TERITORIAL.COM, JAKARTA – Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monumen Nasional (Monas) menutup sementara kunjungan wisata ke bagian utama Tugu Monas mulai Rabu (9/9/2026).
Penutupan tersebut dilakukan karena badan Tugu Monas sedang memasuki tahap pembersihan dan perawatan intensif. Pengelola menyebut proses ini diperlukan untuk menjaga kondisi struktur utama ikon Jakarta tersebut.
Informasi mengenai penghentian sementara layanan kunjungan itu disampaikan melalui akun Instagram resmi UPK Monas, @monumen.nasional, pada Rabu (9/9/2026).
“Sahabat Monas, kami informasikan bahwa Tugu Monumen Nasional (Monas) akan ditutup sementara untuk kunjungan wisata mulai Rabu, 9 September 2026,” demikian pengumuman tersebut.
Pembersihan Badan Tugu Masuk Tahap Intensif
UPK Monas menjelaskan, pekerjaan perawatan kini berfokus pada bagian badan tugu yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Namun, pihak pengelola belum dapat memastikan kapan akses kunjungan ke Tugu Monas akan kembali dibuka.
“Penutupan dilakukan karena proses pembersihan badan tugu mulai memasuki tahap intensif. Waktu pembukaan kembali Tugu Monas masih belum dapat dipastikan dan akan dinformasikan lebih lanjut setelah proses pembersihan selesai,” jelasnya.
Selama proses perawatan berlangsung, masyarakat diminta menunggu informasi resmi terkait jadwal pembukaan kembali area kunjungan Tugu Monas.
Kawasan Taman Monas Tetap Dibuka
Meski akses menuju Tugu Monas ditutup sementara, aktivitas di kawasan luar Monas tetap berjalan normal. Masyarakat masih dapat mengunjungi area taman untuk berolahraga, berjalan santai, maupun menikmati ruang terbuka hijau di pusat Jakarta.
“Namun, kawasan Monas tetap buka seperti biasa dan dapat dikunjungi oleh masyarakat. Jadwal operasional kawasan tetap mengikuti jadwal yang telah berlaku sebelumnya,” tulis UPK Monas.
Pengelola mengimbau masyarakat tetap memperhatikan informasi terbaru mengenai perkembangan proses pembersihan agar mengetahui waktu pembukaan kembali Tugu Monas.
Perawatan berkala terhadap Tugu Monas menjadi bagian dari upaya menjaga salah satu simbol nasional Indonesia agar tetap terawat dan dapat dinikmati masyarakat maupun wisatawan.

