JAKARTA, Teritorial.com — Air dan air limbah, pengelolaan sampah dan daur ulang, energi terbarukan dan elektrik, keamanan, proteksi kebakaran, SAR dan penanggulangan bencana, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga solusi kota cerdas. Berbagai sektor yang semakin saling terhubung tersebut akan kembali dipertemukan dalam satu rangkaian pameran industri pada 24–26 Agustus 2027 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Indonesia.
PT Napindo Media Ashatama (Napindo) resmi meluncurkan penyelenggaraan Indo Water, Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, Indo Firex, Rescue & Disaster, serta Indonesia International Smart City 2027 Expo & Forum melalui acara Grand Launching yang digelar pada Rabu (7/10/2026) di NICE, PIK 2.
Bukan hanya memperkenalkan agenda 2027, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi Napindo untuk memperkenalkan NICE sebagai venue baru kepada peserta pameran, kementerian dan lembaga, asosiasi pendukung, mitra media, serta mitra strategis yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan penyelenggaraan pameran.
Ketika Sektor-Sektor Strategis Bertemu dalam Satu Platform
Perkembangan berbagai industri saat ini semakin memperlihatkan keterkaitan antarsektor. Pengelolaan air berhubungan dengan lingkungan, pengelolaan sampah berkaitan dengan keberlanjutan, sedangkan energi memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur. Sementara itu, keamanan, keselamatan, penanggulangan bencana, dan kota cerdas turut menjadi bagian dari pembangunan kawasan dan perkotaan.
Rangkaian pameran Napindo pada 2027 menghadirkan satu platform yang mempertemukan berbagai sektor strategis sekaligus menampilkan teknologi, inovasi, dan solusi industri. Keberagaman sektor tersebut membuka ruang interaksi antara pelaku industri, pemerintah, asosiasi, profesional, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas jejaring, bertukar pengetahuan, serta mengeksplorasi peluang bisnis dan kolaborasi lintas sektor.
Dari Capaian 2026 Menuju Skala yang Lebih Luas
Penyelenggaraan 2027 melanjutkan capaian positif yang dicatat pada Agustus 2026. Rangkaian pameran tersebut mempertemukan 700 perusahaan peserta dari 23 negara dengan area pameran seluas 20.000 meter persegi yang terisi penuh. Selama penyelenggaraan, tercatat sebanyak 17.925 pengunjung profesional hadir.
Tingginya partisipasi tersebut menjadi bagian dari perkembangan Indo Water dan rangkaian pameran terkait sebagai platform yang mempertemukan teknologi, inovasi, dan solusi di berbagai sektor strategis.
Bagi Napindo, capaian tersebut menjadi pijakan untuk mengembangkan penyelenggaraan berikutnya, baik dari segi skala maupun cakupan sektor. Managing Director Napindo menyampaikan bahwa Grand Launching menjadi momentum untuk melanjutkan kolaborasi yang telah terbangun sekaligus membuka ruang bagi peluang baru.
Sebagai bagian dari acara tersebut, dilakukan prosesi penekanan tombol secara simbolis sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan. Prosesi ini dilakukan oleh Managing Director Napindo, Arya Seta, bersama sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga, yakni Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Amran, M.T.; perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Erry Prawisuda, selaku Analis Bencana Ahli Madya; serta General Manager Sales & Marketing NICE, Maya Gustiana, yang mewakili pengelola venue NICE PIK 2.
Momen tersebut menjadi simbol kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mendorong keberlanjutan dan pengembangan platform pameran pada 2027.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Napindo menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pameran.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada para perwakilan kedutaan besar negara sahabat, kementerian dan lembaga, asosiasi, exhibitor, mitra strategis, akademisi, rekan media, serta seluruh pelaku industri yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan dalam penyelenggaraan Indo Water.
Kami menyadari bahwa keberhasilan Indo Water tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dan kembali mengambil bagian dalam Indo Water, Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, Indo Firex, Rescue & Disaster, dan Indonesia International Smart City 2027 Expo & Forum. Bersama-sama, kami ingin terus menghadirkan ruang yang dapat mempertemukan pelaku industri, memperluas koneksi, serta membuka peluang untuk berbagi pengetahuan, teknologi, solusi, dan kolaborasi.”
Indo Firex Memperluas Cakupan ke Keselamatan dan Penanggulangan Bencana
Salah satu pengembangan yang akan terlihat pada penyelenggaraan 2027 adalah perubahan identitas Indo Firex menjadi Indo Firex, Rescue & Disaster. Perubahan ini menandai perluasan cakupan dari proteksi kebakaran ke bidang yang lebih luas, meliputi pencarian dan pertolongan (SAR), kesiapsiagaan, keselamatan, serta penanggulangan bencana.
Dengan cakupan tersebut, pameran diharapkan dapat membuka peluang partisipasi yang lebih luas bagi berbagai pihak yang bergerak di bidang terkait.
Perubahan ini juga memperkuat keterkaitan antarsektor yang dihadirkan dalam rangkaian pameran 2027. Melalui platform tersebut, Napindo berupaya mempertemukan teknologi dan solusi yang dapat menjawab kebutuhan industri, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan infrastruktur, lingkungan, energi, keselamatan, hingga perkembangan perkotaan.
Targetkan 700 Perusahaan dan 18.000 Pengunjung Profesional
Untuk penyelenggaraan 2027, Napindo menargetkan partisipasi 700 perusahaan dari 30 negara, termasuk 12 paviliun negara. Area pameran ditargetkan mencapai 20.800 meter persegi, sedangkan jumlah pengunjung profesional selama tiga hari penyelenggaraan ditargetkan mencapai 18.000 orang dari dalam dan luar negeri.
Perpindahan lokasi ke NICE, PIK 2, menjadi bagian dari pengembangan tersebut. Venue baru ini menyediakan ruang yang lebih luas untuk mengakomodasi kebutuhan peserta dan pengunjung, sekaligus mendukung penyelenggaraan berbagai program pameran dan forum pendukung.
Dengan cakupan sektor yang semakin luas, identitas pameran yang terus berkembang, serta dukungan pemerintah dan pelaku industri, Napindo melanjutkan penyelenggaraan 2027 dengan menghadirkan platform yang semakin terintegrasi. Platform ini diharapkan menjadi ruang bagi industri untuk bertemu, berbagi pengetahuan, menemukan teknologi dan solusi, serta membangun peluang kolaborasi.

