Wujud Apresiasi Negara, Panglima TNI Lantik Kenaikan Pangkat 66 Pati

0

Jakarta,Teritorial.com – Sebagai bentuk penghargaan serta apresiasi negara kepada kinerja prajurit TNI yang tidak pernah absen dalam mengawal tegaknya kedaulatan NKRI. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melantik kenaikan pangkat 66 Perwira Tinggi (Pati).

Panglima TNI menegaskan kenaikan pangkat sebagai wujud penghargaan negara dan institusi TNI terhadap prestasi yang telah dicapai oleh seseorang. Dihadapan 66 perwira tinggi (Pati) TNI yang baru naik pangkat, Hadi menegaskan kenaikan pangkat sebagai wujud penghargaan negara dan institusi TNI terhadap prestasi yang telah dicapai oleh seseorang.

Diharapkan Kenaikan pangkat ini dapat dijadikan sumber motivasi sekaligus inspirasi untuk perwira yang lain sehingga meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing. “Kriteria untuk mencapai pangkat Perwira Tinggi harus adanya capaian keberhasilan dalam melaksanakan tugas sehingga reputasi individu dan satuan diakui dan pantas diapresiasi. Dari situ kemudian mengalir penghargaan sekaligus kehormatan untuk menyandang pangkat Perwira Tinggi”. TegasHadi di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (12/12).

Menurut Hadi, Salah satu program prioritas TNI kedepan adalah melakukan pengembangan sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit yang berbasis kompetensi,untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme yang mampu menghadapi tuntutan perkembangan teknologi.“Beberapa fokus kegiatan meliputi impelementasi proses rekrutmen yang bersih, transparan, humanis dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” katanya.

Pangllima TNI pengganti Jenderal Gotot tersebtu juga menyebutkan program prioritas TNI tersebut yaitu menciptakan pendidikan dan latihan yang bersifat kritis, adaptif, analitis, dan diskursif. “Ini semua menyesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan penugasan serta mengembangkan dan melaksanakan pendidikan dan pelatihan TNI yang bersifat integratif dalam berbagai pengembangan umum,” ujarnya.

Dari sisi kesejahteraan, secara garis besar akan berorientasi pada peningkatan kinerja dan akuntabilitas organisasi untuk mencapai remunerasi secara bertahap sampai dengan 100%, termasuk peningkatan uang lauk pauk prajurit serta pemenuhan perlengkapan perorangan. “Hal lainnya adalah menjamin ketersediaan perumahan dinas dan kemudahan akses pendidikan serta kesehatan bagi prajurit dan keluarganya. Jaminan dan peningkatan kesejahteraan prajurit TNI beserta keluarganya, tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Disisi lain Hadi mengatakan bahwa kepercayaan rakyat kepada TNI akan semakin tinggi, bila TNI mampu membuktikan diri dapat membantu penyelesaian dan terlibat langsung dalam berbagai persoalan bangsa. “Bagi TNI apapun tugas yang menyangkut persoalan bangsa merupakan panggilan tugas dan pengabdian,”tegasnya.

Menurutnya, sekecil apapun langkah dan tindakan kita (TNI), bila berhasil mewujudkan harapan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keutuhan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara, sudah pasti kepercayaan rakyat kepada TNI tidak akan pernah surut. “Kepercayaan itu harus kita bangun dan jaga dengan baik sebagaimana kesetiaan kita dalam menjaga keutuhan bangsa dan Negara,”ujarnya.

Sementara itu, dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang tidak semakin ringan Panglima TNI memerintahkan kepada para Perwira Tinggi yang saat ini mendapatkan kenaikan pangkat dan memimpin unit-unit kerja terkait, untuk menuangkan pemikiran-pemikiran cerdas, inovatif dan produktif guna disampaikan kepada Pimpinan TNI, terutama yang terkait dengan percepatan penguatan peran dan tugas pokok TNI untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah dalam rangka mempercepat pemerataan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Adapun 66 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang melaksanakan Laporan Korps Kenaikan Pangkat, terdiri dari 34 Pati TNI AD, yaitu Letjen TNI Tatang Sulaiman (Wakasad), Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr.(Han) (Danpuspenerbad), Mayjen TNI Eko Margiyono, M.A., (Gubernur Akmil), Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad (Aspam Kasad), Mayjen TNI Supartodi., S.E. (Aster Kasad), Mayjen TNI Zainal Arifin, S.I.P. (Kasatwas Unhan), Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah (Kapuspen TNI), Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P. (Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I/ BB), Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos. (Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB), Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa (Wadanpussenif Kodiklat TNI AD), Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos. (Danpusintelad), Brigjen TNI Kartiko Wardani (Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan), Brigjen TNI Sapriadi, S.I.P. (Kapusjaspermildas), Brigjen TNI Joseph Robert Giri, S.I.P., M.Si. (Danrem 131/Stg (Manado) Kodam XIII/Mdk), Brigjen TNI Sulendra, S.H. (Direktur Hukum pada Deputi Bid Informasi, Hukum dan Kerjasama Bakamla).

Kemudian Brigjen TNI R. Bambang Heru S., S.I.P., (Kapusbangkerma Bainstranas Kemhan), Brigjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S. (Ka Medik RSPAD GS Puskesad), Brigjen TNI Marrahmat, S.I.P., M.Tr.(Han) (Kapus BMN Baranahan Kemhan), Brigjen TNI Sunari, S.H., M.Si., M.M. (Kabinda Sumatera Barat BIN), Brigjen TNI Rudi Supriyanto (Kabinda Kalimantan Utara BIN), Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto, S.H. (Kabinda Aceh BIN), Brigjen TNI Lukmanul Khaqim (Kabinda Jawa Timur BIN), Brigjen TNI Deni Dadang Ahmad R., S.Sos., M.Si. (Han) (Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan), Brigjen TNI Khairully (Kabinda Gorontalo BIN), Brigjen TNI Hendrasto Joko Saksono, S.E. (Dirfasjas Ditjen Kuathan Kemhan), Brigjen TNI Syarifudin Harahap, S.H. (Dirbinjemen Sesko TNI),

Selanjutnya Brigjen TNI Drs. Wibisono Puspito Hadi, M.Sc., M.Si. (Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unhan), Brigjen TNI Sugeng, S.H. (Bandep Lingkungan Strategi Internasional Setjen Wantannas), Brigjen TNI Achmad Said, S.Sos. (Pa Sahli Tk. II Bid. Wassus Sahli Bid. Wassus & LH Panglima TNI), Brigjen TNI Steverly Christmas P. (Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), Brigjen TNI Purnomo Sidi, S.I.P., M.H. (Asdep Koord. Otonomi Khusus Kemenko Polhukam), Brigjen TNI Drs. Abdul Shamad S., M.Sc. (Bandep Informasi dan Pengolahan Data Setjen Wantannas), Brigjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H. (Kapusdiklat BIN) dan Brigjen TNI Suparjo (Asdep Koord. Kekuatan, Kemampuan dan Kerjasama Pertahanan Kemenko Polhukam).

Sedangkan 19 Pati TNI AL yaitu, Laksdya TNI Siwi Sukma Adji, S.E. (Danjen Akademi TNI), Laksda TNI Supriatno Irawan, S.E. (Aspam Kasal), Laksda TNI Lutfi Syaefullah, S.H., M.M. (Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH Panglima TNI), Laksda TNI Semi Djoni Putra (Deputi Bid. Operasi dan Latihan Bakamla), Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M. (Pangarmatim), Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M. (Pangkolinlamil), Laksda TNI Sulistiyanto, S.E., M.Sc., P.S.C. (Danseskoal) Laksma TNI Agus Hariadi (Danguskamlatim), Laksma TNI Jaya Darmawan (Asdep, Koord Kewaspadaan Nasional Kemenko Polhukam), Laksma TNI Eko Murwanto, S.Sos. (Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla), Brigjen TNI (Mar) Markos (Dansatsiber TNI), Brigjen TNI (Mar) Edi Djatmiko, S.Sos. (Sekretaris Deputi pada Deputi Bid. Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam), Laksma TNI Angkasa Dipua, S.E. ,M.M. (Kadispamal), Laksma TNI drg. R. Indra Primadya, M.A.P. (Kaladokgi REM Diskesal), Laksma TNI Dwika Tjahya Setiawan (Danpuspenerbal), Laksma TNI Budi Kalimantoro (Dirjen Kodiklatal), Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si. (Direktur Strategi Keamanan Laut pada Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla), Laksma TNI Sri Yanto, S.T. (Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan) dan Laksma TNI Agus Supriadi (Diminlakgar Ditjen Renhan Kemhan).

Kemudian 13 Pati TNI AU yaitu, Marsdya TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. (Wakasau), Marsda TNI Chairil Anwar (Dankodiklatau), Marsda TNI Emir Panji Dermawan, S.Sos. (Deputi Bid. Pengembangan Setjen Wantannas), Marsda TNI Andi Pahril Pawi (Sahli Bid. Hankam BIN), Marsma TNI Agung Heru Santoso (Kadislambangjaau), Marsma TNI F. Indrajaya, S.E., M.M. (Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Marsma TNI Emanuel Sugiharto (Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem), Marsma TNI Bambang Nurwicahyo (Direktur Rendalgiat Ops Deputi Bid. Intelijen Siber BIN), Marsma TNI Hanafi, S.Sos., M.Si. (Direktur Sarana dan Prasarana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Marsma TNI Kris Budiantoro (Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Marsma TNI Dr. dr. Isdwiranto I., Sp.BS., Sp.KP. (Kalakespra Saryanto), Marsma TNI I Wayan Sulaba (Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam) dan Marsma TNI Hendrikus Haris Haryanto, S.I.P. Karopam Setmilpres Kemensetneg). (SON)

Share.

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: