TERITORIAL.COM, JAKARTA –Terduga pelaku penembakan yang terjadi di sebuah sekolah di wilayah Nonthaburi, Thailand, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat mengunci diri di salah satu gedung sekolah pada Jumat (7/8/2026) pagi.
Kepolisian setempat memastikan bahwa sosok yang diduga sebagai pelaku merupakan siswa aktif di sekolah tersebut. Pelaku diketahui masih terdaftar sebagai murid Mathayom 3 atau setara dengan kelas 9. Berdasarkan penyelidikan awal, polisi menduga pelaku melukai dirinya sendiri hingga akhirnya meninggal dunia.
Aksi penembakan tersebut terjadi di Sekolah Debsirin Nonthaburi, Distrik Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi. Peristiwa itu dilaporkan berlangsung sekitar pukul 10.00 waktu setempat dan membuat suasana sekolah berubah menjadi kepanikan.
Seorang siswa yang berada di lokasi menyebutkan bahwa pelaku mengenakan seragam olahraga resmi sekolah berwarna ungu saat melakukan aksinya. Karena masih berstatus sebagai murid aktif, keberadaan pelaku di lingkungan sekolah awalnya tidak menimbulkan kecurigaan.
Guru Menjadi Korban Meninggal, Belasan Orang Terluka
Setelah melakukan penembakan, pelaku kemudian masuk ke lantai tiga sebuah gedung berwarna merah muda di area sekolah dan mengunci diri. Petugas kepolisian yang melakukan pemeriksaan di lokasi kemudian menemukan pelaku sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam ruang komputer.
Selain pelaku, seorang guru perempuan juga dilaporkan menjadi korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Sementara itu, sedikitnya 15 orang lainnya mengalami luka akibat terkena tembakan maupun terdampak kepanikan ketika para siswa dan staf berusaha menyelamatkan diri.
Informasi awal terkait adanya suara tembakan diterima oleh relawan dari Poh Teck Tung Foundation. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada aparat keamanan setempat untuk dilakukan penanganan cepat.
Petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area sekolah, mengevakuasi siswa dan staf, serta memastikan situasi di sekitar kompleks tetap terkendali.
Polisi Dalami Motif di Balik Aksi Penembakan
Selama proses penanganan berlangsung, pihak berwenang meminta masyarakat tidak melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian. Warga juga diminta menjauh dari area sekolah demi menjaga keamanan serta memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan penyelidikan.
Kepolisian Nonthaburi hingga kini masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait insiden tersebut. Aparat masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap motif di balik aksi penembakan yang terjadi di lingkungan sekolah itu.
Penyelidikan juga dilakukan untuk mengetahui bagaimana pelaku dapat membawa senjata dan melakukan aksi tersebut di dalam kawasan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siswa dan tenaga pengajar.

