Mengusung tema “Temu Silaturahmi Semakin Erat, Semakin Kuat” dalam semangat Persatuan Nusantara, acara berlangsung hangat sejak awal hingga akhir. Seluruh peserta yang hadir berasal dari berbagai fakultas dan lintas generasi alumni Universitas Trisakti. Mereka berkumpul dalam satu ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus memperkuat jaringan profesional dan sosial.
Acara diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya pertemuan tersebut. Dalam sambutannya, pimpinan IKA Usakti menyampaikan penghargaan kepada seluruh alumni yang hadir dan tetap menjaga hubungan baik antaranggota organisasi.
“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan karena hari ini kita berdiri bersama dalam sebuah silaturahmi yang selalu kita utamakan,” ujarnya.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut mencerminkan realitas bahwa alumni Trisakti tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan memiliki kontribusi nyata di banyak sektor. Mulai dari dunia pemerintahan, bisnis, pendidikan, hingga pembangunan daerah, alumni Trisakti disebut terus memberikan peran strategis bagi masyarakat.

Tiga Pilar Strategis untuk Masa Depan IKA Usakti
Dalam pidatonya, pimpinan organisasi menegaskan bahwa kekuatan alumni tidak cukup hanya besar secara jumlah, tetapi juga harus terhubung dalam satu visi yang sama.
“Kita adalah entitas intelektual yang luasnya menyamai luasnya Nusantara itu sendiri. Namun, luas saja tidak cukup. Luas tanpa ikatan adalah kerapuhan,” tegasnya.
Untuk itu, IKA Usakti kini fokus membangun organisasi melalui tiga pilar utama. Pilar pertama adalah Sinergi Tanpa Batas, yang bertujuan menggabungkan potensi individu alumni menjadi kekuatan kolektif yang mampu menciptakan kolaborasi di bidang profesional maupun bisnis.
Pilar kedua yaitu Inovasi dan Adaptasi. Organisasi alumni didorong agar tetap relevan menghadapi perubahan zaman yang berlangsung cepat. Alumni Trisakti diharapkan tidak sekadar mengikuti perkembangan, tetapi juga menjadi pelopor dalam bidang masing-masing.
Sementara pilar ketiga adalah Kontribusi Nasional. Semangat perjuangan yang melekat pada Universitas Trisakti dinilai harus diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. IKA Usakti pun diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung kemajuan Indonesia.
Halal Bihalal Jadi Simbol Persatuan Alumni
Menjelang akhir acara, suasana semakin emosional ketika sesi Halal Bihalal digelar. Seluruh peserta saling berjabat tangan dan bermaafan sebagai simbol mempererat kembali hubungan persaudaraan antaralumni.
Pimpinan IKA Usakti menilai silaturahmi tersebut menjadi energi baru untuk memperkuat organisasi ke depan. “Silaturahmi hari ini adalah bahan bakar untuk mesin besar bernama IKA Usakti,” katanya penuh semangat.
Acara ditutup dengan seruan bersama yang menggambarkan semangat persatuan dan optimisme alumni Trisakti untuk masa depan bangsa.
“Mari kita buktikan bahwa alumni Universitas Trisakti adalah simpul pemersatu dan motor penggerak kemajuan Indonesia. IKA USAKTI! WE ARE ONE!” seru peserta secara kompak.

