Nasional

Gugur di Semifinal, Indonesia Gagal Raih Emas Dari Cabor Judo

Baskara/Teritorial.Com

Jakarta, Teritorial.Com – Harapan Indonesia untuk kembali menambah pundi-pundi perolehan mendali emas darai Cabang Olahraga (Cabor)  Judo nampaknya belum bisa terealisasi. Hal tersebut dikarenakan 3 perwakilan atlet Judo Indonesia yang tersisah di babak semifinal dipaksa harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dari Korea Selatan, Jepang dan Manggololia.

Pertandingan yang digelar di Jiexpo grand ballroom jakarta,(10/10/2018), pada kelas 70 kg mempertandingkan antara Atlet Judo Indonesia sisca Tampobolon Roma dengan Atlet Judo asal negara korea selatan Park Haeyong. Walaupun diawal pertandingan keduanya nyaris seimbang, namun Park Haeyong berhasil memenangkan pertandingan tersebut.

Pertandingan selanjutnya dari partai 90Kg bertanding Sambow Rantou harus mengakui kekalahan dengan cepat dari negara jepang Hirose Haruka.Hirose Haruka yang terlihat berada diatas anggin dari pejudo Indonesia ternyata tidak menang dengan mudah. Haruka sempat beberapakali mendapat perlawanan sengit dari Sambow sebelum akhirnya menyerah.

Belum ditakdirkan lanjut ke babak final dan meraih mendali emas, di kelas 100 Kg kembali Pejudo Indonesia menelan kekalahan seperti dua rekan sebelumnya,  Ilham yang mewakili Indonesia telah berjuang keras menghadapi lawan tandingnya yang berasal dari mongolia. Memiliki kemampuan diatas rata-rata atlet Judo Indonesi, membuat perwakilan dari salah satu negeri di Asian Tangah tersebut menang telak dan akhirnya Ilhampun harus berlapang dada menerima hasil tersebut.

CR: Ari Nurcahyo&Baskara Fahlevy

Redaksi Teritorial

About Author

You may also like

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS