Headline Nasional

Macron Apresiasi RI Buka Pasar Susu dan Daging Sapi Perancis

TERITORIAL.COM, JAKARTA – Presiden Perancis Emmanuel Macron menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas keputusan Indonesia membuka akses pasar untuk produk susu dan daging sapi asal Perancis. Pernyataan tersebut disampaikan Macron saat melakukan pertemuan bilateral bersama Prabowo di Paris, Kamis lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Menurut Macron, kebijakan Indonesia tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan ekonomi kedua negara, khususnya di sektor pangan dan perdagangan. Ia menilai kerja sama tersebut juga sejalan dengan visi pemerintah Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat.

“Saya juga ingin mengatakan kepada Anda, Presiden Prabowo, betapa senangnya kami atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor susu dan daging sapi kami, yang juga mendukung strategi kedaulatan pangan Anda, ambisi Anda untuk meningkatkan kualitas pangan rakyat Indonesia,” ujar Macron.

Selain membahas kerja sama sektor peternakan dan pangan, kedua pemimpin negara juga menyoroti penguatan hubungan ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan Perancis. Macron menegaskan negaranya siap memperdalam kolaborasi perdagangan, investasi, hingga kerja sama industri strategis di masa mendatang.

Dorong Percepatan Implementasi IEU-CEPA

Dalam pertemuan tersebut, Macron turut menyinggung pentingnya percepatan implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Menurutnya, perjanjian itu dapat membuka peluang perdagangan yang lebih besar sekaligus memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan negara-negara Uni Eropa.

“Dalam hal ini saya berharap agar perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Uni Eropa dan Indonesia segera berlaku. Saya tahu Anda juga berbagi harapan ini, karena kita memang saling melengkapi dalam banyak hal. Untuk memanfaatkan seluruh potensinya, penting agar perjanjian ini diterapkan sepenuhnya, khususnya terkait penghapusan hambatan perdagangan dan investasi,” kata Macron.

Ia menilai Indonesia dan Perancis memiliki potensi kerja sama yang saling melengkapi, mulai dari sektor pangan, energi, industri, hingga investasi. Karena itu, Macron berharap hambatan perdagangan dan investasi antara kedua pihak dapat semakin dikurangi melalui implementasi penuh perjanjian tersebut.

Perancis Sambut Minat Investasi Danantara

Tak hanya soal perdagangan, Macron juga menyambut baik rencana investasi dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di sejumlah perusahaan Perancis. Menurutnya, langkah itu menjadi sinyal positif meningkatnya hubungan ekonomi strategis antara Indonesia dan Perancis.

“Saya juga menyambut baik keinginan kelompok-kelompok besar Indonesia dan dana kekayaan negara Danantara untuk berinvestasi lebih banyak di Prancis,” ujar Macron.

Pemerintah Perancis berharap hubungan bilateral dengan Indonesia tidak hanya berkembang dalam sektor perdagangan barang, tetapi juga investasi jangka panjang yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

Pertemuan antara Prabowo dan Macron sendiri menjadi bagian dari penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di Eropa. Selain membahas kerja sama pangan dan investasi, kedua negara juga membuka peluang kolaborasi baru di berbagai sektor strategis yang dinilai potensial untuk dikembangkan dalam beberapa tahun ke depan.

Rizki Aminulloh

About Author

You may also like

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS