Dunia

MTV Tersingkir di Era Digital, Saluran Musiknya Ditutup Permanen

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Setelah lebih dari empat dekade menjadi pionir video musik dunia, MTV akan menghentikan siaran musik internasionalnya pada akhir 2025. Keputusan ini dianggap oleh banyak penggemar dan mantan VJ sebagai “akhir dari sebuah era.”

Perusahaan induk MTV, Paramount Global, mengumumkan bahwa lima saluran musik ikonik akan dimatikan permanen pada 31 Desember 2025. Saluran-saluran itu adalah MTV Music, MTV 80s, MTV 90s, Club MTV, dan MTV Live.

Proses penutupan akan dimulai dari Inggris dan Irlandia, kemudian menyebar ke Eropa serta beberapa wilayah lain termasuk Australia dan Brasil.

Sementara itu, saluran utama MTV, seperti MTV HD tetap akan mengudara. Namun isi programnya kini fokus pada acara realitas dan hiburan, bukan lagi video musik.

Mengapa MTV Tutup Siaran Musiknya?

Terdapat beberapa alasan di balik keputusan ini, salah satu alasan utamanya adalah perubahan kebiasaan penonton. Di era sekarang, banyak orang mendengarkan dan menonton musik lewat platform daring seperti YouTube dan TikTok, bukan lagi dari televisi. Hal ini membuat model televisi musik konvensional kehilangan relevansinya.

Selain itu, alasan transformasi perusahaan. Setelah merger antara Paramount Global dan Skydance Media, pihak perusahaan mengambil langkah efisiensi, termasuk pemangkasan saluran musik ini.

Juga alasan perubahan konten lama. Saluran musik MTV sejak lama memang sudah bergeser ke tayangan hiburan/reality show, terutama sejak awal 2010-an. Keputusan ini bisa dilihat sebagai kelanjutan dari pergeseran tersebut.

Menurut profesor studi layar di Manchester Metropolitan University, Kirsty Fairclough, generasi sekarang menuntut pengalaman musik yang lebih instan dan interaktif, hal tersebut sulit disediakan televisi musik gaya lama.

MTV bukan sekadar saluran musik. Di masa jayanya, ia menjadi ikon budaya pop, mengubah cara orang menikmati musik, fesyen, dan gaya hidup. MTV membawa video musik ke layar, menjadikan musik lebih visual dan lebih hidup.

Bagi banyak penggemar lama, keputusan ini terasa seperti kehilangan masa kecil. Sebagai salah satu mantan wajah MTV Eropa di era kejayaannya, Simone Angel mengaku merasa sangat sedih dan “sedikit tidak percaya” mendengar kabar penutupan saluran musik MTV.

Sutradara dan produser program musik MTV Eropa pada 1990-an, James Hyman, menambahkan, “It was so exciting, because that’s mainly all people had.” Di masa sebelum internet masif, MTV adalah jendela utama bagi musik dan visual, sebuah ruang bersama jutaan pemirsa.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Dunia

Menteri pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat kembali bertemu

Jakarta teritorial.com – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, kembali bertemu dengan koleganya, Menteri Pertahanan Amerikat Serikat, James Mattis, di akhir acara
Dunia

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal yang Targetkan Bandara

Jakarta territorial.com- Pasukan pertahanan Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan rudal yang diluncurkan dari wilayah konflik di Yaman, Sabtu (4/11/2017) malam