EKOBIZ Headline

Ketika Dolar Menguat, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Nilai tukar dolar Amerika Serikat kembali melonjak dan membuat rupiah tertekan. Bagi sebagian orang, kenaikan dolar mungkin hanya terlihat sebagai isu ekonomi global. Namun bagi masyarakat Indonesia, dampaknya terasa nyata hingga ke kehidupan sehari-hari: harga kebutuhan pokok naik, biaya hidup makin mahal, dan ancaman pengurangan tenaga kerja mulai menghantui.

Di tengah kondisi ini, Indonesia sebenarnya sedang menghadapi persoalan yang jauh lebih besar dari sekadar melemahnya rupiah. Kenaikan dolar memperlihatkan bagaimana kuatnya pengaruh Amerika Serikat terhadap sistem ekonomi internasional. Sampai hari ini, dolar masih menjadi mata uang utama dunia dalam perdagangan internasional, pembayaran utang luar negeri, hingga transaksi energi global.

Artinya, ketika ekonomi Amerika Serikat berubah, banyak negara lain otomatis ikut terdampak, termasuk Indonesia.

Dalam perspektif hubungan internasional, fenomena ini menunjukkan bahwa dunia saat ini masih berada dalam dominasi ekonomi global yang sangat bergantung pada dolar AS. Ketika terjadi konflik geopolitik, perang, atau ketidakpastian ekonomi dunia, investor internasional biasanya akan menarik uang mereka dari negara berkembang dan memindahkannya ke aset yang dianggap aman, yaitu dolar AS.

Akibatnya, negara-negara seperti Indonesia menjadi lebih rentan terhadap gejolak global meskipun tidak terlibat langsung dalam konflik tersebut.

Kondisi ini juga memperlihatkan bagaimana hubungan internasional tidak hanya soal diplomasi politik atau kerja sama antarnegara, tetapi juga soal perebutan pengaruh ekonomi global. Amerika Serikat, melalui kekuatan dolarnya, memiliki posisi strategis dalam menentukan arah stabilitas ekonomi dunia. Kebijakan suku bunga bank sentral AS misalnya, dapat memengaruhi nilai tukar, investasi asing, bahkan harga kebutuhan pokok di negara lain.

Bagi Indonesia, situasi ini menjadi tantangan besar di tengah posisinya sebagai negara berkembang dan anggota G20. Indonesia dituntut mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional sambil tetap aktif dalam kerja sama internasional. Pemerintah harus menjaga kepercayaan investor asing, memperkuat perdagangan internasional, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak ekonomi global yang semakin tidak menentu.

Di sisi lain, fenomena dolar yang terus menguat juga mendorong banyak negara mulai mencari alternatif baru dalam sistem perdagangan dunia. Beberapa negara anggota BRICS dan ASEAN mulai mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi internasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Indonesia sendiri mulai menjalin kerja sama Local Currency Transaction (LCT) dengan beberapa negara mitra sebagai langkah memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Namun bagi rakyat kecil, semua dinamika geopolitik dan ekonomi internasional itu akhirnya bermuara pada satu hal: biaya hidup yang semakin berat. Ketika harga pangan naik, transportasi mahal, dan lapangan kerja mulai terancam, masyarakat menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari ketidakstabilan ekonomi global.

Karena itu, kenaikan dolar hari ini bukan hanya soal angka kurs atau pasar keuangan internasional. Ini adalah gambaran bagaimana kondisi politik dan ekonomi global dapat langsung memengaruhi kehidupan masyarakat di Indonesia. Dalam dunia yang saling terhubung, krisis di satu negara bisa menjadi tekanan nyata bagi rakyat di negara lain.

Dan sekali lagi, rakyat kecil sering kali menjadi pihak pertama yang harus menanggung dampaknya.

 

Penulis: Winda Eka Pahla Ayuningtyas, S.Pd., M.A.
Dosen Hubungan internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Rizki Aminulloh

About Author

You may also like

Daerahku EKOBIZ

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Daerahku EKOBIZ

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait