Foto

Festival Etik 2026 Cetak Harapan Baru Demokrasi, DKPP Soroti Peran Besar Jurnalis Muda Menuju Pemilu 2029

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Semangat generasi muda untuk mengawal demokrasi Indonesia mendapat sorotan khusus dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Melalui Festival Etik 2026, DKPP melihat lahirnya harapan baru bagi penyelenggaraan Pemilu 2029 yang lebih jujur, adil, dan berintegritas.

Dominasi peserta dari kalangan jurnalis muda dan mahasiswa dalam ajang tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu demokrasi, etika, dan pengawasan pemilu. Keterlibatan mereka diyakini akan menjadi kekuatan penting dalam menjaga kualitas pesta demokrasi lima tahunan di masa mendatang.

Anggota DKPP RI, Ratna Dewi Pettalolo saat memberikan sambutan

Anggota DKPP RI, Ratna Dewi Pettalolo, menyebut Festival Etik 2026 sebagai inovasi pertama yang digelar DKPP dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-14 pada 12 Juni 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan isu etika kepemiluan kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.

“Ini ide baru yang selama DKPP berdiri baru kali ini dilaksanakan dalam rangka menyambut 14 tahun kehadiran DKPP sebagai bagian dari penyelenggara pemilu di Indonesia,” ujar Ratna Dewi saat pengumuman pemenang Festival Etik 2026 di Jakarta, Kamis (11/6).

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu RI J. Kristiadi memberikan hadiah kepada pemenang juara satu lomba tulis jurnalistik ajang Festival Etik 2026 di Gedung DKPP, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Festival yang berlangsung sejak 28 April hingga 31 Mei 2026 itu berhasil menarik 217 peserta dari berbagai daerah. Sebanyak 130 peserta mengikuti lomba video kreatif, sementara 87 peserta berkompetisi dalam kategori karya tulis jurnalistik.

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia Ratna Dewi Pettalolo menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba video kreatif ajang Festival Etik 2026 di Gedung DKPP, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Bagi DKPP, tingginya partisipasi anak muda bukan sekadar angka. Fenomena tersebut mencerminkan tumbuhnya kesadaran baru bahwa menjaga demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara pemilu, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga negara.

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia Ratna Dewi Pettalolo menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba video kreatif ajang Festival Etik 2026 di Gedung DKPP, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ratna menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam mengawasi berbagai potensi pelanggaran pemilu, mulai dari politik uang, penyalahgunaan kekuasaan, hingga pelanggaran etika yang dapat mencederai kedaulatan rakyat.

“Kita punya harapan ke depan Pemilu 2029 akan lebih baik dengan keterlibatan anak-anak muda yang kreatif dan peduli bagaimana mereka ikut memantau, mengawasi, dan menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Festival Etik 2026 menjadi sarana edukasi publik untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya etika dalam penyelenggaraan pemilu. DKPP berharap gerakan ini mampu membangun budaya demokrasi yang sehat, transparan, dan partisipatif.

Ajang tersebut juga menjadi panggung apresiasi bagi insan pers yang konsisten mengangkat isu demokrasi dan kepemiluan. Pada kategori karya tulis jurnalistik, juara pertama diraih Iqbal Basyari dari Kompas. Sementara kategori video kreatif dimenangkan oleh tim asal Jakarta Selatan yang beranggotakan Mikaila, Nadya Ash Shafwah, Talitha Libna Zalianti, Pandu Aji Bimantoro, dan Syahril Ardiansyah.

Melalui Festival Etik 2026, DKPP tidak hanya merayakan perjalanan 14 tahun lembaga tersebut, tetapi juga menegaskan bahwa masa depan demokrasi Indonesia berada di tangan generasi muda yang kritis, kreatif, dan berani menjaga integritas pemilu.

Dengan semakin banyaknya anak muda yang terlibat, harapan mewujudkan Pemilu 2029 yang berkualitas pun kian terbuka lebar.

Ridwan Pribadi

About Author

You may also like

Foto

Jokowi Lantik Marsekal Hadi Tjahjanto Sebagai Panglima TNI

Jakarta, Teritorial.com-  Presiden Joko Widodo (kanan) menyematkan tanda pangkat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kiri) saat upacara pelantikan