Campuz Headline

UISI Buka Beasiswa Semen Indonesia 2026, Kuliah Gratis 8 Semester

TERITORIAL.COM, JAKARTA –Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) kembali membuka program Beasiswa Semen Indonesia 2026 batch 3 bagi lulusan SMA, SMK, dan MA sederajat. Program beasiswa ini memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa biaya selama masa studi.

Melalui program tersebut, penerima beasiswa akan memperoleh pembiayaan kuliah penuh selama delapan semester atau empat tahun masa perkuliahan. Tidak hanya membebaskan biaya SPP, peserta yang lolos juga mendapatkan fasilitas pembebasan biaya investasi pendidikan di UISI.

Program ini ditujukan bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dengan berbagai pilihan program studi yang tersedia di UISI.

Syarat dan Ketentuan Beasiswa Semen Indonesia 2026

Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta perlu memastikan telah memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan oleh pihak UISI.

Beasiswa ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat dari berbagai angkatan, mulai tahun 2022 hingga 2026. Peserta juga harus memiliki nilai akademik yang memenuhi standar, yaitu rata-rata nilai rapor semester 1 sampai semester 5 minimal 80.

Selain nilai akademik, UISI juga mempertimbangkan berbagai prestasi yang dimiliki calon pendaftar. Peserta dengan pencapaian di bidang akademik seperti peringkat kelas, juara Olimpiade Sains Nasional (OSN), Karya Ilmiah Remaja (KIR), maupun kompetisi ilmiah lainnya dapat mengikuti seleksi.

Tidak hanya prestasi akademik, prestasi non-akademik juga menjadi salah satu kriteria penilaian. Beberapa bidang yang diperhitungkan antara lain seni, olahraga, pramuka, paskibra, hingga tahfidz Al-Qur’an dengan minimal hafalan lima juz.

Bagi peserta yang memilih program studi tertentu, terdapat dokumen tambahan yang perlu disiapkan. Pendaftar Teknik Kimia dan Desain Komunikasi Visual (DKV) wajib melampirkan surat keterangan tidak buta warna. Khusus calon mahasiswa DKV juga diwajibkan menyertakan portofolio gambar ukuran A4 dengan tema bebas.

Cara Daftar, Pilihan Prodi, dan Jadwal Seleksi

Calon mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru UISI. Tahapan awal dilakukan dengan membuka situs https://pmb.uisi.ac.id, kemudian memilih menu pendaftaran dan membuat akun menggunakan email serta kata sandi.

Setelah berhasil masuk, peserta perlu memilih jalur beasiswa, melakukan pembayaran formulir pendaftaran, lalu kembali login untuk menentukan tiga pilihan program studi. Setelah seluruh data dilengkapi, peserta dapat menekan menu penyelesaian pendaftaran dan menunggu informasi lanjutan melalui email.

UISI menyediakan berbagai pilihan program sarjana yang dapat dipilih peserta, di antaranya:

  1. Teknologi Agroindustri
  2. Manajemen
  3. Manajemen Bisnis Islam
  4. Manajemen Rekayasa
  5. Teknik Logistik
  6. Teknik Kimia
  7. Akuntansi
  8. Informatika
  9. Sistem Informasi
  10. Desain Komunikasi Visual

Adapun proses seleksi Beasiswa Semen Indonesia 2026 memiliki beberapa tahapan. Pendaftaran dibuka mulai 24 Juli hingga 23 Agustus 2026. Selanjutnya, peserta yang lolos administrasi akan mengikuti tes CBT online pada 26–27 Agustus 2026.

Tahapan berikutnya adalah wawancara online yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 4 September 2026. Hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 8 September 2026.

Dengan adanya program ini, UISI memberikan peluang bagi siswa berprestasi untuk mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas melalui dukungan penuh biaya perkuliahan.

Ilhamsyah Putra

About Author

You may also like

Campuz Nasional

KPK Tinjau Ulang Kasus Pencucian Uang Setya Novanto Pasca Bebas Bersyarat

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini meminta perkembangan terbaru dari Bareskrim Polri terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian
Campuz Dunia

Hamas Setujui Usulan Gencatan Senjata Gaza dan Pembebasan Sandera

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Hamas mengumumkan menerima usulan gencatan senjata Gaza selama 60 hari, yang mencakup pembebasan setengah dari sekitar 20