Dunia Headline

Serangan di Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, KBRI Imbau WNI Hindari Lokasi

Api berkobar di fasilitas raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, di Riyadh pada 3 Oktober 2026. Dalam beberapa pekan terakhir, Aramco berulang kali menjadi target serangan Houthi.(AFP)

RIYADH, TERITORIAL.COM – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh yang menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya.

Melalui pernyataan di akun Instagram resminya pada Minggu (11/10/2026), KBRI Riyadh meminta WNI menghindari kawasan yang berpotensi menjadi titik rawan dan membatasi perjalanan yang tidak mendesak.

“Sehubungan dengan situasi terkini, seluruh WNI di Arab Saudi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari daerah yang berpotensi menjadi titik kerawanan, serta membatasi perjalanan yang tidak bersifat esensial,” demikian pernyataan KBRI Riyadh.

KBRI secara khusus meminta WNI menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke kawasan Bandara Internasional King Khalid.

WNI juga diminta tetap berada di tempat yang aman, mematuhi arahan otoritas setempat, serta memantau informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi, KBRI Riyadh, pengelola bandara, dan maskapai penerbangan.

Imbauan tersebut dikeluarkan menyusul serangan pada Sabtu (10/10/2026) yang menyebabkan korban jiwa dan ratusan orang terluka.

12 Orang Tewas, 309 Lainnya Terluka

Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA) melaporkan, serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan 309 lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal terdiri atas empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Sejumlah korban luka dilaporkan mengalami kondisi serius dan mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.

Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas bandara. Otoritas setempat melakukan pemeriksaan untuk menilai tingkat kerusakan dan memastikan keamanan fasilitas penerbangan.

Pihak berwenang Arab Saudi mengaitkan serangan tersebut dengan kelompok Houthi yang berasal dari Yaman. Namun, atribusi tersebut perlu dibedakan dari hasil penyelidikan independen mengenai pelaku dan detail serangan.

Sejumlah Kedutaan Besar Keluarkan Peringatan

Situasi keamanan di Bandara Riyadh turut mendorong sejumlah kedutaan besar negara asing mengeluarkan peringatan bagi warga negara mereka yang berada di Arab Saudi.

Inggris, Kanada, Jerman, Spanyol, dan Amerika Serikat dilaporkan mengimbau warganya untuk menjauhi kawasan bandara serta mengikuti instruksi keamanan dari otoritas setempat.

Kedutaan Besar Spanyol, melalui pernyataan di platform X, menyebut adanya serangan baru terhadap bandara tersebut sebagai alasan dikeluarkannya peringatan keamanan.

Sebelumnya, sejumlah saksi mata juga melaporkan adanya perintah evakuasi di kawasan bandara. Kondisi ini meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan penumpang, pekerja bandara, dan masyarakat di sekitar lokasi.

Operasional Bandara Riyadh Sempat Dihentikan

Serangan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional King Khalid. Operasional bandara dihentikan sementara ketika otoritas melakukan penanganan insiden dan pemeriksaan keamanan.

Penghentian sementara ini dilakukan di tengah upaya petugas menangani korban dan menilai dampak kerusakan pada fasilitas bandara.

Bagi penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari atau menuju Riyadh, informasi mengenai keberangkatan, pembatalan, maupun perubahan jadwal perlu dikonfirmasi langsung melalui maskapai masing-masing dan kanal resmi pengelola bandara.

WNI yang berada di Arab Saudi juga diimbau tidak mendatangi kawasan bandara jika tidak memiliki keperluan mendesak. Pemantauan informasi resmi dan kepatuhan terhadap arahan keamanan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko di tengah situasi tersebut.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Dunia

Menteri pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat kembali bertemu

Jakarta teritorial.com – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, kembali bertemu dengan koleganya, Menteri Pertahanan Amerikat Serikat, James Mattis, di akhir acara
Dunia

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal yang Targetkan Bandara

Jakarta territorial.com- Pasukan pertahanan Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan rudal yang diluncurkan dari wilayah konflik di Yaman, Sabtu (4/11/2017) malam