Daerahku Headline

Jawa Tengah Perkuat Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Kinerja ekonomi Provinsi Jawa Tengah sepanjang awal 2026 menunjukkan tren yang cukup positif. Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi, sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi daerah dinilai mampu berjalan seimbang sehingga mendapat perhatian dari sejumlah pihak di tingkat nasional.

Capaian tersebut terlihat dari pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan I 2026 yang tercatat mencapai 5,89 persen atau berada di atas rata-rata nasional. Kondisi itu turut menjadi sorotan dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah bertema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor” yang berlangsung di Balai Kartini Grand Ballroom, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Frederica Widyasari Dewi, menilai strategi pembangunan yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah cukup terarah, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional melalui program swasembada pangan berbasis potensi daerah.

“Pak Luthfi punya program padi dan jagung (swasembada pangan) yang mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Menurut Frederica, pendekatan pembangunan yang dilakukan Pemprov Jateng memperlihatkan adanya komitmen kuat dalam mengembangkan sektor unggulan daerah secara terukur. Karena itu, OJK juga mendorong sektor jasa keuangan ikut mendukung program-program produktif di daerah.

Produksi Padi Tinggi, Jateng Siapkan Petani Milenial

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut memberikan apresiasi terhadap capaian ekonomi Jawa Tengah yang dinilai mampu menopang pertumbuhan nasional.

“Kalau daerah (pertumbuhan ekonomi) di bawah nasional, akan jadi bandul (memperberat),” ujar Airlangga.

Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa keberhasilan pertumbuhan ekonomi daerah tidak lepas dari fokus pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian, terutama program swasembada pangan. Pemprov Jateng, kata dia, telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan produktivitas pertanian menghadapi musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada 2026.

Salah satu strategi yang dilakukan ialah memastikan ketersediaan air di wilayah pertanian melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Selain itu, pemerintah juga mulai menyiapkan regenerasi petani lewat program petani milenial yang dijalankan bersama Kementerian Pertanian.

Program tersebut dikembangkan melalui pelatihan di Kecamatan Berdaya guna menciptakan petani muda yang lebih adaptif terhadap teknologi dan modernisasi pertanian.

Hingga April 2026, produksi padi Jawa Tengah tercatat mencapai 4.696.422 ton atau sekitar 44,48 persen dari target tahunan sebesar 10,5 juta ton.

UMKM Jadi Fokus Penguatan Ekonomi Daerah

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prognosis produksi padi Jawa Tengah periode Januari hingga Juni 2026 diperkirakan mencapai 5.674.991 ton gabah kering giling (GKG). Jumlah tersebut menempatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan produksi padi terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Timur.

Selain sektor pertanian, Pemprov Jawa Tengah juga terus mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program pelatihan, bantuan permodalan, hingga pendampingan pemasaran produk.

Menurut Ahmad Luthfi, pengembangan UMKM menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Dalam forum nasional tersebut, Ahmad Luthfi juga menjadi salah satu narasumber yang memaparkan strategi dan capaian program ketahanan pangan Jawa Tengah di hadapan para pemangku kebijakan nasional.

Rizki Aminulloh

About Author

You may also like

Daerahku

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerahku

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr