Ketua Umum Dharma Pertiwi : Pertanian Jadi Sektor Penting Pilar Ekonomi Bangsa

0

Gresik, Teritorial.com – Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini, Nanny Hadi Tjahjanto menerima penjelasan tentang kemajuan produksi pangan nasional oleh Sekjen Kementan RI, Heri Priyono.

Sekjen Kementan menyampaikan bahwa Indonesia sudah tidak mengimpor beras dari luar negeri dalam tiga tahun terakhir.
Hal itu terjadi di sentra Pembenihan Padi dan Penyuluhan Petani di Driyorejo Gresik, Jawa Timur, kemarin.

Nanny Hadi Tjahjanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara agraris yang terkenal dengan pertaniannya. Sebagian besar penduduknya pun berprofesi sebagai petani. Hal ini didukung wilayah Indonesia yang sangat subur.

“Sektor pertanian di Indonesia ini menjadi salah satu pilar ekonomi yang sangat penting bagi Indonesia. Untuk itu, majunya pertanian sangat penting bagi kemajuan bangsa Indonesia,” tutur Nanny mengingatkan.

Kemudian, Nanny mengatakan, sektor pertanian mempunyai peran sangat strategis dalam meningkatkan devisa negara dari ekspor hasil pertanian dan penyediaan lapangan pekerjaan. Sektor pertanian juga memberi kontribusi besar dalam Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

“Dengan kualitas pertanian yang baik, maka kualitas masyarakat Indonesia sendiripun menjadi lebih baik,” katanya.

Ia mengakui bahwa Indonesia masih sering menghadapi masalah pertanian, seperti alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri dan pemukiman yang menyebabkan penurunan produktivitas beras. Perubahan musim yang tidak menentu juga dapat menyebabkan produksi beras menurun sehingga pemerintah pada saat-saat tertentu harus mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan nasional.

“Saya sebagai Ketum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini sangat mengapresiasi dengan apa yang telah ditempuh oleh Sentra Pembenihan Padi dan Penyuluhan Petani di Driyorejo Gresik, yang telah ikut berpatisipasi dalam meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan petani,” ujar Nanny.

Ia juga menyampaikan penghargaan tinggi kepada kaum tani perempuan yang disebutnya sebagai pahlawan-pahlawan Indonesia yang membuat Indonesia tak lagi mengimpor beras.

“Di sini ada ibu-ibu dari unsur TNI dari darat, laut dan udara yang segera akan menjadi pendamping ibu-ibu di lapangan agar lebih maju lagi,” katanya.  (IST).

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: