Campuz

Pemprov DKI Rancang Skema LPDP untuk 100 Warga Jakarta

Pramono Target 100 Beasiswa Luar Negeri. (Doc. Metro TV News)

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggagas program beasiswa luar negeri yang dirancang menyerupai pola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Inisiatif tersebut ditargetkan mulai berjalan tahun depan dengan sasaran awal sedikitnya 100 warga Jakarta dapat melanjutkan studi ke berbagai universitas di mancanegara.

Dalam keterangannya di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta pada Kamis, 26 Februari 2026, Pramono menegaskan komitmennya untuk menghadirkan skema pembiayaan pendidikan bertaraf internasional yang dikelola pemerintah daerah. “Salah satu yang betul-betul saya ingin canangkan adalah mempunyai LPDP Jakarta. Apakah bisa? Saya yakin bisa. Saya yakin bisa,” ujarnya.

Ia menilai akses pendidikan global perlu dibuka seluas-luasnya, khususnya bagi pelajar dari keluarga prasejahtera. Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk meningkatkan mobilitas sosial dan memperbaiki taraf hidup keluarga dalam jangka panjang.

Terkendala Tekanan Anggaran

Meski optimistis, Pramono mengakui realisasi program tersebut sempat tertahan akibat kondisi fiskal daerah. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 mengalami tekanan signifikan setelah adanya pengurangan dana bagi hasil (DBH) sekitar Rp15 triliun. Situasi tersebut membuat implementasi beasiswa belum memungkinkan dilakukan pada tahun berjalan.

“Kita memang terdampak pengurangan DBH cukup besar. Tetapi niat itu tidak surut,” tegasnya.

Sebagai langkah persiapan, Pramono telah melakukan pertemuan dengan Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso. Diskusi tersebut membahas aspek teknis hingga tata kelola agar program serupa di tingkat Pemprov DKI dapat dirancang secara berkelanjutan dan akuntabel.

“Tiga hari lalu saya didampingi Bu Nahdiana (Kadisdik) menerima Pak Dwi Larso. Kami sudah mulai berbicara lebih detail,” kata dia.

Ia pun memberi arahan langsung kepada jajaran Dinas Pendidikan agar proses perencanaan dipercepat. “Saya sudah sampaikan ke Bu Nana, kalau bisa tahun depan sekurang-kurangnya kita bisa memberangkatkan 100 orang LPDP,” ujar dia.

Perluasan Program KJMU

Selain menyiapkan beasiswa luar negeri, Pramono juga mendorong pengembangan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Selama ini, bantuan tersebut lebih banyak diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang sarjana (S1). Ke depan, Pemprov DKI diharapkan memperluas cakupan hingga program magister (S2) dan doktoral (S3).

Bagi Pramono, investasi di sektor pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan jangka panjang Jakarta. Ia mencontohkan pengalaman pribadinya yang sangat dipengaruhi oleh kesempatan menempuh pendidikan.

“Karena itulah yang saya sampaikan tadi, yang namanya pendidikanlah yang mengubah nasib seseorang. Saya tidak yakin bisa sampai di tempat ini menjadi gubernur tanpa pendidikan,” ujar dia.

Rizki Aminulloh

About Author

You may also like

Campuz Nasional

KPK Tinjau Ulang Kasus Pencucian Uang Setya Novanto Pasca Bebas Bersyarat

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini meminta perkembangan terbaru dari Bareskrim Polri terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian
Campuz Dunia

Hamas Setujui Usulan Gencatan Senjata Gaza dan Pembebasan Sandera

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Hamas mengumumkan menerima usulan gencatan senjata Gaza selama 60 hari, yang mencakup pembebasan setengah dari sekitar 20