EKOBIZ Headline

Menkeu Purbaya Pastikan APBN Aman Meski Minyak Naik

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pernyataan terkait dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap stabilitas fiskal Indonesia. (Doc. Kompas)

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Ketegangan konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Israel memicu lonjakan harga energi global. Meski harga minyak mentah dunia telah menyentuh level 80 dollar AS per barel, pemerintah Indonesia memastikan kondisi keuangan negara masih dalam batas aman.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa dampak gejolak tersebut belum mengguncang stabilitas fiskal nasional. Menurutnya, transmisi risiko ke Indonesia umumnya terjadi melalui jalur ekspor maupun kenaikan harga minyak.

“Channel-nya melalui ekspor ataupun harga minyak. Harga minyak sudah ke 80, saya hitung sampai 92 pun kita masih bisa kendalikan anggarannya, jadi tidak masalah,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan tidak ada kekhawatiran berlebihan terkait kondisi anggaran negara saat ini. Pemerintah, lanjutnya, masih memiliki fleksibilitas kebijakan apabila harga energi global terus merangkak naik.

Mitigasi Defisit dan Penguatan Penerimaan Negara

Purbaya mengakui, apabila konflik semakin memburuk dan berdampak pada lonjakan impor energi, tekanan terhadap defisit APBN berpotensi muncul. Namun, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, terutama dari sisi penerimaan negara.

“Kalau impor makin parah kan, harganya mahal, mungkin akan menekan defisit. Kita pastikan saja pertama tax collection kita, pengumpulan pajak kita dan cukai enggak ada yang bocor. Jadi bisa kurangi tekanan ke defisit,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah akan melakukan penghitungan ulang terhadap berbagai asumsi makroekonomi jika situasi global kian memburuk. Dengan demikian, respons kebijakan dapat segera disesuaikan.

Stok Energi dan Ketahanan Domestik

Terkait kekhawatiran pasokan energi, Purbaya menjelaskan bahwa suplai umumnya dijamin melalui kontrak tahunan. Adapun angka cadangan 20 hari merupakan skenario ekstrem apabila distribusi benar-benar terhenti.

Menurutnya, selama harga minyak masih berada dalam rentang asumsi pemerintah, defisit anggaran dapat dijaga sesuai target.

“Saya bisa hitung dengan asumsi tadi, kita masih bisa kendalikan defisit kita. Kita masih bisa atur, enggak masalah,” kata Purbaya.

Selain faktor fiskal, kekuatan ekonomi domestik juga dinilai menjadi penopang utama. Dengan kontribusi permintaan dalam negeri yang mencapai sekitar 90 persen terhadap perekonomian nasional, Indonesia dianggap cukup resilien menghadapi tekanan global.

“Kalaupun globalnya di atas, selama kita bisa jaga domestik demand yang 90 persen kontribusinya ke ekonomi kita, juga masih bisa survive,” tuturnya.

Harga Minyak Melonjak Imbas Konflik

Eskalasi konflik pecah setelah Israel melancarkan serangan besar ke Iran pada akhir Februari 2026. Situasi tersebut berdampak luas, termasuk penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan minyak dunia.

Harga minyak mentah Brent di pasar Asia pada awal Maret melonjak ke kisaran 80–81,5 dollar AS per barel. Sejumlah kapal niaga tertahan di kawasan Teluk, sementara perusahaan pelayaran internasional menghentikan operasi demi keselamatan awak dan muatan.

Kendati risiko global meningkat, pemerintah Indonesia menilai kondisi ekonomi domestik masih relatif stabil. Fokus kebijakan kini diarahkan pada penguatan penerimaan negara dan menjaga permintaan dalam negeri agar tetap menjadi bantalan utama menghadapi ketidakpastian global.

Rizki Aminulloh

About Author

You may also like

Daerahku EKOBIZ

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Daerahku EKOBIZ

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait