Hankam

TNI AL Bekali Personel dengan LDD Perencanaan dan Pengawasan Hardepo KRI

JAKARTA, Teritorial.com – TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Dinas Materiel Angkatan Laut (Dismatal) memberi pembekalan tentang perencanaan dan pengawasan pemeliharaan depo (Hardepo) kepada personelnya melalui Latihan Dalam Dinas (LDD) yang dilaksanakan di Rupat Dismatal, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Kegiatan yang dilaksanakan selama satu minggu ini dibuka Kepala Dinas Materiel Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI I Wayan Maradana, S.T., yang diikuti secara langsung oleh Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Dismatal sementara Unit Pelaksana Teknis Satuan Pemeliharaan Material Armada Barat (Satharmatbar) dan Timur mengikuti secara video conference (vicon).

Kadismatal menyampaikan dengan pelaksanaan LDD ini diharapkan seluruh personel Dismatal dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam perencanaan dan pengawasan kegiatan Hardepo. “Saya berharap seluruh peserta LDD mampu menerapkan dan mengembangkan ilmu dalam bidang perencanaan dan pengawasan Hardepo demi mewujudkan kesiapan Alutsista yang lebih baik untuk kejayaan TNI Angkatan Laut,” ujarnya.

Beberapa materi diberikan dalam LDD ini diantaranya pengawasan dan pemeriksaan Hardepo KRI, perencanaan dan perhitungan biaya sistem bekal, perencanaan dan perhitungan sistem pendorongan, perencanaan dan perhitungan biaya sistem bantu serta penyusunan dokumen pengadaan dengan instruktur para Perwira Dismatal.

Kegiatan LDD ini sejalan dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AL yang unggul dan profesional.

Ridwan Pribadi

About Author

You may also like

Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi
Hankam

Menhan akan segera laporkan permintaan maaf AS kepada presiden

Jakarta territorial.com-Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan segera melaporkan permintaan maaf Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis, terkait insiden ditolaknya Panglima