TERITORIAL.COM, JAKARTA – Upaya pemerintah dalam mendorong ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat kini memasuki fase baru. Di tengah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), lahir sebuah inisiatif di bidang penyiaran yang bertujuan memperluas pemahaman publik terkait pentingnya asupan nutrisi yang seimbang. Forum Jupnas Gizi Indonesia menggagas peluncuran MBG TV, sebuah jaringan televisi nasional yang berfokus pada konten edukasi gizi.
Kehadiran kanal ini diharapkan menjadi sarana komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat. MBG TV dirancang bukan sekadar sebagai media hiburan, melainkan sebagai platform yang menyampaikan informasi kebijakan, kampanye pola makan sehat, serta edukasi tentang pentingnya nutrisi berkualitas demi mewujudkan Generasi Emas Indonesia.
Ketua Umum Forum Jupnas Gizi Indonesia, Rival Achmad Labbaika, menjelaskan bahwa jaringan ini telah menjalin kemitraan dengan 15 stasiun televisi terestrial. “Kami telah menjalin kerja sama dengan 15 jaringan televisi terestrial. Saat ini, MBG TV sudah bisa dinikmati di 13 provinsi yang mencakup 98 kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” ujar Rival.
Jangkauan Siaran dan Dukungan Pemerintah
MBG TV saat ini telah menjangkau sejumlah wilayah strategis, termasuk DKI Jakarta (Jabodetabek), Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan Sumatera Selatan. Selain itu, siaran juga tersedia di beberapa daerah di Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Tidak hanya melalui siaran terestrial dan kabel, masyarakat pun dapat mengakses tayangan MBG TV lewat layanan streaming langsung di portal resmi JupnasGizi.com.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Lodewyk Pusung, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan program nasional seperti MBG tidak semata-mata bergantung pada pelaksanaan teknis di lapangan, melainkan juga pada tingkat literasi dan kesadaran masyarakat. “Saya bangga atas kerja nyata Forum Jupnas Gizi Indonesia. Edukasi publik adalah faktor kunci. Masyarakat perlu memahami bahwa gizi berkualitas adalah fondasi utama untuk membangun sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia,” tegasnya.
Audiensi tersebut juga menjadi ajang pelaporan perkembangan organisasi sejak dideklarasikan pada 21 November 2025. Struktur Dewan Pimpinan Nasional (DPN) yang hadir antara lain Ketua Umum Rival Achmad Labbaika, Sekretaris Jenderal Franky Pungus (Wilayah Timur), Andre Dahlan (Tengah), Danial Mursalin (Barat), Wakil Sekjen Ali Imran (Tengah) dan Ronald Manuhutu (Barat), Bendahara Umum Robbie Hatibie, serta tim sekretariat Saiful dan Asrul.
Kolaborasi antara regulator dan komunitas media ini diharapkan mampu memperkuat penyebaran informasi yang akurat, transparan, dan mendidik terkait pemenuhan gizi nasional. Dengan dukungan distribusi siaran yang luas, program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya berjalan sebagai kebijakan administratif, tetapi juga mendapat dukungan dan pemahaman luas dari masyarakat.

