TERITORIAL.COM, JAKARTA – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menunjukkan peningkatan performa di tingkat global melalui pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026. Dalam hasil terbaru tersebut, UNS berhasil memasukkan delapan bidang keilmuan ke dalam daftar universitas terbaik dunia.
Pencapaian ini menjadi lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana UNS hanya mencatatkan lima bidang studi. Kini, jumlah tersebut bertambah menjadi delapan, yang terdiri dari enam subjek spesifik dan dua kelompok bidang keilmuan besar.
Dari total bidang yang masuk pemeringkatan, lima di antaranya berhasil menembus posisi Top 500 dunia. Hal ini menandakan bahwa kualitas akademik UNS semakin kompetitif di tingkat internasional.
Enam Bidang Studi Masuk Peringkat Dunia
Beberapa program studi unggulan UNS menunjukkan performa yang menonjol, baik di tingkat global maupun nasional. Bidang seperti Seni & Desain, Akuntansi & Keuangan, serta Ekonomi bahkan mampu menempati posisi lima besar secara nasional.
Berikut rincian capaian enam subjek spesifik UNS:
- Art & Design berada di peringkat dunia 201–300 dan posisi ketiga nasional
- Accounting & Finance menempati peringkat 301–375 dunia dan posisi keempat nasional
- Law & Legal Studies berada di rentang 351–400 dunia dan peringkat keenam nasional
- Agriculture & Forestry menempati posisi 401–475 dunia dan peringkat kelima nasional
- Economics & Econometrics berada di peringkat 401–450 dunia dan posisi kelima nasional
- Business & Management Studies berada di rentang 551–600 dunia dan peringkat keenam nasional
Selain itu, UNS juga mencatatkan hasil positif pada dua bidang keilmuan besar, yaitu Arts & Humanities serta Social Sciences & Management, yang masing-masing berada di posisi 501–550 dunia.
Persaingan Global Ketat dan Komitmen Pengembangan Riset
Pemeringkatan QS WUR by Subject dikenal sebagai salah satu acuan penting dalam menilai kualitas perguruan tinggi secara global. Pada edisi 2026, kompetisi semakin ketat dengan melibatkan lebih dari 18.300 program studi dari sekitar 1.700 universitas di berbagai negara.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator utama, antara lain reputasi akademik, daya saing lulusan di dunia kerja, jumlah sitasi penelitian, produktivitas riset melalui H-index, serta intensitas kerja sama internasional.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kekuatan UNS tidak hanya pada bidang tertentu, tetapi juga pada rumpun ilmu secara keseluruhan,” demikian tertulis di laman UNS.
Masuknya bidang studi baru dalam daftar ini juga menunjukkan adanya pengembangan kapasitas akademik yang semakin luas di lingkungan UNS.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti konsistensi UNS dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan memperkuat budaya riset. Secara nasional, kontribusi UNS turut mendukung posisi Indonesia yang berhasil menempatkan 159 program studi dari 26 perguruan tinggi dalam pemeringkatan ini.
Ke depan, UNS berkomitmen untuk terus mengembangkan bidang unggulan serta memperluas jejaring kerja sama global. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan dunia internasional yang semakin dinamis.

