Jakarta, TERITORIAL.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres menjalani hari terakhir kunjungan resminya di Indonesia pada Senin, 19 Oktober 2026. Sejumlah agenda dijadwalkan berlangsung di Sentul, Kabupaten Bogor, dan Jakarta, sebelum ia kembali ke New York, Amerika Serikat.
Pada pagi hari, Guterres dijadwalkan mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul. Dalam agenda tersebut, ia akan bertemu dengan personel Indonesia yang bertugas dalam misi penjaga perdamaian PBB.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya untuk mengapresiasi kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional melalui operasi pemeliharaan perdamaian PBB.
Setelah agenda di Sentul, Guterres dijadwalkan bertolak ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta. Pertemuan dengan Menteri Luar Negeri RI dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB.
Di Kemlu, Guterres juga akan menghadiri forum Foreign Policy Circle Talk by the Secretary-General bertajuk “Eight Decades of the United Nations: What’s Next?” yang berarti “Delapan Dekade Perserikatan Bangsa-Bangsa: Apa Selanjutnya?”.
Forum tersebut menjadi kesempatan untuk membahas perjalanan PBB selama sekitar delapan dekade serta arah dan tantangan kerja sama multilateral ke depan. Kerja sama multilateral merujuk pada upaya sejumlah negara untuk menangani persoalan bersama melalui kerja sama dan lembaga internasional.
Seluruh rangkaian kegiatan itu menjadi agenda penutup kunjungan Guterres di Indonesia. Setelah menyelesaikan pertemuan dan forum di Jakarta, ia dijadwalkan kembali ke New York pada Senin.

