TERITORIAL.COM, JAKARTA – Perusahaan manufaktur elektronik Foxconn dikabarkan telah memulai tahap awal produksi untuk ponsel lipat pertama milik Apple yang dikenal dengan sebutan iPhone Fold. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Apple semakin serius memasuki pasar perangkat foldable yang selama ini didominasi oleh brand lain.
Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh pembocor teknologi asal China, Instant Digital, yang menyebut bahwa proses yang sedang berjalan saat ini masih berada pada fase uji coba produksi. Tahapan ini merupakan proses penting sebelum perangkat benar-benar diproduksi secara massal.
Jika seluruh pengujian berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti, Apple menargetkan produksi massal iPhone Fold dapat dimulai pada bulan Juli mendatang.
Jadwal Rilis Diprediksi Tidak Bersamaan iPhone 18
Meski proses produksi mulai dipersiapkan, jadwal peluncuran iPhone Fold diperkirakan tidak akan berbarengan dengan lini iPhone terbaru yang biasanya diperkenalkan pada September. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa perangkat ini kemungkinan hadir setelah seri iPhone 18 Pro dirilis, bahkan tidak menutup kemungkinan peluncurannya mundur hingga akhir tahun.
Namun demikian, Apple diprediksi tetap akan memperkenalkan perangkat ini dalam acara tahunan mereka sebagai bagian dari strategi pemasaran, meski penjualannya dilakukan secara terpisah.
Langkah ini dianggap sebagai cara Apple untuk membangun antusiasme pasar tanpa harus terburu-buru merilis produk sebelum benar-benar siap.
Desain Tipis dengan Sejumlah Kompromi Fitur
Sebagai perangkat foldable pertama dari Apple, iPhone Fold akan hadir dengan layar berukuran sekitar 5,5 inci saat dilipat dan melebar hingga 7,8 inci ketika dibuka. Perangkat ini disebut mengusung rasio 4:3, memberikan pengalaman visual yang menyerupai tablet kecil seperti iPad.
Dari segi desain, Apple menargetkan bodi yang sangat tipis, yakni hanya sekitar 4,5 milimeter saat layar dibuka penuh. Untuk mencapai dimensi tersebut, perusahaan harus melakukan sejumlah penyesuaian pada fitur.
Salah satu perubahan yang cukup signifikan adalah absennya lensa telefoto, karena konfigurasi kamera yang digunakan hanya terdiri dari tiga lensa utama. Selain itu, fitur Face ID juga diperkirakan tidak akan tersedia akibat keterbatasan ruang untuk komponen sensor TrueDepth.
Sebagai alternatif, Apple kemungkinan akan kembali menggunakan Touch ID yang terintegrasi pada tombol samping, mirip dengan desain yang digunakan pada beberapa model iPad.
Di sisi lain, Apple juga berupaya mengatasi salah satu kelemahan utama ponsel lipat, yakni bekas lipatan pada layar. iPhone Fold disebut memiliki lipatan yang sangat minim sehingga hampir tidak terlihat saat perangkat dibuka, memberikan pengalaman visual yang lebih mulus dibandingkan kompetitor.

