Dunia sepak bola Indonesia berduka. Minggu malam, 25 Januari 2026, mantan striker Timnas yang dikenal luas, Dede Sulaeman, menghembuskan napas terakhir setelah tiba‑tiba ambruk saat mengikuti pertandingan santai di lapangan Betos, Bekasi. Kabar kepergiannya meninggalkan ruang hampa bagi rekan, penggemar, dan generasi yang tumbuh menonton aksinya di lapangan.
Kronologi singkat kejadian
Menurut laporan, Dede sempat pingsan tak lama setelah mencetak gol dalam acara fun football. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Bekasi, namun nyawanya tak tertolong akibat henti jantung. Peristiwa itu mengejutkan banyak pihak karena berlangsung di tengah kegiatan yang seharusnya penuh kegembiraan dan kebersamaan.
Jejak karier dan warisan
Dede Sulaeman dikenal sebagai salah satu penyerang menonjol pada era 1980‑an. Namanya melekat di hati suporter setelah membela klub seperti Persija Jakarta dan Indonesia Muda, serta mengharumkan nama bangsa bersama Tim Nasional. Meski pensiun dini pada usia 30 tahun untuk meniti karier di Pertamina, kecintaannya pada sepak bola tak pernah padam; ia aktif mencari bakat untuk liga remaja dan tetap menjadi figur yang dihormati di komunitas sepak bola.
Perpisahan terakhir
Jenazah Dede disemayamkan di rumah duka di Komplek Pertamina Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur. Rencananya, prosesi pemakaman dilaksanakan hari ini setelah waktu zuhur. Bagi banyak orang, momen ini menjadi kesempatan untuk mengenang bukan hanya gol‑gol dan prestasi, tetapi juga peran kecilnya dalam membina generasi muda.
Baca juga: Kabar Duka, Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia, Reza Arap Terekam Menangis dalam Video

