TERITORIAL.COM, JAKARTA – Belakangan ini penggunaan video berbasis AI semakin marak di media sosial.
Hadirnya teknologi AI untuk pembuatan video ini memang sangat menarik, karena dapat menghasilkan visual yang tampak nyata.
Hal ini membuat banyak orang tertarik untuk menggunakannya sebagai hiburan, eksperimen kreatif, hingga parodi.
Namun, tak sedikit oknum tidak bertanggung jawab menggunakan video AI untuk menyebarkan kabar bohong (hoax), memanipulasi opini publik, atau meniru sosok tertentu tanpa izin.
Video AI yang menyesatkan ini dapat memicu kepanikan, merusak reputasi individu, bahkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap suatu isu.
Agar kamu tidak mudah tergiring oleh video hoax, berikut cara membedakan video AI dengan yang asli:
- Sikronisasi Bibir dan Suara
Ketika menonton video wawancara atau saat publik figur berbicara, perhatikan dengan seksama sinkroniasasi antara gerakan bibir dengan audionya.
Pergerakan bibir dan audio yang tidak selaras atau delay sering kali menjadi salah satu tanda bahwa video tersebut dibuat dengan menggunakan teknologi AI (deepfake).
Sebaliknya, jika gerakan bibir, audio, dan jeda nafas tampak sinkron, maka kemungkinan besar video tersebut adalah asli.
2. Gerakan Tubuh
Kamu juga bisa memperhatikan detail-detail seperti jumlah jari, panjang-pendeknya kaki, gerakan tangan, atau pergerakan lain yang tampak tidak masuk akal untuk menganalisa apakah video tersebut dibuat oleh AI atau tidak.
3. Ekspresi Wajah
Teknologi AI dapat membantu seseorang untuk membuat video tampak realistis.
Bahkan beberapa platform dapat mengubah penampilan sesorang mirip seperti publik figur.
Namun, ada beberapa hal yang tak dapat ditiru oleh teknologi ini, yaitu ekspresi, emosi dan tatapan mata.
Jadi setiap menonto video yang diduga buatan AI, kamu bisa memperhatikan bagian wajah subjek tersebut.
Biasanya, figur yang diedit menggunakan platform AI dapat menampilkan ekspresi wajah yang mirip seperti robot, bukan manusia.
4. Bandingkan Video dari Sumber Lain
Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk memastikan keaslian sebuah video adalah dengan membandingkannya dengan video-video sama yang bertebaran di media sosial.
Biasanya, di media sosial kamu akan dengan mudah menemukan video yang sama, tetapi dengan konteks atau narasi yang berbeda.
Bukalah satu per satu video tersebut dan baca komentar yang disampaikan oleh netizen.
Dari sinilah kamu akan mengetahui apakah video yang diterima pertama apakah asli atau palsu.
5. Perhatikan Objek Lainnya
Selain memperhatikan figur dan objek utama, kamu juga bisa perhatikan objek-objek lain yang ada di sekitar video, seperti tulisan, gambar, pohon, dan lain sebagainya.
Video buatan AI biasanya akan menampilkan beberapa kejanggalan yang bisa ditemukan, seperti garis tidak simetris, objek yang terlihat mencurigakan, dan lain sebagainya.
Jadi, jangan sampai tertipu hoax ya!
(*)

