Campuz Headline

Australia Ingin Bangun Kampus di Indonesia

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Pemerintah Australia berencana memperluas kerja sama pendidikan tinggi dengan Indonesia melalui pembukaan kampus Australia di berbagai wilayah Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan pendidikan internasional tanpa harus pergi jauh ke luar negeri.

Rencana itu disampaikan Australia’s Business Champion for Indonesia, Prof. Jennifer Westacott AC, dalam agenda yang berlangsung di Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026). Menurut Jennifer, kehadiran kampus Australia di Indonesia diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat hubungan akademik dan industri antara kedua negara.

“Kami sekarang ingin menempatkan kampus-kampus di sini di Indonesia agar orang-orang tidak perlu bepergian jauh untuk belajar, tetapi juga agar kita dapat melakukan hubungan vital tersebut dengan uh dengan industri,” kata Jennifer.

Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan tinggi internasional, terutama dengan tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan studi ke Australia setiap tahunnya.

Ribuan Mahasiswa Indonesia Kuliah di Australia

Jennifer mengungkapkan bahwa sepanjang tahun lalu terdapat sekitar 25.000 mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan di Australia. Selain itu, jumlah alumni Indonesia dari berbagai universitas Australia juga terus bertambah dan kini diperkirakan mencapai sekitar 200.000 orang.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan hubungan pendidikan antara Indonesia dan Australia sudah terjalin cukup kuat selama bertahun-tahun. Karena itu, pembukaan kampus cabang di Indonesia dinilai menjadi peluang besar untuk memperluas akses pendidikan internasional yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Ini adalah peluang yang sangat menarik,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada pembukaan kampus, Australia juga ingin memperdalam kolaborasi dengan Indonesia di bidang pendidikan tinggi, riset, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Dalam kesempatan yang sama, Kuasa Usaha Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, menegaskan komitmen Australia dalam mempererat hubungan pendidikan dengan Indonesia. Ia menyebut saat ini beberapa universitas Australia bahkan sudah mulai menjalankan program pendidikan dan kampus cabang di Indonesia.

Forum Pendidikan Australia-Indonesia Perkuat Kerja Sama

Untuk memperkuat kolaborasi tersebut, Australia juga menggelar forum pendidikan bertajuk TNE Connect pada 25–26 Mei 2026. Forum itu menjadi wadah diskusi antara institusi pendidikan tinggi Australia dan Indonesia dalam membangun model kerja sama pendidikan lintas negara yang lebih berkelanjutan.

“Australia berkomitmen untuk memperdalam hubungan pendidikan kami di Indonesia. TNE Connect dibangun di atas hubungan kuat yang telah terjalin dengan tiga universitas Australia yang telah mengoperasikan kampus cabang di Indonesia serta lebih dari 25.000 warga Indonesia yang menempuh pendidikan di Australia pada tahun lalu,” tutur Gita.

Ia menjelaskan forum tersebut mempertemukan berbagai pihak mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, hingga mitra pendidikan untuk saling bertukar ide terkait pengembangan pendidikan transnasional.

Lebih dari 30 institusi pendidikan tinggi dari Australia dan Indonesia disebut ikut menghadiri forum tersebut. Para peserta membahas peluang penguatan kemitraan pendidikan, pengembangan riset bersama, hingga model kerja sama praktis yang dapat diterapkan di masa depan.

Rizki Aminulloh

About Author

You may also like

Campuz Nasional

KPK Tinjau Ulang Kasus Pencucian Uang Setya Novanto Pasca Bebas Bersyarat

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini meminta perkembangan terbaru dari Bareskrim Polri terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian
Campuz Dunia

Hamas Setujui Usulan Gencatan Senjata Gaza dan Pembebasan Sandera

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Hamas mengumumkan menerima usulan gencatan senjata Gaza selama 60 hari, yang mencakup pembebasan setengah dari sekitar 20