Lifestyle

Raisa Rayakan 10 Tahun Album Handmade Lewat Konser Intim, Hadirkan Isyana hingga Andi Rianto

Jakarta, TERITORIAL.COM – Penyanyi Raisa Andriana merayakan satu dekade album Handmade melalui pertunjukan spesial bertajuk Handmade Night di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Konser yang berlangsung pada 4 dan 5 November 2026 ini menjadi kesempatan bagi Raisa dan para penggemarnya untuk kembali mengenang lagu-lagu yang telah menemani perjalanan musik mereka selama sepuluh tahun.

Berbeda dari konser reguler yang biasanya merangkum lagu dari berbagai album, Handmade Night secara khusus menempatkan album Handmade sebagai pusat pertunjukan. Raisa mengajak penonton kembali ke masa ketika album tersebut pertama kali dirilis pada 2016.

Antusiasme penggemar terlihat dari penjualan tiket. Pertunjukan hari pertama langsung terjual habis pada hari pembukaan penjualan, 9 Oktober 2026. Merespons tingginya permintaan, JUNI Concert kemudian menambahkan jadwal pertunjukan pada 5 November.

Seluruh tiket untuk rangkaian konser tersebut dilaporkan terjual habis. Pertunjukan pun berlangsung selama dua malam di Graha Bhakti Budaya dengan konsep yang lebih intim.

Nostalgia Lagu-Lagu dari Album Handmade

Album Handmade menjadi salah satu karya penting dalam perjalanan karier Raisa. Dirilis pada 2016, album ini menghadirkan sejumlah lagu yang dikenal luas oleh pendengarnya, seperti Kali Kedua, Jatuh Hati, dan Percayalah yang dibawakan bersama Afgan.

Melalui Handmade Night, Raisa tidak sekadar membawakan kembali lagu-lagu dari album tersebut. Pertunjukan ini juga menjadi ruang bagi para pendengar untuk mengingat berbagai pengalaman yang pernah mereka lalui bersama musiknya.

Bagi sebagian penggemar, lagu-lagu dalam Handmade mungkin mengingatkan pada masa jatuh cinta, hubungan yang telah berakhir, persahabatan, hingga proses mengenal diri sendiri. Kenangan itulah yang membuat perayaan satu dekade album ini terasa lebih personal.

Pada pertunjukan hari kedua, Raisa membuka penampilannya dengan intro Handmade, kemudian menyapa penonton sebelum melanjutkan penampilan melalui lagu Biarkanlah dan Jatuh Hati. Sejumlah penonton ikut bernyanyi mengikuti lagu-lagu yang dibawakan.

Hadirkan Sesi Prelude Acoustic Show

Salah satu pengalaman tambahan dalam Handmade Night adalah sesi Prelude Acoustic Show. Sesi khusus ini diberikan kepada pemegang tiket kategori CAT 1 dan CAT 2.

Berdasarkan informasi acara, sesi akustik tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 16.30 WIB, sebelum pertunjukan utama yang dimulai pukul 19.30 WIB. Melalui format akustik, penonton mendapat kesempatan menikmati penampilan Raisa dengan aransemen yang lebih sederhana.

Kehadiran sesi ini membuat pengalaman konser tidak hanya berpusat pada pertunjukan utama. Penyelenggara juga menghadirkan rangkaian aktivitas yang dirancang untuk membawa penggemar lebih dekat dengan perayaan album Handmade.

Raisa Berkolaborasi dengan Isyana Sarasvati dan Andi Rianto

Konser hari kedua pada Kamis (5/11/2026) juga menghadirkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah kemunculan Isyana Sarasvati yang naik ke panggung untuk berkolaborasi dengan Raisa membawakan lagu Anganku Anganmu.

Lagu yang dirilis pada 2017 tersebut menjadi salah satu kolaborasi yang dinantikan penonton. Raisa dan Isyana juga sempat berbagi cerita mengenai hubungan pertemanan dan dukungan di antara keduanya.

Kejutan lain terjadi ketika Raisa melihat kehadiran musisi Andi Rianto di antara penonton. Ia kemudian mengajak Andi Rianto naik ke panggung untuk mengiringinya membawakan lagu Bahasa Kalbu.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu momen istimewa dalam konser. Andi Rianto diketahui terlibat dalam penciptaan lagu Bahasa Kalbu bersama Titi DJ dan Dorie Kalmas, serta mengaransemen versi yang dibawakan Raisa pada 2020.

Sisipkan Pesan Lingkungan Lewat Lagu Nyawa dan Harapan

Selain menghadirkan nostalgia dan kolaborasi, Raisa juga menggunakan panggung Handmade Night untuk menyampaikan kepeduliannya terhadap isu lingkungan.

Saat membawakan lagu Nyawa dan Harapan, layar di belakang panggung menampilkan visual hutan terbakar, jalanan yang tertutup asap, hingga orangutan yang kehilangan habitatnya.

Di tengah penampilan, Raisa mengajak penonton ikut bernyanyi sambil mengangkat tiga jari sebagai simbol perlawanan. Ajakan tersebut disambut oleh sejumlah penonton yang mengikuti gestur tersebut hingga lagu berakhir.

Momen ini memperlihatkan bahwa pertunjukan musik juga dapat menjadi ruang untuk menyampaikan pesan sosial. Di tengah perayaan karya yang telah berusia satu dekade, Raisa tetap menyelipkan isu yang menjadi perhatiannya.

Handmade Bus dan Vinyl Edisi Khusus

Perayaan sepuluh tahun album Handmade tidak hanya berlangsung di dalam gedung pertunjukan. Sebelum konser digelar, penyelenggara juga menghadirkan Handmade Bus Experience, yakni bus promosi yang berkeliling ke sejumlah lokasi, termasuk Lotte Shopping Avenue.

Bus tersebut menyediakan photo booth bertema Handmade serta fasilitas pemesanan awal merchandise resmi. Aktivitas ini memberi kesempatan kepada penggemar untuk ikut merayakan album tersebut di luar jadwal konser.

Selain itu, perayaan satu dekade Handmade juga ditandai dengan pembukaan pre-order vinyl edisi khusus pada akhir Oktober 2026. Rilisan fisik ini menjadi pilihan bagi penggemar yang ingin mengoleksi album dalam format berbeda.

Kehadiran vinyl sekaligus menambah unsur memorabilia dalam perayaan tersebut. Album yang telah menemani pendengar selama sepuluh tahun itu kini kembali dihadirkan melalui format fisik yang dapat disimpan sebagai koleksi.

Harga Tiket Handmade Night

Saat penjualan dibuka, penyelenggara menyediakan enam kategori tiket dengan harga mulai Rp600.000 hingga Rp1.250.000. Berikut daftar harga yang diumumkan:

  • CAT 1: Rp1.250.000
  • CAT 2: Rp1.100.000
  • CAT 3: Rp850.000
  • CAT 4: Rp750.000
  • CAT 5: Rp650.000
  • CAT 6: Rp600.000

Harga tersebut belum termasuk pajak, biaya administrasi, dan biaya tambahan lainnya. Khusus pemegang tiket CAT 1 dan CAT 2, tersedia akses ke sesi Prelude Acoustic Show.

Dengan konsep pertunjukan intim, kolaborasi musisi, sesi akustik, hingga berbagai aktivitas pendukung, Handmade Night menjadi cara Raisa merayakan perjalanan album Handmade bersama para pendengarnya.

Lebih dari sekadar mengulang lagu-lagu lama, pertunjukan ini mempertemukan kembali musik dengan kenangan yang telah tumbuh selama satu dekade. Bagi Raisa dan para penggemarnya, Handmade Night menjadi momen untuk melihat kembali perjalanan yang telah dilalui sekaligus merayakan karya yang masih memiliki tempat tersendiri di hati pendengarnya.

Kayla Dikta Alifia

About Author

You may also like

Lifestyle

Dharma Wanita Persatuan Kemhan RI Gelar Pelatihan Penggunaan Teknologi Informasi

Jakarta, Teritorial.com – Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pertahanan RI menggelar pelatihan penggunaan teknologi informasi dalam rangka meningkatkan kemandirian wanita pada
Lifestyle

Jadikan Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel, PBNU : Sikap Trump Akan Picu Konflik

Jakarta, Teritorial.Com-  Ketua PBNU Said Aqil mengecam tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan bahwa Yerusalem merupakan ibu kota