Campuz

UGM Kawal Pengembangan Nuklir Lewat Nuclear Readiness Forum 2026 Indonesia

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (KATGAMA) menginisiasi sebuah forum penting bertajuk  UGM Nuclear Readiness Forum 2026 dengan tema “From Commitment to Execution: Advancing Indonesia’s Nuclear Power Program.” Kegiatan ini berlangsung di Sari Pacific Hotel pada 22 April 2026 ,  menjadi ruang temu bagi pemangku kebijakan, pelaku industri, kalangan akademik, serta mitra global. Forum Tersebut Bertujuan mempercepat langkah nyata menuju pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia secara terukur dan sistematis.

Dorongan utama terselenggaranya forum ini adalah kebutuhan mendesak akan ketahanan energi nasional sekaligus komitmen menuju energi rendah karbon. Dalam konteks tersebut, energi nuklir dinilai sebagai solusi strategis karena mampu menyediakan pasokan listrik stabil (baseload), efisien, dan berkelanjutan.

Kolaborasi Multi-Pihak dan Fokus Solusi Nyata

Forum diawali dengan sesi pleno yang menghadirkan perwakilan pemerintah dari sektor ekonomi, energi, hingga pendidikan tinggi. Diskusi menyoroti pentingnya kepastian regulasi, kepemimpinan kebijakan yang kuat, serta koordinasi lintas sektor agar proyek PLTN dapat direalisasikan tanpa hambatan berarti.

Pembahasan kemudian diperdalam melalui sesi Focus Group Discussion (FGD) yang dibagi dalam tiga klaster utama: Regulation and Policy, Technology and Environment, serta Social Engineering and Economic. Setiap klaster melibatkan pakar nasional dan internasional guna mengupas tantangan sekaligus peluang implementasi PLTN secara menyeluruh.

FGD ini tidak sekadar diskusi, tetapi dirancang sebagai ruang kerja produktif. Targetnya mencakup identifikasi hambatan utama, penyusunan rekomendasi kebijakan prioritas, serta perumusan langkah aksi konkret untuk jangka 12–24 bulan ke depan. Seluruh hasil pembahasan nantinya akan dirangkum dalam dokumen Policy Paper yang akan diserahkan kepada pemerintah sebagai referensi strategis.

Dr. Agus Setiawan., S.T., M.T., selaku Ketua Panitia, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud tanggung jawab profesional alumni teknik. “Sebagai komunitas profesional yang teruji di berbagai sektor, kami menyadari bahwa ilmu dan pengalaman yang kami miliki harus senantiasa memberi manfaat nyata bagi kemajuan bangsa. Kami mengambil peran proaktif ini untuk memastikan bahwa orkestrasi pembangunan PLTN di Indonesia dieksekusi dengan presisi tinggi, aman, dan berpijak pada kajian teknis yang matang,” ujarnya.

Peran KATGAMA sebagai Katalis Kebijakan Energi

KATGAMA menilai bahwa keberhasilan proyek sebesar PLTN tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga bergantung pada kesiapan institusi, skema pembiayaan, penerimaan publik, serta sinergi antar pemangku kepentingan.

Melalui forum ini, KATGAMA menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah yang aktif memberikan kontribusi berbasis riset dan pengalaman praktis. Organisasi ini juga terus mendorong kebijakan berbasis bukti, inovasi teknologi, dan kolaborasi lintas sektor guna memastikan pembangunan nasional berjalan efektif dan berdaya saing global.

Ilhamsyah Putra

About Author

You may also like

Campuz Nasional

KPK Tinjau Ulang Kasus Pencucian Uang Setya Novanto Pasca Bebas Bersyarat

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini meminta perkembangan terbaru dari Bareskrim Polri terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian
Campuz Dunia

Hamas Setujui Usulan Gencatan Senjata Gaza dan Pembebasan Sandera

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Hamas mengumumkan menerima usulan gencatan senjata Gaza selama 60 hari, yang mencakup pembebasan setengah dari sekitar 20