TERITORIAL.COM, JAKARTA – Kabar gembira bagi siswa SMA sederajat yang bercita-cita menjadi aparatur sipil negara. Seleksi Sekolah Kedinasan tahun 2026 dipastikan akan semakin kompetitif dengan kehadiran instansi baru: Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).
Di bawah naungan Kementerian Hukum (Kemenkum), Poltekpin siap membuka pintu bagi 200 taruna baru pada tahun 2026. Keunggulan utamanya tetap sama dengan sekolah kedinasan favorit lainnya, yakni kuliah gratis, fasilitas asrama, dan jaminan langsung diangkat menjadi CPNS setelah lulus.
Poltekpin merupakan wajah baru hasil penggabungan (merger) dari dua institusi besar, yaitu Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip). Langkah ini diambil oleh Kementerian Hukum untuk menciptakan manajemen pendidikan yang lebih efisien dan terintegrasi di bidang hukum dan hak asasi manusia.
Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mengungkapkan bahwa Poltekpin tidak hanya melanjutkan jurusan lama, tetapi juga mengembangkan empat program studi hukum terapan baru yang sangat dibutuhkan oleh pemerintah saat ini:
– Pembangunan Hukum
– Perancangan Peraturan Perundang-Undangan
– Hukum Kekayaan Intelektual
– Administrasi Hukum Umum
“Pengembangan empat prodi baru ini disesuaikan dengan tantangan prioritas Kabinet Merah Putih, khususnya dalam mencetak SDM yang terampil untuk menciptakan sistem hukum yang adil dan efisien,” ujar Supratman.
Direktur Poltekpin, Odi Jarodi, menjelaskan bahwa saat ini institusi tengah dalam masa transisi, termasuk pemindahan mahasiswa dari Poltekim dan Poltekip ke dalam sistem Poltekpin. Fokus utama saat ini adalah pemenuhan tenaga pendidik (dosen) agar setiap prodi minimal diampu oleh lima dosen tetap.
“Tahun ini kami fokus pada proses transisi. Targetnya, Poltekpin akan mulai menerima mahasiswa baru secara resmi pada tahun depan (2026),” ungkap Odi melalui kanal YouTube BPSDM Kemenkum.
Seperti sekolah kedinasan lainnya, pendaftaran Poltekpin akan dikelola secara terpusat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Berikut perkiraan alurnya:
– Pendaftaran: Biasanya dibuka serentak pada bulan Mei – Juni.
– Tahapan Seleksi: Dimulai dari seleksi administrasi, diikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dan tahapan khusus (seperti kesamaptaan atau wawancara) yang diatur oleh instansi.
Bagi kamu yang ingin mengincar kursi di Poltekpin, pastikan mulai mempersiapkan diri dari sekarang, mengingat kuota yang tersedia hanya untuk 200 orang terpilih.
(*)

