Gelandang AC Milan dan Tim Nasional Belanda tersebut memberikan lampu merah kepada Arsenal. Menurut Reijnders, momentum dan performa Manchester City saat ini berada di titik optimal, menjadikannya ancaman nyata yang siap melengserkan The Gunners dari posisi teratas dan mengamankan gelar Premier League musim ini.
Ancaman Serius dari Skuad Pep Guardiola
Komentar Reijnders mencerminkan pengamatan mendalam terhadap dinamika yang terjadi di Etihad Stadium. Ia menilai, bukan hanya faktor teknis dan taktis yang membuat City berbahaya, melainkan kondisi mental dan atmosfer internal tim yang sedang memuncak.
“City sedang memburu gelar Liga Inggris musim ini. Performa The Citizens juga sedang bagus belakangan ini,” ujar Reijnders, menekankan bahwa kondisi psikologis tim asuhan Pep Guardiola berada dalam kondisi terbaik, atau yang ia sebut dengan ‘mood’ yang sangat positif.
Baca juga : Insiden Mencekam di Serie A: Flare Mendarat di Lapangan, Kiper Emil Audero Sempat Kolaps
Faktor ‘mood’ ini sering kali menjadi penentu utama dalam balapan maraton seperti Liga Inggris, terutama ketika musim memasuki pekan-pekan terakhir di mana setiap hasil pertandingan akan sangat menentukan.
Kebangkitan Performa Brutal City
Peringatan dari Reijnders ini didukung oleh fakta di lapangan. Setelah sempat terseok dan tertinggal beberapa pekan lalu, Manchester City kembali menunjukkan karakter juara mereka dengan serangkaian kemenangan impresif.
The Citizens berhasil memanfaatkan kesalahan dan hasil imbang yang dialami para pesaing mereka, secara konsisten memangkas jarak di papan klasemen. Kedalaman skuad yang dimiliki City memungkinkan mereka untuk merotasi pemain tanpa kehilangan kualitas, menjaga kebugaran skuad inti menjelang akhir musim yang padat.
Pengalaman City dalam menghadapi tekanan perburuan gelar di musim-musim sebelumnya juga menjadi aset tak ternilai. Mereka dikenal sebagai tim yang paling dingin dan klinis saat berada di bawah tekanan, sebuah karakteristik yang membuat prediksi Reijnders semakin terasa kuat.
Kondisi Arsenal yang Harus Waspada
Bagi Arsenal, peringatan ini berfungsi sebagai wake-up call. Walaupun The Gunners telah menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dalam kematangan skuad muda Mikel Arteta, mereka masih membawa beban sejarah dan keraguan setelah kehilangan momentum di saat-saat akhir musim lalu.
Perbedaan poin yang kini sangat tipis di puncak klasemen menjadikan setiap pertandingan tersisa layaknya final. Jika Arsenal goyah atau hanya mendapatkan hasil imbang sekali saja, momentum City yang sedang “bagus” siap dimanfaatkan untuk mengambil alih supremasi.
Konsistensi di lini serang dan soliditas di lini belakang akan menjadi kunci utama bagi Arsenal untuk menahan gempuran City yang kini mengincar gelar Liga Inggris keempat berturut-turut, sebuah capaian historis yang belum pernah dicapai tim mana pun.
Fokus pada Pekan Penentu
Pada akhirnya, perburuan gelar Liga Inggris akan bergantung pada siapa yang mampu menjaga mentalitas pemenang dan kebugaran fisik hingga peluit akhir musim dibunyikan.
Komentar Tijjani Reijnders menegaskan bahwa Manchester City kini beroperasi dengan tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi. Mereka tidak hanya mengejar Arsenal di papan klasemen, tetapi juga memberikan tekanan psikologis masif yang harus diatasi oleh Mikel Arteta dan timnya. Pekan-pekan penentu ini dipastikan akan menjadi saksi, apakah performa superior City mampu mengantar mereka kembali ke singgasana, ataukah Arsenal mampu membuktikan bahwa mereka telah belajar dari kesalahan masa lalu dan siap merengkuh trofi yang sudah lama dinantikan.

