Dunia Headline

Pentagon Klaim China Siapkan 100 Lebih Rudal Nuklir Antarbenua

Rudal balistik antarbenua DF-5C saat dipamerkan di parade militer China yang digelar di Beijing, Rabu (3/9/2025). (Foto: CCTV via GLOBAL TIMES)

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Laporan terbaru Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menyebut China diduga telah menyiapkan lebih dari 100 rudal balistik antarbenua (ICBM). Rudal-rudal tersebut dikabarkan ditempatkan di ladang silo dekat perbatasan China dengan Mongolia.

Menurut laporan yang dikutip Reuters, rudal tersebut menggunakan bahan bakar padat dan dinilai siap dioperasikan. Pentagon sebelumnya sudah mengungkap keberadaan ladang silo itu, namun baru kali ini jumlah rudal disebutkan secara lebih rinci.

“Kami tidak melihat adanya keinginan dari Beijing untuk melakukan pembicaraan pengendalian senjata,” tulis Pentagon dalam laporannya.

Pemerintah China membantah temuan tersebut. Beijing menilai laporan Pentagon sebagai upaya menyesatkan opini publik internasional dan mencemarkan nama baik China.

China menegaskan bahwa kebijakan militernya bersifat defensif. Beijing juga kembali menekankan komitmennya pada prinsip tidak menggunakan senjata nuklir lebih dulu.

Pentagon mencatat, jumlah hulu ledak nuklir China diperkirakan masih di kisaran 600 unit pada 2024. Angka ini menunjukkan pergerakan produksi yang lebih lambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Meski begitu, ekspansi tetap berjalan. China diproyeksikan bisa memiliki lebih dari 1.000 hulu ledak nuklir pada 2030 jika tren saat ini berlanjut.

Laporan Pentagon juga menyoroti kesiapan militer China terkait Taiwan. Dalam dokumen tersebut disebutkan, China menargetkan mampu berperang dan memenangkan konflik di Taiwan pada 2027.

Beijing disebut tengah menyiapkan berbagai opsi militer, termasuk serangan jarak jauh sejauh 1.500 hingga 2.000 mil laut. Jika dilakukan dalam skala besar, serangan ini dinilai dapat mengganggu kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Asia-Pasifik.

Peningkatan kekuatan militer China memicu kekhawatiran banyak negara. Para pengamat menilai, minimnya dialog pengendalian senjata dapat meningkatkan risiko perlombaan senjata nuklir dan ketegangan di kawasan.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Dunia

Menteri pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat kembali bertemu

Jakarta teritorial.com – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, kembali bertemu dengan koleganya, Menteri Pertahanan Amerikat Serikat, James Mattis, di akhir acara
Dunia

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal yang Targetkan Bandara

Jakarta territorial.com- Pasukan pertahanan Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan rudal yang diluncurkan dari wilayah konflik di Yaman, Sabtu (4/11/2017) malam