Headline Skor

Garuda Tunjukkan Perkembangan Pesat, Lebih Menjanjikan dari Arab Saudi dan Irak

Striker timnas Indonesia Ole Romeny mengikuti latihan perdana tim di Jeddah, Arab Saudi, Jumat (3/10/2025).

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Patrick Kluivert berpeluang menjadi pelatih Belanda kelima yang membawa tim Asia menembus putaran final Piala Dunia FIFA, menyusul jejak Guus Hiddink, Dick Advocaat, Pim Verbeek, dan Bert van Marwijk di Korea Selatan dan Australia.

Namun yang lebih penting bagi Indonesia adalah bagaimana Kluivert memanfaatkan momentum langka ini: kesempatan pertama sejak kemerdekaan 17 Agustus 1945 untuk menembus putaran final Piala Dunia.

Romantisme dan semangat nasionalisme bercampur saat Indonesia melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, meski harus menghadapi dua tim yang sudah sering merasakan panggung dunia: Arab Saudi dan Irak. Irak pernah tampil di Piala Dunia 1986, sedangkan Saudi sudah delapan kali tampil di delapan edisi terakhir.

Tugas Garuda tidak mudah. Selain menghadapi tuan rumah di Jeddah, Indonesia juga akan bertemu Irak pada pekan berikutnya. Akan tetapi dari segi perkembangan performa, grafik Indonesia jauh lebih menjanjikan dibanding kedua tim tersebut.

Grafik Performa Lebih Meningkat

Meski Irak sempat mengalahkan Indonesia dua kali di babak kedua kualifikasi, catatan performa tim Garuda kini terlihat lebih stabil dan mengesankan. Dalam 11 pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia mencatat 4 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Irak mencatat sedikit lebih baik, dengan 5 kemenangan, 3 imbang, dan 3 kalah.

Namun jika melihat posisi awal peringkat FIFA, hasil itu menunjukkan kemajuan signifikan bagi Indonesia. Dalam setahun terakhir, peringkat tim nasional naik dari 134 ke 119, sedangkan Irak justru turun dari 55 menjadi 58. Arab Saudi stagnan di peringkat 58-59, meski memiliki pengalaman lebih banyak di Piala Dunia.

Di babak ketiga, Indonesia harus menghadapi tim-tim unggulan Asia seperti Jepang dan Australia, sementara Irak hanya bertemu satu tim peringkat atas, Korea Selatan. Bahkan, Garuda mampu mengalahkan tim-tim yang secara peringkat lebih tinggi, termasuk Saudi.

Dalam lima laga terakhir, Indonesia juga menunjukkan catatan lebih meyakinkan: 4 kemenangan dan 1 kekalahan. Bandingkan dengan Irak yang hanya menang sekali, seri sekali, dan kalah tiga kali, termasuk kalah dari Saudi di Piala Teluk.

Selain itu, Indonesia menggelar dua laga persahabatan melawan Taiwan dan Lebanon untuk menjaga ritme, sedangkan Irak tidak melakukan pertandingan pemanasan setelah babak ketiga berakhir.

Materi Pemain yang Berkualitas

Faktor lain yang menguntungkan Indonesia adalah kualitas materi pemain. Saat ini, ada sepuluh pemain Indonesia yang berlaga di tujuh dari sebelas liga top dunia, termasuk Serie A Italia, Bundesliga Jerman, Ligue 1 Prancis, Pro League Belgia, Liga Championship Inggris, MLS Amerika Serikat, dan Eredivisie Belanda.

Contohnya, Jay Idzes bermain untuk Sassuolo di Serie A, Calvin Verdonk di Lille Ligue 1, Justin Hubner di Fortuna Sittard, dan Dean James di Go Ahead Eagles. Selain itu, pemain lokal dari Liga 1 Indonesia dan Liga Thailand juga ikut memperkuat soliditas tim, termasuk empat pemain Persib Bandung.

Dengan pengalaman dari liga kompetitif ini, Garuda memiliki modal untuk tampil maksimal di Jeddah dan menantang Saudi maupun Irak. Meskipun liga lokal Saudi dikenal kuat, mayoritas pemainnya berlaga di dalam negeri, berbeda dengan pengalaman internasional pemain Indonesia.

Waspada Tapi Optimis

Indonesia tetap harus berhati-hati menghadapi pemain kunci Arab Saudi, seperti Marwan Al Sahafi (Royal Antwerp) dan Saud Abdulhamid (pencetak gol di Liga Europa bersama AS Roma), serta pemain Irak seperti Aymen Hussein dan Zidane Iqbal.

Kunci bagi Garuda adalah menjaga mentalitas, terutama menghadapi tekanan tuan rumah dan laga emosional. Jika bisa unggul lebih dulu, momentum bisa berada di tangan Indonesia.

Dengan kombinasi grafik performa yang menanjak, materi pemain mumpuni, dan strategi yang tepat, tiket putaran final Piala Dunia 2026 bukanlah hal mustahil bagi Garuda.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Campuz Skor

Megawati Siap Beraksi di Liga Turki, Debut yang Dinantikan

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Kabar bahagia datang dari atlet voli putri asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, yang akrab dijuluki ‘Megatron’. Ia
Campuz Skor

Tanpa Messi, Inter Miami Berhasil Singkirkan Tigres!

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Inter Miami berhasil memegang tiket semifinal Leagues Cup usai menundukkan UANL dengan skor 2-1 di Chase Stadium.