Lakukan Misi Penyelamatan 15 AKB KM Mina Sejati, TNI AL Tak Temukan Satu Orang Pun

0

Teritorial.com – Pasukan TNI Angkatan Laut (AL) berhasil masuk ke dalam Kapal KM Mina Sejati yang sebelumnya sempat di bajak pada hari Sabtu (17/8) yang lalu. Mereka telah melakukan upaya pemantauan dan pengawasan terhadap kapal tersebut selama lebih dari 24 Jam di atas KRI Teluk Lada.

Para pasukan TNI AL tersebut ditugaskan untuk menyelamatkan 15 korban perkelahian antara sesama ABK yang masih tertinggal di kapal tersebut. Saat berhasil mendekati dan masuk kedalam Kapal KM Mina Sejati, mereka langsung mengeledah dan memeriksa seluruh bagian kapal.

Namun dalam misi penyelmatan tersebut ternyata para personel TNI AL tidak dapat menemukan satu pun ABK di dalam kapal itu. “Jadi tidak ada (ABK) satu pun di atas kapal saat penggeledahan dilakukan,” kata Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI AL, Laksamana Pertama Mohamad Zaenal, seperti dikutip dari Kompas.com

Menurut Zaenal, semula kapal ikan tersebut mengangkut 36 orang ABK serta seorang nahkoda. Kemudian ketika insiden perkelahian antar ABK terjadi, 13 orang memutuskan lompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Namun dikabarkan dua orang ABK meninggal dunia karena tenggelam.

Berdasarkan informasi yang telah disampaikan terdapat lima ABK lainnya yang telah tewas terbunuh di atas kapal saat terjadi perkelahian. Zaenal mengatakan telah memastikan bahwa terdapat 15 orang ABK yang masih berada di atas kapal tersebut dan menunggu untuk diselamatkan.

Zaenal mengungkapkan pihaknya sempat melakukan negosiasi dengan para ABK melalui panggilan radio. Ia mengaku tidak ingin mengambil resiko dengan terburu-buru memasuki kapal tersebut untuk menghindari semakin banyak jatunya korban.

“Ada 15 ABK yang masih berada di atas kapal mereka semua masih hidup,”ujarnya. Terkait keberadaan tujuh jenazah serta apa yang menjadi motif dari peristiwa tersebut masih belum bisa dipastikan karena masih dalam penyelidikan.

Zaenal mengatakan dirinya tidak ingin berspekulasi terkait dimana keberadaan 15 orang tersebut karena banyak sekali kemungkinan yang bisa terjadi. “Banyak sekali kemungkinan kami juga kurang tahu dan kami tidak mau berspekulasi,”ujarnya.

Setelah misi penyelamatan tersebut belum membuahkan hasil, KRI Teluk Lada kemudian bergerak kembali menuju pangkalannya di Dobo Kepulauan Aru bersama dengan 11 ABK yang selamat dalam insiden tersebut.

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: