Headline Nasional

Ribuan Massa Gelar Aksi Doa untuk TNI Gugur di Kedubes AS

Aksi Doa Warga di Depan Kedubes AS Jakarta. (Doc. Antara)

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Gelombang massa memenuhi kawasan depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta Pusat pada Minggu pagi sebagai bentuk penghormatan dan duka cita atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon Selatan. Aksi tersebut menjadi simbol solidaritas publik terhadap para anggota pasukan perdamaian yang wafat saat menjalankan tugas internasional.

Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 08.30 WIB, massa yang hadir memadati ruas Jalan Merdeka Selatan arah barat. Aksi ini diinisiasi oleh Majelis Ormas Islam dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat.

Jumlah peserta yang hadir terus bertambah hingga meluber ke area sekitar gerbang Monas yang berdekatan dengan Stasiun Gambir. Bahkan, aksi ini diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga yang membawa anak-anak dan bayi, menunjukkan luasnya partisipasi publik dalam kegiatan tersebut.

Aksi Doa dan Simbol Solidaritas

Aksi yang mengusung tema “Berjuta Doa untuk Syuhuda” ini didominasi oleh peserta yang mengenakan pakaian serba putih. Mereka juga membawa atribut yang berkaitan dengan Indonesia serta Palestina sebagai simbol solidaritas.

Di sisi jalan yang berhadapan langsung dengan Kedubes AS, terlihat panggung orasi berdiri dengan ketinggian sekitar dua meter. Pada latar panggung tersebut terpampang foto tiga prajurit TNI yang gugur, yakni Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.

Ketiganya merupakan bagian dari misi perdamaian di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon yang bertugas di wilayah Lebanon Selatan.

Selain doa bersama yang dipanjatkan untuk para prajurit, massa juga menyuarakan berbagai isu internasional, termasuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Hal ini terlihat dari banyaknya bendera Palestina yang dikibarkan selama aksi berlangsung.

Suasana Aksi yang Terus Berlangsung

Selama kegiatan berlangsung, suasana di lokasi diwarnai dengan lantunan lagu-lagu yang selaras dengan tema aksi. Massa tampak kompak menyanyikan lagu tersebut sebagai bentuk ekspresi solidaritas dan empati.

Hingga menjelang pukul 08.45 WIB, jumlah peserta aksi terus bertambah. Sebagian peserta terlihat keluar dari kerumunan untuk beristirahat atau mencari makanan, namun kembali bergabung ke dalam barisan massa setelahnya.

Aksi ini tidak hanya menjadi momen duka, tetapi juga wujud kebersamaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta penghormatan terhadap pengorbanan prajurit TNI yang bertugas di medan konflik.

Rizki Aminulloh

About Author

You may also like

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS