TERITORIAL.COM, JAKARTA — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Palembang secara resmi menghentikan operasional layanan kapal penumpang di Pelabuhan Boom Baru.
Langkah strategis ini mencakup penghentian rute populer Palembang–Bangka yang biasanya melayani keberangkatan tiga kali dalam seminggu.
Keamanan dan Pemeliharaan Armada
Pihak manajemen mengambil keputusan ini berdasarkan dua pertimbangan utama. Pertama, perusahaan sedang melakukan pemeliharaan menyeluruh terhadap armada kapal sejak September 2025 guna memastikan performa mesin tetap prima.
Selain itu, cuaca buruk yang melanda perairan dalam beberapa bulan terakhir menjadi faktor krusial.
Manager Komersial Pelindo Regional 2 Palembang, Darmawi, menegaskan bahwa perusahaan memprioritaskan keselamatan jiwa penumpang di atas segalanya, terutama saat menghadapi risiko gelombang tinggi dan iklim yang tidak menentu.
Dampak pada Periode Libur Nataru
Oleh karena itu, layanan kapal penumpang dipastikan tidak beroperasi selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Meskipun permintaan transportasi biasanya melonjak di akhir tahun, Pelindo tetap memilih untuk menyiagakan armada hingga kondisi benar-benar aman.
Sebagai informasi tambahan, data internal menunjukkan bahwa Pelabuhan Boom Baru telah melayani 19.791 penumpang sepanjang Januari hingga Agustus 2025.
Angka tersebut membuktikan besarnya ketergantungan masyarakat pada jalur laut ini sebelum penghentian sementara diberlakukan.
Rencana Pengoperasian Kembali
Meskipun demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena kebijakan ini hanya bersifat temporer. Darmawi memastikan bahwa Pelindo akan membuka kembali layanan secara normal pada awal Januari 2026.
Setelah seluruh proses perawatan rampung dan cuaca membaik, kapal akan kembali mengangkut penumpang dengan standar keamanan yang lebih optimal.

