Jakarta, TERITORIAL.COM – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Richard dilantik bersama Marsekal TNI Yusuf Jauhari yang mendapat tugas sebagai Wamenhan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi. Pengangkatan keduanya berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 42/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Dalam prosesi pelantikan, Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti para wakil menteri. Setelah itu, Richard dan Yusuf menandatangani berita acara pelantikan.
Sebelum menduduki posisi baru tersebut, Richard menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI sejak Juli 2024. Ia memiliki pengalaman panjang di lingkungan TNI Angkatan Darat, khususnya Komando Pasukan Khusus (Kopassus), serta pernah menduduki sejumlah posisi strategis di tingkat komando dan staf.
Penunjukan Richard sebagai Wamenhan menempatkannya pada bidang yang berkaitan dengan penyusunan strategi pertahanan, pengembangan doktrin militer, dan pembangunan kekuatan pertahanan Indonesia.
Profil Richard Taruli Horja Tampubolon
Richard Taruli Horja Tampubolon merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992. Ia berasal dari kecabangan Infanteri dan mengawali perjalanan militernya di lingkungan Kopassus.
Richard memiliki latar belakang keluarga Batak dan berasal dari kawasan Toba, Sumatera Utara. Ia menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Xaverius 2 Palembang sebelum melanjutkan pendidikan militer di Akmil.
Pengalaman Richard banyak berkaitan dengan operasi militer, komando pasukan, intelijen, serta pengelolaan organisasi TNI. Seiring perjalanan kariernya, ia dipercaya mengemban berbagai jabatan, mulai dari komandan satuan hingga pejabat staf di tingkat Mabes TNI.
Salah satu posisi penting yang pernah diembannya adalah Kepala Staf Umum TNI. Jabatan tersebut membuatnya terlibat dalam koordinasi staf dan berbagai agenda strategis di lingkungan TNI.
Riwayat Pendidikan Richard Tampubolon
Richard menempuh pendidikan militer secara bertahap untuk menunjang kariernya sebagai perwira TNI.
Berikut sejumlah riwayat pendidikan yang tercatat dalam profilnya:
- SMA Xaverius 2 Palembang, 1985–1988
- Akademi Militer, 1989–1992
- Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri (Sesarcabif)
- Pendidikan Para dan Para Utama
- Pendidikan terjun bebas (free fall)
- Pendidikan Komando 64 pada 1993
- Pendidikan Pandu Udara
- Pendidikan Lanjutan Perwira I (Diklapa I)
- Pendidikan Lanjutan Perwira II (Diklapa II)
- Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Dikreg XLV pada 2007
Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Richard di lingkungan pasukan infanteri dan pasukan khusus. Ia juga menempuh pendidikan pengembangan karier untuk mempersiapkan penugasan pada tingkat komando dan staf yang lebih tinggi.
Perjalanan Karier Richard Tampubolon di TNI
Karier militer Richard dimulai dari sejumlah jabatan di lingkungan Kopassus. Ia pernah menjadi Perwira Pembantu Bidang Intelijen di Staf Intelijen Kopassus, Komandan Batalyon 11 Grup 1 Kopassus, serta Wakil Komandan Grup 2 Kopassus.
Pada 2014, ia dipercaya menjabat Asisten Intelijen Danjen Kopassus. Setelah itu, Richard bertugas sebagai Komandan Grup 2 Kopassus pada 2014–2015 dan Komandan Grup 3 Kopassus pada 2015.
Perjalanan kariernya berlanjut ke sejumlah satuan di luar Kopassus. Pada 2016, ia menjabat Komandan Resimen Induk Kodam VI/Mulawarman, kemudian menjadi Komandan Korem 023/Kawal Samudera pada 2016–2017.
Richard kembali bertugas di Kopassus sebagai Wakil Komandan Jenderal Kopassus pada 2017–2018. Selanjutnya, ia menjabat Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman pada 2018–2019 dan Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I pada 2019–2020.
Pada 2020–2021, Richard dipercaya memimpin Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI. Ia kemudian menjabat Panglima Kodam XVI/Pattimura pada 2021–2022.
Kariernya berlanjut sebagai Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat pada 2022–2023. Pada 2023, ia ditunjuk menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, posisi yang diembannya hingga 2024.
Pada Juli 2024, Richard mendapat penugasan sebagai Kepala Staf Umum TNI. Ia menjalankan tugas tersebut hingga dilantik menjadi Wamenhan pada 15 Oktober 2026.
Pengalaman Richard dalam Operasi Militer
Selain menduduki berbagai jabatan struktural, Richard memiliki pengalaman penugasan operasi militer. Ia tercatat pernah mengikuti operasi di Timor-Timur pada 1998.
Richard juga pernah ditunjuk sebagai Kepala Operasi Nemangkawi I di Papua ketika menjabat Wakil Komandan Jenderal Kopassus. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya aparat keamanan menghadapi kelompok bersenjata di Papua.
Pengalaman di bidang operasi dan komando pasukan menjadi salah satu bagian penting dalam rekam jejak militernya sebelum beralih ke jabatan di lingkungan Kementerian Pertahanan.
Namun, tugas barunya tidak hanya berkaitan dengan operasi militer. Sebagai Wamenhan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan, Richard akan bekerja dalam lingkup kebijakan pertahanan yang mencakup perencanaan strategis dan pengembangan kemampuan pertahanan nasional.
Tugas Richard Tampubolon sebagai Wamenhan
Penunjukan Richard menjadi bagian dari penataan jabatan wakil menteri di Kementerian Pertahanan. Melalui pembagian bidang kerja, pemerintah menempatkan pejabat berbeda untuk menangani aspek strategi dan pembangunan kekuatan serta logistik, industri pertahanan, dan teknologi.
Richard mendapat tanggung jawab pada bidang strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan. Sementara itu, Yusuf Jauhari menangani bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi.
Pembagian tersebut berkaitan dengan kebutuhan pengelolaan pertahanan yang tidak hanya mengandalkan kesiapan personel dan operasi militer, tetapi juga membutuhkan perencanaan jangka panjang, pengembangan kemampuan organisasi, serta penyesuaian terhadap perkembangan lingkungan strategis.
Dalam menjalankan tugasnya, Richard akan berada di lingkungan Kementerian Pertahanan yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Dengan pengalaman di Kopassus, sejumlah komando wilayah pertahanan, dan Mabes TNI, Richard kini memasuki penugasan baru di ranah pemerintahan. Rekam jejaknya di lingkungan militer menjadi latar belakang penting dalam menjalankan tanggung jawab di bidang kebijakan pertahanan nasional.

