TERITORIAL.COM, JAKARTA – Bagi jutaan pengguna ponsel pintar Samsung di Indonesia, pembaruan antarmuka (UI) merupakan hal yang selalu dinantikan, menjanjikan fitur baru, peningkatan kinerja, dan yang terpenting, patch keamanan terbaru. Namun, siklus hidup perangkat keras menuntut adanya penghentian dukungan perangkat lunak untuk model-model yang telah menua.
Kabar terbaru dari internal Samsung mengonfirmasi bahwa sejumlah model ponsel populer mereka dipastikan tidak akan mendapatkan giliran pembaruan besar berikutnya, yaitu One UI versi 8.5. Hal ini menandai akhir dari dukungan resmi sistem operasi (OS) bagi perangkat-perangkat tersebut.
Konsumen diimbau untuk segera memeriksa perangkat mereka. Apabila ponsel Anda masuk dalam daftar ini, itu berarti perangkat Anda akan tetap berjalan pada versi One UI sebelumnya, dan tidak akan menerima fitur canggih atau perlindungan keamanan yang diperkenalkan dalam versi 8.5.
Mengapa Pembaruan OS Sangat Penting?
Pembaruan sistem operasi, seperti One UI 8.5, tidak hanya berfokus pada estetika visual atau penambahan fitur hiburan semata. Tiga alasan utama mengapa penghentian pembaruan menjadi perhatian serius adalah:
- Keamanan Siber: Patch keamanan yang disertakan dalam pembaruan terbaru menutup celah kerentanan yang ditemukan oleh peneliti. Perangkat yang berhenti menerima pembaruan menjadi target empuk bagi peretas.
- Kompatibilitas Aplikasi: Aplikasi pihak ketiga sering kali memperbarui persyaratan OS minimum. Perangkat yang tertinggal dalam versi OS mungkin mulai mengalami masalah kompatibilitas atau tidak dapat menginstal aplikasi terbaru.
- Optimalisasi Baterai dan Kinerja: Setiap versi One UI biasanya membawa perbaikan efisiensi yang dapat memperpanjang masa pakai baterai dan meningkatkan responsivitas sistem secara keseluruhan.
Siklus Hidup Perangkat dan Kebijakan Pembaruan
Keputusan untuk menghentikan dukungan perangkat lunak didasarkan pada kebijakan siklus hidup produk yang diterapkan oleh Samsung. Meskipun model-model flagship modern (seperti Seri S21 ke atas) kini dijanjikan mendapatkan hingga empat tahun pembaruan OS utama dan lima tahun pembaruan keamanan, model yang dirilis sebelum kebijakan ini diterapkan masih mengikuti siklus yang lebih pendek, umumnya berkisar antara dua hingga tiga tahun untuk pembaruan OS.
Baca juga : Doodle Meriahkan Hitung Mundur Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 dengan Fokus pada Curling
Perangkat yang masuk dalam daftar ini dianggap telah mencapai batas maksimum dukungan OS yang dijanjikan saat peluncuran, atau kemampuan perangkat kerasnya (spesifikasi chipset dan RAM) tidak lagi memenuhi persyaratan minimum untuk menjalankan One UI 8.5 secara optimal.
Daftar Lengkap Perangkat Samsung yang Dihentikan Dukungannya
Berikut adalah daftar model ponsel pintar Samsung yang diperkirakan tidak akan lagi menerima pembaruan One UI 8.5, yang berarti mereka akan mandek pada versi OS sebelumnya (kemungkinan One UI 7.1 atau One UI 8.0, tergantung model spesifik):
Seri Galaxy S & Note (Flagship)
Perangkat unggulan biasanya menerima dukungan terlama, namun model yang dirilis sekitar tahun 2020 atau sebelumnya kini mulai tergeser:
- Samsung Galaxy S20, S20+, S20 Ultra: Seri flagship ini menjadi salah satu yang paling signifikan dihentikan dukungannya.
- Samsung Galaxy S20 FE (4G dan 5G): Varian Fan Edition juga mencapai akhir dukungan OS utama.
- Samsung Galaxy Note 20 dan Note 20 Ultra: Seri Note terakhir ini kini sepenuhnya masuk ke fase pemeliharaan keamanan terbatas atau dihentikan.
Seri Galaxy A, M, dan Tablet (Mid-Range & Budget)
Seri menengah dan anggaran sering kali memiliki siklus hidup pembaruan yang lebih pendek. Model-model yang dirilis tahun 2021 atau sebelumnya, yang belum menerima pembaruan besar dalam beberapa waktu terakhir, masuk dalam daftar ini:
- Samsung Galaxy A51 dan A71 (Termasuk Varian 5G): Dua model terpopuler di segmen mid-range ini telah menyelesaikan siklus pembaruan OS mayor mereka.
- Samsung Galaxy A32 (Semua Varian): Termasuk model 4G dan 5G.
- Samsung Galaxy A03s dan A02s: Perangkat level pemula yang jarang menerima pembaruan OS besar.
- Samsung Galaxy M51 dan M31s: Model yang berfokus pada kapasitas baterai besar, kini juga memasuki akhir masa dukungan OS utama.
- Samsung Galaxy Tab S7 dan S7+: Sebagian besar model tablet yang dirilis bersamaan dengan seri S20 atau Note 20 juga menghadapi penghentian dukungan One UI terbaru.
Implikasi Bagi Pengguna
Bagi pengguna yang menemukan perangkat mereka dalam daftar di atas, penting untuk memahami bahwa ponsel mereka tidak akan langsung menjadi usang. Perangkat akan tetap berfungsi normal dengan OS yang ada.
Namun, disarankan agar pengguna mulai mempertimbangkan rencana peningkatan perangkat dalam waktu dekat. Jika Anda masih menggunakan perangkat tersebut, pastikan untuk selalu menginstal semua pembaruan keamanan minor yang mungkin masih dirilis Samsung (walaupun pembaruan fitur mayor telah dihentikan).
Keputusan Samsung ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk memfokuskan sumber daya pengembangan pada perangkat keras dan perangkat lunak yang lebih baru, memastikan bahwa standar keamanan dan kinerja terbaru hanya tersedia pada ekosistem ponsel yang paling mutakhir. Pengguna dianjurkan untuk memeriksa laman resmi dukungan Samsung untuk detail model dan tanggal penghentian dukungan yang lebih pasti.

