Dunia Headline

HMS Anson Tiba di Australia Perkuat AUKUS

Kapal selam nuklir Inggris HMS Anson dalam rangka latihan dan penguatan kerja sama AUKUS. (Doc. Sindo)

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Kapal selam serang bertenaga nuklir milik Angkatan Laut Inggris, HMS Anson, tiba di Australia Barat untuk kunjungan operasional selama sekitar satu bulan. Kedatangannya disambut sebagai simbol kuat komitmen London terhadap aliansi pertahanan trilateral AUKUS. Media nasional Australia melaporkan bahwa misi ini menjadi penegasan hubungan strategis yang semakin erat antara Inggris, Australia, dan Amerika Serikat.

Kapal selam sepanjang 97 meter tersebut membawa sekitar 100 personel dan dilengkapi torpedo serta rudal serang darat. HMS Anson berlabuh di fasilitas angkatan laut dekat Perth, sebagaimana dilaporkan oleh Australian Broadcasting Corporation. Kehadirannya menjadi momen penting karena ini merupakan kapal selam nuklir Inggris pertama yang merapat di pantai barat Australia sejak peluncuran jalur implementasi penuh AUKUS di San Diego pada 2023.

Penguatan Kerja Sama Pertahanan Trilateral

Kedatangan HMS Anson dipandang sebagai langkah nyata memperdalam interoperabilitas militer ketiga negara anggota AUKUS. Perjanjian yang diumumkan pada 2021 itu dirancang untuk memperkuat stabilitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik melalui transfer teknologi canggih, termasuk kapal selam bertenaga nuklir.

Wakil Komisaris Tinggi Inggris untuk Australia, Brian Jones, menyampaikan bahwa selama berada di Australia, kapal selam tersebut akan menjalani perawatan sekaligus latihan gabungan. Ia menyebut momen ini sebagai “kesempatan yang sangat berharga” bagi Australia untuk meningkatkan kapasitas teknis dan pengalaman dalam pengoperasian kapal selam nuklir.

Senada dengan itu, Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan “langkah bersejarah dalam kesiapan negara kita untuk mengoperasikan dan memelihara kapal selam bertenaga nuklir yang dipersenjatai secara konvensional.” Selain latihan rutin, kedua negara juga diperkirakan melakukan pengujian kerja sama dalam kerangka AUKUS Pilar 2, yang mencakup pengembangan teknologi pertahanan mutakhir seperti kecerdasan buatan dan sistem bawah laut.

Australia Menuju Era Kapal Selam Nuklir

Dalam skema jangka panjang AUKUS, Australia dijadwalkan memperoleh delapan kapal selam bertenaga nuklir dari Inggris dan Amerika Serikat dalam dekade mendatang. Armada tersebut diharapkan mulai dikirim sekitar tahun 2032. Langkah ini menandai perubahan besar dalam postur pertahanan Australia, yang sebelumnya mengandalkan kapal selam diesel-listrik.

Pekan lalu, Canberra mengumumkan rencana investasi besar untuk mendukung program tersebut. Pemerintah Australia mengalokasikan sedikitnya USD21,2 miliar guna membangun fasilitas galangan kapal yang akan memproduksi dan merawat kapal selam nuklir di dalam negeri. Investasi ini diproyeksikan menjadi salah satu proyek pertahanan terbesar dalam sejarah Australia modern.

Kunjungan HMS Anson bukan sekadar agenda simbolis, melainkan bagian dari proses transisi teknis dan strategis Australia menuju kemampuan pertahanan bawah laut berbasis tenaga nuklir. Di tengah dinamika keamanan regional yang semakin kompleks, kerja sama ini memperlihatkan arah baru konfigurasi kekuatan maritim di kawasan Indo-Pasifik.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Dunia

Menteri pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat kembali bertemu

Jakarta teritorial.com – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, kembali bertemu dengan koleganya, Menteri Pertahanan Amerikat Serikat, James Mattis, di akhir acara
Dunia

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal yang Targetkan Bandara

Jakarta territorial.com- Pasukan pertahanan Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan rudal yang diluncurkan dari wilayah konflik di Yaman, Sabtu (4/11/2017) malam