Panglima TNI: Cyber Defense Butuh Penguatan SDM

0

Tangerang Selatan, Teritorial.Com – Memasuki era digital 4.0 Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. untuk tidak hentinya TNI mempersiapkan diri dari berbagai kemungkinan perang siber. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungannya di Markas Komando Kodiklat (Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan) TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten Kamis (30/8/2018).

Dalam keterangan pers kepada teritorial.com, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam pengarahannya mengatakan bahwa Kodiklat TNI mempunyai tugas pokok menyelenggarakan latihan tiga matra dan pendidikan, sehingga permasalahan-permasalahan yang ada di Kodiklat TNI segera bisa diketahui dan diselesaikan dengan baik serta keinginan dan sasaran bisa tercapai dengan baik.

Menurut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., sumber daya manusia merupakan faktor determinan yang sangat penting, karena sumber daya manusia yang baik bisa dibentuk dari perangkat dan kurikulum pendidikan yang baik pula. “Untuk menjadikan Prajurit TNI yang profesional dan modern, tentunya berangkat dari pendidikan yang berkualitas, dimana personel Kodiklat TNI sebagai ujung tombak, penjuru dalam rangka memajukan sumber daya manusia TNI,” ujarnya.

Disisi lain Panglima TNI menyampaikan bahwa saat ini ada tiga macam bentuk ancaman global yang nyata, yaitu ancaman siber (cyber threats), ancaman biologis (bio threats) dan ancaman kesenjangan (inequality threats). “Dari tren ancaman tersebut, kita harus sudah menyesuaikan dengan doktrin yang ada termasuk penjabarannya dengan prasarananya, terutama kita membentuk personel serta sumber dayanya untuk mengawakinya,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Pnglima TNI bahwa Kodiklat TNI sangat berperan dan bertanggung jawab sebagai tulang-punggung dengan menyelesaikan doktrin, agar semua tahu bahwa doktrin bisa melawan ancama-ancaman cyber tersebut. “Saat ini TNI sedang membangan satu unit cyber deviance, organisasi sudah ada dan alatnya terus dibangun,” ucapnya.

“Terkait hal itu, Kodiklat TNI bisa menyiapkan perangkat-perangkat seperti kursus-kursus pertahanan cyber. Negara yang ditakuti mempunyai penangkal sumber daya manusia yang menguasai pertahanan. Negara yang menguasai teknologi, maka negara itu akan maju dan berlimpah,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Share.

Comments are closed.