187 Prajurit Terbaik Indonesia Resmi Menyandang Pasukan Baret Merah

0

Cilacap, Teritorial.Com – Penutupan secapa resmi pelaksanaan Pendidikan komando angkatan 104 T.A 2020, oleh Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, bertempat di Pantai Permisan, Cilacap, Jawa Tengah.

187 Prajurit Terbaik Indonesia Resmi Mendapatkan Kualifikasi Komando Danjen Kopassus menyematkan brevet Komando kepada peserta terbaik pendidikan komando 104. (Pen Kopassus) Penutupan secapa resmi pelaksanaan Pendidikan komando angkatan 104 T.A 2020, oleh Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, bertempat di Pantai Permisan, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (10/8).

Upacara penutupan diawali dengan aplikasi serangan regu komando yang dilaksanakan oleh peserta didik Komando angkatan 104 ini, hal ini menandai 187 peserta yang terdiri dari 177 prajurit Kopassus dan 10 prajurit Korpaskhas TNI AU telah menyelesaikan Pendidikan Komando.

Dalam amanatnya Danjen Kopassus mengatakan, kualifikasi dan brevet Komando yang disandang, serta Janji Prajurit Komando yang diikrarkan, dapat memacu, mendorong dan memotiviasi seluruh peserta didik untuk senantiasa siap mengabdi di seluruh satuan Kopassus.

“Karena pada dasarnya pendidikan komando yang dilaksanakan selama tujuh bulan telah memberikan bekal yang cukup sebagai anggota Kopassus. Dimana pendidikan ini telah didesain sedemikian rupa berbeda dengan jenis pendidikan lainnya dengan skenario yang sangat khusus, “Jaga selalu kemampuan yang dimiliki, agar selalu siap untuk melaksanakan tugas operasi, meneruskan jejak para senior dan pendahulu sebelumnya,” imbuh Danjen Kopassus.

Terkait dengan kondisi pandemi Covid-19, peraih penghargaan Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama Akademi Militer 1990 ini berpesan, agar kelak seluruh abituren pendidikan komando angkatan 104 selalu mematuhi dan berpedoman pada protokol kesehatan. Dan aturan tatanan kehidupan baru, dalam rangka membantu mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Share.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: