Dunia Headline

Kanada Tegaskan Dukungan, Kirim Bantuan $2,5 M ke Ukraina

Asap terlihat mengepul di kawasan kota usai serangan drone dan rudal Rusia yang menghantam Kyiv, Ukraina, di tengah agresi Rusia terhadap negara tersebut, 27 Desember 2025. (Sumber: REUTERS/Vladyslav Sodel)

TERITORIAL.COM, JAKARTA — Di tengah eskalasi konflik yang terus memanas di Eropa Timur, Pemerintah Kanada kembali menegaskan posisinya sebagai sekutu utama Ukraina. 

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengumumkan paket bantuan ekonomi baru senilai $2,5 miliar CAD (setara Rp28,7 triliun) untuk membantu stabilitas finansial dan rekonstruksi Ukraina sehabis perang.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh PM Carney saat bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Halifax pada hari Jumat (27/12). 

Pertemuan singkat ini terjadi saat Zelenskyy sedang dalam perjalanan menuju Amerika Serikat untuk melakukan pembicaraan tingkat tinggi dengan Presiden Donald Trump.

Fokus pada Stabilitas dan Energi

Bantuan ekonomi senilai miliaran dolar ini dirancang bukan hanya sebagai dana segar, melainkan sebagai instrumen strategis untuk “membuka pintu” pendanaan internasional yang lebih besar. 

PM Carney menjelaskan bahwa kontribusi Kanada akan mempermudah Ukraina mendapatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan global seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (EBRD).

Salah satu poin utama dalam paket bantuan ini adalah jaminan pinjaman sebesar $322 juta yang dialokasikan khusus untuk memperkuat jaringan listrik Ukraina. 

Infrastruktur energi negara tersebut diketahui menjadi target utama serangan udara Rusia yang sistematis, terutama selama musim dingin yang ekstrem.

Respons Tegas pada Agresi Rusia

Pertemuan di Halifax berlangsung hanya beberapa jam setelah Kyiv dan kota-kota lain di Ukraina dihujani serangan drone dan rudal besar-besaran oleh pasukan Rusia. 

“Serangan semalam terhadap warga sipil adalah tindakan barbarisme murni. Ini menunjukkan mengapa dukungan internasional tidak boleh surut,” tegas Carney.

Senada dengan Carney, Presiden Zelenskyy menyampaikan apresiasinya atas bantuan “tepat waktu” dari Kanada. 

Ia menyebut rentetan serangan terbaru tersebut sebagai “jawaban” Presiden Vladimir Putin terhadap segala upaya perdamaian yang sedang diusahakan secara global. Zelenskyy menggambarkan pemimpin Rusia tersebut sebagai sosok yang “hanya menginginkan perang.”

Pesan Diplomatik untuk Dunia

Langkah Kanada ini juga dilihat sebagai sinyal diplomatik yang kuat menjelang pertemuan Zelenskyy dengan kepemimpinan Amerika Serikat di Washington. 

Dengan mengumumkan bantuan dalam jumlah besar, Kanada berusaha memimpin negara-negara G7 lainnya untuk tetap berkomitmen pada bantuan jangka panjang bagi Ukraina, di tengah dinamika politik global yang penuh ketidakpastian.

Sejak invasi besar-besaran dimulai pada tahun 2022, Kanada tercatat telah memberikan komitmen bantuan total mencapai hampir $22 miliar. 

Meskipun paket terbaru ini difokuskan pada pemulihan ekonomi, PM Carney memastikan bahwa dukungan militer akan terus berjalan secara paralel untuk memastikan Ukraina mampu mempertahankan kedaulatannya.

Kunjungan singkat Zelenskyy ke Kanada ini kembali mempererat hubungan kedua negara, sekaligus menjadi batu pijakan penting sebelum ia melakukan negosiasi yang menentukan dengan pihak Gedung Putih terkait masa depan bantuan militer dari Amerika Serikat.

kaylalayalia

About Author

You may also like

Dunia

Menteri pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat kembali bertemu

Jakarta teritorial.com – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, kembali bertemu dengan koleganya, Menteri Pertahanan Amerikat Serikat, James Mattis, di akhir acara
Dunia

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal yang Targetkan Bandara

Jakarta territorial.com- Pasukan pertahanan Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan rudal yang diluncurkan dari wilayah konflik di Yaman, Sabtu (4/11/2017) malam