Tembakkan Gas Air Mata ke Arah Demonstran, Dewan HAM PBB Desak Hong Kong Lakukan Investigasi

0

Jenewa, Teritorial.Com – Komisaris PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM) pada Selasa (13/8) mendesak Hong Kong untuk menahan diri dan melakukan investigasi atas bukti yang menunjukkan adanya tembakan gas air mata kepada massa demonstran dengan cara-cara yang dilarang oleh hukum internasional.

Melansir Reuters, saat menerima kunjungan Pemimpin Hong Kong Carrie Lam, Ketua dewan HAM PBB Michelle Bachelet mengatakan bahwa otoritas Hong  Kong harus terlibat di dalam proses dialog dengan para massa aksi demonstrasi untuk memulihkan kembali keamanan publik.

“Para petugas dapat terlihat menembakkan gas air mata secara langsung ke kerumunan massa demonstran dan hal itu dilakukan secara berulang kali. Hal ini dapat menimbulkan resiko kematian atau cedera yang serius,” kata Bachelet.

Bachelet menjelaskan pihaknya mendesak otoritas Hong Kong untuk bertindak namun tetap “menahan diri” untuk memastikan hak para demonstran yang ingin mengungkapkan pandangan mereka dengan damai tetap dihormati dan dilindungi, sambil memastikan bahwa penegakan hukum atas setiap aksi kekerasan yang mungkin terjadi dilakukan secara proporsional.

Juru bicara Bachelet, Rupert Colville mengakui pasukan keamanan Hong Kong memang kerap menghadapi situasi yang sulit. “Kami tidak mengatakan itu mudah, tetapi bagaimanapun mereka harus menghindari  hal-hal yang melewati batas, jika tidak mereka hanya dapat memperburuk situasi,” kata Colville.

Selanjutnya Colville mengatakan bahwa kantor dewan HAM PBB tetap melakukan kontak baik dengan pejabat Hong Kong dan China tentang situasi tersebut.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam sebelumnya menjelaskan bahwa situasi panik dan kacau di Hong Kong, telah membuatnya menyerukan agar aksi dihentikan karena pasar saham anjlok dan para aksi demonstran ati pemerintah  mulai memasuki bandara sehingga menyebabkan ratusan penerbangan dibatalkan.

Share.

Comments are closed.