan Budi adalah Staf Khusus Presiden Joko Widodo bidang Komunikasi. Johan Budi mengenyam pendidikan di SMPN 2 Mojokerto (1981), SMAN 1 Sooko Mojokerto (1984) dan meraih gelar strata-1 di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (1992). Tahun 2015 ia menjadi Pelaksana tugas (Plt.) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2015. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Deputi Pencegahan KPK, Juru Bicara KPK dan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK. Ia bekerja di KPK sejak lembaga KPK dibentuk, sebelumnya ia adalah seorang wartawan.
  • NI PUTU EKA WIRYASTUTI : Ni Putu Eka Wiryastuti, adalah bupati Tabanan periode 2010-2015, dan terpilih kembali untuk periode 2015-2020. Ia termasuk bupati perempuan pertama di Bali. Eka banyak membuat program yang populer di kalangan warganya. Diantaranya program yang tengah gencar dilakukan yakni bedah rumah, bantuan kepada koperasi dengan dana bergulir. Di bidang pendidikan pihaknya getol meningkatkan layanan mutu pendidikan salah satunya dengan memberikan sekolah gratis untuk badan penyuluh. Begitu juga di bidang kesehatan dengan gebyar pemeriksaan kesehatan dalam upaya memberantas kanker rahim yang diyakini penyakit kaum hawa yang mematikan.  Dibidang pertanian dia mencoba meringankan pajak dan subsidi akan pupuk ataupun bibit kepada petani.

 Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas

  •  BAMBANG BRODJONEGORO : Prof. Bambang Brodjonegoro S.E., M.U.P., Ph.D. meraih Ph.D bidang studi Ilmu Regional dan Ekonomi Pembangunan tahun 1997. Pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan   (2014-2016) dan saat ini menjadi Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional. Ahli Ekonomi Pembangunan.
  • BAYU KRISNAMURTHI : Dr. Bayu Khrisnamurti, M.Si. meraih gelar Doktor di bidang Ekonomi Pertanian IPB tahun 1998. Sempat menjabat Wamendag di Kabinet Indonesia Bersatu II. Kini menjabat sebagai Dirut Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit.
  • THOMAS TRIKASIH LEMBONG : Thomas Trikasih Lembong A.B. meraih gelar A.B di bidang Arsitektur dan Tata Kota dari Universitas Harvard pada tahun 1994. Pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan (2015-2016). Saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Pernah meraih penghargaan Young Global Leader oleh World Economic Forum di Davos tahun 2008.
  • TJAHJO KUMOLO : Tjahjo Kumolo, SH. Adalah Lulusan Hukum Undip 1985. Pernah menjabat sebagai Sekjen DPP PDI Perjuangan (2010-2015). Saat ini menjabat sebagai Mendagri sejak 2014.

 Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional

  • ARSUL SANI : Arsul Sani adalah seorang politikus dan pengacara. Lulusan Fakultas Hukum di Universitas Indonesia ini saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014–2019 . Arsul bertugas di Komisi III yang membidangi hukum, hak asasi manusia (HAM) dan keamanan serta ia juga menjadi anggota Badan Legislasi DPR. Selain itu, Arsul adalah Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
  • HASTO KRISTIYANTO : Ir. Hasto Kristiyanto, MM, adalah Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Hasto Kristiyanto mengenyam pendidikan di SMA Kolese de Britto Yogyakarta, melanjutkan studinya di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, lulus tahun 1991 dengan gelar Insinyur. Ia pernah pula menjadi anggota DPR RI pada periode 2004-2009 dari fraksi PDIP. Saat itu, dia duduk di Komisi VI yang menangani permasalahan perdagangan, perindustrian, investasi dan koperasi. Menjelang pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden ke-7 Republik Indonesia, hasto menjabat Wakil Sekretaris Jenderal PDIP merangkap sebagai salah satu deputi Tim Transisi.
  • NOER FAUZI RACHMAN : Noer Fauzi Rahman, PhD., adalah aktivis dan ahli agraria. Ia menyelesaikan pendidikan tinngi di Universitas Padjadjaran Bandung jurusan Psikologi (1990), gelar doktoral didapatkan di University of California, Berkeley, USA, tahun 2011. Noer Fauzi banyak menulis buku tentang agraria. Pada tahun 1991, ia membentuk LPPP (Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Pedesaan), dan menjabat kepala divisi pendidikan. Bersama dengan ratusan aktivis lannya, Noer Fauzi mendirikan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) di tahun 1994. Tahun 2002, memprakarsai berdirinya Lingkar Pembaruan Pedesaan dan Agraria (KARSA), yang memfasilitasi orang-orang yang belajar bagaimana merintis pembaruan pedesaan dan pembaruan agraria. Ia aktif di Sajogyo Institute (SAINS) Bogor, pengajar tamu di Fakultas Ekologi Manusia, dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
  • TRI RISMAHARINI : Dr.(H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T, adalah Wali Kota Surabaya dua periode, yakni 2010-2015 dan 2016-2020. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di jurusan Arsitektur ITS (1987), meraih master di bidang Manajemen Pembangunan Kota di ITS (2002). Pada 4 Maret 2015, ia mendapatkan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari ITS. Gelar kehormatan tersebut diberikan dalam bidang Manajemen Pembangunan Kota di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Risma adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya sepanjang sejarah. Risma juga tercatat sebagai wanita pertama yang dipilih langsung menjadi wali kota melalui pemilihan kepala daerah sepanjang sejarah demokrasi Indonesia di era reformasi dan merupakan kepala daerah perempuan pertama di Indonesia yang berulang kali masuk dalam daftar pemimpin terbaik dunia.

 Menteri Badan Usaha Milik Negara

  • BUDI GUNADI SADIKIN : Budi Gunadi Sadikin Bsc. adalah lulusan Fisika Nuklir ITB. Pernah menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri (2013-2016) dan juga staf khusus Rini Soemarno. Saat ini menjadi Dirut Inalum.
  • REVRISOND BASWIR : Dr. Revrisond Baswir Ph.D. adalah lulusan FE UGM tahun 1983. Saat ini menjabat sebagai Komisaris Independen PT BNI. Selain itu juga aktif mengajar di FE UGM dan peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM.
  • RHENALD KASALI : Prof. Dr. Rhenald Kasali Ph.D. adalah Guru Besar bidang Ilmu Manajemen FE UI. Pernah menjadi Tim Pansel KPK dan Komisaris Utama Angkasa Pura II. Kini aktif mengajar di FE UI.
  • RINI MARIANI SOEMARNO : Rini Mariani Soemarno meraih gelar sarjana ekonomi di Wellesley College, AS tahun 1981. Pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan (2001-2004) dan saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN sejak 2014.

Menteri Pemuda dan Olahraga

  • HINCA PANJAITAN : Hinca Panjaitan, adalah Sekretaris Jenderal Partai Demokrat sejak Mei 2015. Hinca meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas HKBP Nommensen, gelar Magister Hukum (MH) di Universitas Padjajaran. Keahlian ilmu perundang-undangan (legal drafting) diperoleh dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1995 sementara keahlian cyber crime bersertifikat ACCS (accredited cyber crime studies) ia dapatkan pada tahun 2005 dari STIMIK Perbanas, Jakarta. Selain aktif di partai politik, Hinca juga dikenal sebagai pengurus PSSI. Tercatat bahwa ia sempat menjadi Ketua Komisi Disiplin PSSI. Pada Kongres Luar Biasa PSSI tanggal 18 April 2015 di Surabaya, Hinca terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI bersama Erwin Dwi Budiawan.
  • RIZAL MALLARANGENG : Rizal Mallarangeng adalah seorang politikus, pengamat politik, dan penulis. Rizal menyelesaikan ilmu politik di Universitas Gadjah Mada, lalu menempuh pendidikan S2 dan S3 dalam bidang ilmu politik di Ohio State University. Ia pernah berkiprah sebagai staf khusus Aburizal Bakrie yang menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada tahun 2004 dan kemudian Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat pada tahun 2005. Ia bergabung dengan Partai Golkar dan diangkat sebagai Ketua Bidang Pemikiran dan Kajian Kebijakan pada masa kepemimpinan Aburizal Bakrie. Kemudian, ia menjabat sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta dan Koordinator Bidang Penggalangan Khusus Partai Golkar pada masa kepemimpinan Airlangga Hartarto.
  • SAIFULLAH YUSUF : Drs. H. Saifullah Yusuf adalah Wakil Gubernur Jawa Timur (2009-2019). Selain itu, ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia untuk periode 2004-2007. Lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Nasional Jakarta tahun 1985 ini mengawali kariernya sebagai Ketua Umum GP Ansor untuk periode 2000-2005 dan 205-2010. Selanjutnya, dia terpilih menjadi salah satu Ketua PBNU di bawah kepemimpinan KH. Said Aqil Siraj.
  • TRIAWAN MUNAF : Triawan Munaf saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang merupakan lembaga negara baru setingkat kementerian yang dulunya merupakan bagian dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Triawan juga tercatat sudah berpengalaman di bidang industri kreatif seperti bidang musik dan perikalnan.

 Pejabat Setingkat Menteri

 Jaksa Agung

  • ARTIDJO ALKOTSAR : Dr. Artdijo Alkotsar, S.H., LL.M. merupakan Hakim Agung Indoneia. Lulusan hukum UII, Northwestern Pritzker School of Law, dan Universitas Diponegoro ini juga tercatat pernah menjabat sebagai direktur LBH Yogya dan hakim MA.
  • LOEKE LARASATI AGUSTINA : Loeke Larasati Agustina, S.H. MM merupakan seorang Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara pada tahun 2017. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan Bandung 1984 ini pernah ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat pada tahun 2017. Sebelum itu, Leoke ditunjuk ebagai Wakajati Riau untuk periode 2012-2014, Kajati DI Yogyakarta pada tahun 2014 dan Kepala Pemulihan Aset Kejaksaan Agung pada tahun 2015.
  • MOHAMMAD MAHFUD MD : Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., merupakan mantan Menteri Kehakiman dan HAM periode tahun 2001. Selain itu, guru besar hukum tata negara UII Yogyakarta ini juga pernah ditunjuk sebagia ketua MK untuk periode 2008-2013.
  • REFLY HARUN : Dr. Refly Harun, S.H., M.H., LL.M. merupakan ahli hukum tata negara dan pegamat politik. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1995 ini juga pernah ditunjuk sebagai Ketua Tim Anti-Mafia MK

Sekretaris Kabinet

  • GEDE PASEK SUARDIKA : I Wayan Gede Pasek Suardika yang merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya dan Magister Hukum Universitas Udayana ini adalah anggota DPD-RI Komisi II untuk periode 2014-2019. Namun, pada pertengahan September 2013, Pasek dicopot dari jabatannya sebagai Ketau Komisi III DPR karena dirinya turut serta dalam organiasi masyarakat Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang dibentuk oleh Anas Urbaningrum. Karir Pasek sendiri dimulai di bidang Jurnalistik yang kemudian dilanjutkan dengan menjadi seorang advokat. Karirnya di dunia hukum begitu cemerlang dan membuat namanya banyak diperbincangkan. Pasek juga aktif menulis beberapa buku yang bergenre hukum, politik, dan seni.
  • IRMA SURYANI CHANIAGO : Irma Suryani Chaniago merupakan seorang politisi Partai NasDem yang juga dikenal sebagai seorang aktivis perjuangan kaum buruh. Lulusan Sekolat Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia, Jakarta, ini terpilih menjadi anggota DPR-RI untuk periode 2014-2019 dan ditempatkan di Komisi IX yang mengurusi bidang Tenaga Kerja & Transmigrasi, Kependudukan, dan Kesehatan. Di partai NasDem sendiri, Irma diprcaya memegang beberapa jabatan seperti jabatan Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan, & Anak DPP Partai NasDem, Ketua Umum DPP Garda Wanita Malahayati atau Garnita Malahayati, dan Ketua Umum DPP Gerakan Massa Buruh (Gemuruh) NasDem.
  • SAKTI WAHYU TRENGGONO : Sakti Wahyu Trenggono adalah Presiden Direktur Indonesia Tower yang juga dikenal sebaga raja tower BTS Nusantara. Sakti memiliki perusahaan yang dikenal sebagai penyedia infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan kepemilikan lebih dari 14.000 menara yakni PT Teknologi Riset Global (TRG). Lulusan Institu Teknologi Bandung dan Universitas Binus ini memiliki bisnis lainnya dalam bidang e-commerce, telekomunikasi, properti, teknlogi, dan media.
  • USMAN KANSONG : Usman Kansong adalah direktur komunikasi politik Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin. Usman merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FIISP) Universitas Sumatera Utara (USU) pada tahun 1994. Namanya sangat dikenal di dunia jurnalistik Indonesia, terutama saat membahas Editorial Media Indonesia, sebuah program pagi di Metro TV. Pada tahun 1995, Usman menjadi reporter Harian Republika dan selanjutnya terpilih sebagai “Wartawan Terbaik” Polda Metro Jaya pada tahun 1996. Pada Maret 2006, dia diangkat sebagai Kepala Departemen Current Affairs di Metro TV.
Share.

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: